Kediri (tahukediri.id) – Kediri menjadi peserta terbanyak dalam seleksi pemain Indonesia Football 7 yang diselenggarakan di Inzia Mini Soccer Kediri, pada Senin (25/5/2026).
Head Coach Indonesia Football 7, Socrates Matulesi, mengatakan seleksi di Kediri diikuti sekitar 65 pemain yang tergabung dalam 12 tim. Jumlah tersebut merupakan tertinggi dibanding dua kota sebelumnya, yakni Yogyakarta dan Malang.
“Sejauh ini peserta paling banyak justru dari Kediri. Antusiasme sepak bola di sini memang sangat bagus,” ujarnya.
Menurutnya tingginya minat peserta di Kediri menunjukkan bahwa potensi perkembangan mini soccer di Kediri cukup besar. Kemudian adanya fasilitas lapangan yang memenuhi standar pertandingan Football 7 Internasional juga menjadi alasan Kediri terpilih sebagai tempat seleksi calon pemain andalan.
Socrates menjelaskan, proses seleksi dilakukan melalui pertandingan langsung untuk melihat kualitas pemain secara menyeluruh, mulai kemampuan teknik, visi bermain, taktikal hingga sikap pemain di lapangan.
“Yang dicari bukan hanya kemampuan bermain, tetapi juga attitude yang bagus untuk tim nasional,” katanya.
Selanjutnya, pemain yang lolos dari tahapan di daerah akan dibawa mengikuti seleksi lanjutan di Jakarta sebelum dipilih memperkuat Indonesia Football 7 pada turnamen internasional di Italia.
Sementara itu, perwakilan manajemen Inzia Mini Soccer, Saifurrahman Nur Hasan, menyebut terpilihnya Kediri sebagai lokasi seleksi menjadi momentum positif bagi perkembangan mini soccer di daerah.
“Alhamdulillah, lapangan Inzia Mini Soccer Kediri bisa terpilih oleh Indonesia Football 7, seleksi Tim Nasional di bawah Direktur Teknik Coach Shin Tae Yong yang InsyaAllah bulan Juli akan mengadakan pertandingan internasional pelan dunia minisoker di Itali,”
Menurutnya, Inzia Mini Soccer sejak awal tidak hanya berorientasi komersial, tetapi juga ingin mendukung pembinaan atlet muda melalui berbagai kegiatan olahraga dan pencarian bibit pemain potensial.
“Niat kami memang tidak full komersil, tapi lebih banyak pada kegiatan sosial, membantu teman-teman atau adik-adik yang akan melanjutkan jenjang prestasi, khususnya di mini soccer,” ujarnya.
Saifurrahman menambahkan, agar kualitas fasilitas tetap sesuai standar pertandingan mini soccer, pihanya rutin melalukan perawatan. Mengingat rumput lapangan yang digunakan memiliki spesifikasi khusus dengan tinggi sekitar enam sentimeter dan dipilih untuk menunjang kualitas permainan.
“Rumputnya supaya bisa selalu terawat, jadi kami maintenance-nya secara rutin. Ya, memang kalau dari kualitas rumput kami memang dari awal memilih yang terbaik ,” katanya.
Saifurrahman menyebutkan, jenis rumput yang digunakan memiliki standar serupa dengan yang dipakai salah satu klub Liga Inggris, Tottenham Hotspur, untuk fasilitas latihannya.
“Kalau dari kualitas rumput memang kami memilih yang terbaik. Salah satu tim Liga Inggris, Tottenham Hotspur, juga menggunakan jenis rumput seperti ini,” imbuhnya.
Seleksi di Kediri merupakan rangkaian pencarian pemain Indonesia Football 7 di luar wilayah Jabodetabek. Setelah Kediri, tim pelatih dijadwalkan melanjutkan seleksi ke Surabaya. [nik/ang]

