Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Hujan Ekstrem Picu Banjir di Kediri, Sungai Serinjing Meluap Tersumbat Tumpukan Sampah

    Hujan Ekstrem Picu Banjir di Kediri, Sungai Serinjing Meluap Tersumbat Tumpukan Sampah

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 3 Maret 2026 - 07:10
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Hujan deras Senin (2/3/2026) sore menyebabkan banjir di beberapa titik di Kediri, salah satunya di Jalan Pare-Kandangan yang sempat banjir akibat Sungai Serinjing yang meluap.

    Kalaksa BPBD Kabupaten Kediri, Stefanus Djoko Sukrisno mengatakan bahwa hujan ekstrem yang terjadi di wilayah Timur Kediri sekitar pukul 16.30 WIB menyebabkan banji di beberapa titik, di antaranya Satak, Gadungan dan yang terparah di Tertek mencapai sekitar 20 hingga 25 sentimeter dan berlangsung hampir dua jam.

    “Ini yang agak parah di Tertek karena ini ada sumbatan sampah bambu yang di Dam atau jembatan, sehingga mengakibatkan air meluber di Jalan Raya Pare-Kandangan,” katanya.

    Lebih lanjut Djoko menjelaskan, akibat peristiwa tersebut, kondisi jalan menjadi menjadi penuh lumpur, dan licin sehingga pihaknya meminta bantuan Damkar Kabupaten Kediri untuk melakukan pembersihan lumpur yang tersisa.

    Proses pembersihan berlangsung selama kurang lebih satu jam lamanya, dan lalu lintas jalan kembali normal.

    Sementara, pembersihan tumpukan sampah di sekitar dam akan dilanjutkan pada Selasa (3/3/2026) oleh tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dengan menggunakan alat berat.

    Selain Damkar, penanganan kejadian ini, melibatkan sejumlah pihak di antaranya Balai Wilayah Sungai (BWS), PUPR, serta Taruna Siaga Bencana (Tagana).

    Peristiwa banjir luapan di wilayah Tertek disebut bukan kali pertama terjadi. Faktor utama yang kerap memicu luapan adalah sumbatan sampah di aliran sungai.

    Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Meski begitu BPBD Kabupaten Kediri masih terus melakukan pendataan untuk memastikan ada tidaknya kerusakan material, khususnya pada rumah warga yang terdampak angin kencang.

    “Kami masih melakukan pendataan terutama karena yang angin, tadi kan hujannya disertai angin. Kami masih melakukan pendataan, nanti kita himpun data-data dari teman-teman yang ada di lapangan, nanti kita sampaikan ke Mas Bup,” jelasnya.

    Selain banjir, Djoko menyebut hujan deras dan angin kencang juga menyebabkan tiga pohon besar tumbang di beberapa titik, di antaranya di wilayah Bogo, Pare dan Kunjang.

    Berdasarkan informasi dari BMKG, peringatan dini cuaca dengan potensi curah hujan tinggi masih berlaku hingga sepekan ke depan. Pihaknya menghimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai dan lereng perbukitan, diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan maupun tanah longsor.

    “Makanya kita minta masyarakat di Kabupaten Giri untuk waspada, terutama yang di aliran-aliran sungai maupun di lereng-lereng,” tandasnya. [nik/ang]

    Banjir Berita Kediri Kabupaten Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleMbak Wali Antar Langsung Bansos ATENSI ke Rumah Penerima
    Next Article 275 Ribu Pelajar di Kabupaten Kediri Ikrar Cegah Kekerasan dan Ramadan-Idul Fitri Tanpa Petasan

    Info Lainnya

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56

    Waspada Penipuan Investasi Bodong, BRI Nganjuk Ingatkan Warga Jangan Tergiur Imbal Hasil Tinggi Tak Wajar

    31 Agustus 2026 - 13:45
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.