Kediri (tahukediri.id) – Tongkat estafet kepemimpinan di Polres Kediri resmi berganti. AKBP Muhammad Wahyudin Latif, kini mengemban amanah sebagai Kapolres Kediri menggantikan AKBP Bramastyo Priaji yang mendapat tugas baru sebagai Kabag Binkar Polda Jawa Tengah.
Gelaran pisah sambut pergantian Kapolres Kediri di Lapangan Mapolres Kediri pada Kamis (30/7/2026) tersebut berlangsung khidmat dan haru. Mulai dari penyambutan pedang pora AKBP Muhammad Wahyudi hingga apel perpisahan AKBP Bramastyo Priaji.
Mengawali amanah barunya, AKBP Muhammad Wahyudin Latif memperkenalkan diri secara hangat di hadapan jajaran Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek, serta seluruh personel Polres Kediri.
Perwira menengah asal Kudus, Jawa Tengah ini membagikan gambaran singkat mengenai rekam jejak dan perjalanan panjang pengabdiannya di institusi kepolisian.
Ia mengisahkan pengalamannya bertugas yang membentang dari Bali, Jawa Timur, Bareskrim Polri, hingga kepercayaan menjabat sebagai Kapolres Probolinggo sebelum akhirnya kini memimpin Polres Kediri.
“Sebagai warga baru, izinkan saya untuk memperkenalkan diri. Mari bersama-sama kita menjaga kondusivitas di wilayah hukum Polres Kediri,” katanya.
AKBP Muhammad Wahyudin Latif, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai capaian positif yang telah dibangun pendahulunya.
Evaluasi serta pemetaan berbagai persoalan di wilayah Kabupaten Kediri adalah awal mula yang akan di lakukan sebagai dasar penyusunan langkah strategis ke depan.
“Kami mengharapkan peran serta dari seluruh elemen masyarakat untuk membantu kami memberikan masukan, support, terkait apa dan bagaimana perbaikan dari pelayanan kami dari kepolisian ke depannya dan juga kami akan mengintensifkan untuk memberikan pelayanan yang terbaik terutama bidang pelayanan publik,” katanya.
Menurutnya, peningkatan pelayanan publik menjadi salah satu prioritas utama. Selain itu, penegakan hukum yang humanis, profesional, dan berkeadilan juga akan terus diperkuat selama masa kepemimpinannya.
Latif melanjutkan, dirinya masih melakukan belanja masalah untuk mengenali karakteristik wilayah hukum Polres Kediri sebelum menentukan langkah-langkah prioritas.
“Kami masih belanja masalah dan tentunya kami juga akan mengintrospeksi dari sisi internal maupun eksternal nanti ya,” ujarnya.
Kapolres yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Probolinggo itu juga mengaku terkesan dengan Kabupaten Kediri.
“Kediri indah, damai, adem, nyaman, dan masyarakatnya ramah-ramah. Mudah-mudahan kami betah menjalankan amanah di sini,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi kepemimpinan AKBP Bramastyo Priaji yang dinilai berhasil menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif sekaligus membangun soliditas internal yang kuat.
“Tentunya banyak prestasi yang sudah terukir dan situasi kamtibmas juga sangat terjaga secara kondusif dan juga soliditas internal sangat terjaga, sangat kuat sekali. Sehingga inilah yang akan menjadi pondasi dan legacy untuk kami sebagai pijakan untuk dapat meneruskan pengembangan tugas dan amanah sebagai Kapolres Kediri,” ujarnya.
Sementara itu, dalam sambutan perpisahannya, AKBP Bramastyo Priaji menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Polres Kediri atas dukungan, loyalitas, dan kebersamaan selama kurang lebih satu tahun masa kepemimpinannya.
“Hari ini menjadi momen yang penuh makna bagi saya pribadi dan keluarga. Segala capaian dan stabilitas keamanan wilayah ini adalah buah dari kebersamaan kita. Jadilah polisi yang terus menebar kebaikan dan jaga tali silaturahmi ini,” ungkap AKBP Bramastyo seraya memohon maaf dan doa restu untuk penugasan barunya di Polda Jateng.
AKBP Bramastyo berharap soliditas yang telah terbangun dapat terus dipertahankan serta menjadi modal bagi Polres Kediri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pergantian kepemimpinan di Polres Kediri diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat pelayanan publik, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Kediri. [nik/ang]

