Ringkasan Berita
KBI Kabupaten Kediri menyambut positif kepemimpinan baru KBI Jawa Timur periode 2026 – 2030.
Pengkab KBI Kediri siap mendukung penguatan komunikasi dan sinergi dengan Pengprov.
Sejumlah program pembinaan atlet dan peningkatan SDM menjadi harapan daerah.
Persiapan Porprov Jatim 2027 telah dimulai melalui program Puslatkab Mandiri.
KBI Kediri Sambut Kepemimpinan Baru Pengprov Jawa Timur
Kediri (tahukediri.id) – KBI Kediri menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan Pengprov KBI Jawa Timur setelah terpilihnya Sugeng Wahyu Widodo sebagai Ketua Umum Kickboxing Indonesia Jawa Timur periode 2026 – 2030 dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) KBI Jatim yang berlangsung di Hotel Tanjung Plaza, Prigen, Kabupaten Pasuruan, Selasa (26/5/2026).
Pengurus Kabupaten (Pengkab) KBI Kabupaten Kediri menilai kepemimpinan baru tersebut membawa harapan besar bagi penguatan organisasi dan peningkatan prestasi atlet kickboxing di Jawa Timur.
Ketua Umum KBI Kabupaten Kediri, Shirojuddin, mengatakan pihaknya siap mendukung visi Pengprov KBI Jawa Timur yang menitikberatkan pada penguatan komunikasi dan sinergi antara pengurus provinsi dengan pengurus kabupaten maupun kota.
“Kami di Pengkab KBI Kabupaten Kediri menyambut sangat baik dan siap mendukung penuh visi Ketua Umum terpilih. Sinergi yang kuat antara Pengprov dan Pengkab/Pengkot adalah kunci utama kemajuan olahraga ini,” ujarnya, Sabtu (30/5/2026).
Komunikasi Efektif Dinilai Jadi Kunci Kemajuan Organisasi
Menurut Shirojuddin, salah satu tantangan yang selama ini sering dihadapi organisasi olahraga di daerah adalah kurang optimalnya komunikasi terkait regulasi, agenda kejuaraan, maupun program pembinaan atlet.
Karena itu, komitmen Pengprov KBI Jawa Timur untuk memperkuat jalur komunikasi dinilai akan memberikan dampak positif terhadap percepatan implementasi program hingga ke tingkat daerah.
“Selama ini, tantangan terbesar di tingkat daerah sering kali adalah miss-communication terkait regulasi, agenda kejuaraan, maupun program pembinaan. Dengan komitmen Ketua Umum yang ingin mempererat jalur komunikasi, kami optimistis program kerja dari provinsi akan terserap lebih cepat dan tepat sasaran hingga ke level daerah,” imbuhnya.
Harapkan Program Pembinaan dan Sertifikasi Merata
Selain penguatan koordinasi organisasi, KBI Kabupaten Kediri berharap kepengurusan baru dapat menghadirkan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan daerah.
Beberapa program yang dinilai penting antara lain sistem seleksi atlet yang transparan, pelatihan dan sertifikasi pelatih, serta peningkatan kapasitas wasit dan juri yang dapat dilaksanakan secara merata di berbagai daerah.
Menurut Shirojuddin, desentralisasi pelatihan akan memberikan kesempatan lebih luas bagi daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia olahraga tanpa harus selalu bergantung pada kegiatan yang terpusat di kota besar.
“Harapan kami adalah adanya pemerataan program peningkatan kualitas SDM secara berkala. Langkah konkret yang kami tunggu antara lain penyeleksian atlet yang transparan, pelatihan dan sertifikasi pelatih serta wasit/juri (wasjur) yang didesentralisasi ke daerah-daerah, serta dukungan dalam menyelenggarakan event-event resmi tingkat regional,” jelasnya.
Ia menambahkan, pendampingan teknis dari Pengprov sangat dibutuhkan agar potensi atlet kickboxing di Kabupaten Kediri dapat berkembang secara maksimal dan tidak terlewat dalam proses pembinaan.
KBI Kediri Siapkan Atlet untuk Jawa Timur
Sebagai salah satu daerah yang aktif melakukan pembinaan, KBI Kabupaten Kediri menegaskan komitmennya untuk menjadi salah satu penyumbang atlet potensial bagi kontingen Jawa Timur pada berbagai ajang nasional maupun internasional.
Sejumlah strategi pembinaan telah dijalankan, mulai dari penguatan sasana-sasana lokal, penjaringan atlet muda melalui kejuaraan antar pelajar, hingga penerapan standar latihan yang mengacu pada parameter teknik dan fisik dari Pengprov KBI Jawa Timur.
“Dengan pembinaan yang disiplin di tingkat kabupaten, kami yakin atlet Kediri siap dipanggil kapan pun untuk memperkuat tim Jatim di kancah nasional maupun internasional,” tegasnya.
Fokus Persiapan Menuju Porprov Jatim 2027
Selain pembinaan jangka panjang, KBI Kabupaten Kediri juga mulai mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
Para atlet saat ini telah memasuki program Puslatkab Mandiri yang difokuskan pada peningkatan kondisi fisik, pematangan teknik bertanding, serta pemetaan kelas tanding yang berpeluang menghasilkan prestasi.
KBI Kabupaten Kediri juga menyiapkan sejumlah agenda try out dan uji tanding ke luar daerah sebagai bagian dari peningkatan pengalaman serta mental bertanding atlet.
Menurut Shirojuddin, persiapan yang dilakukan lebih awal diharapkan mampu meningkatkan daya saing atlet Kabupaten Kediri saat tampil di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
“Porprov Jatim 2027 adalah panggung pembuktian, dan kami memulai persiapan sejak dini demi membawa pulang medali emas untuk Kabupaten Kediri,” tandasnya. [nik/ang]

