Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»Seni dan Budaya»Klenteng Tjoe Hwie Kiong Kediri Gelar Ritual Songsen, Simbol Penyucian Diri Jelang Imlek

    Klenteng Tjoe Hwie Kiong Kediri Gelar Ritual Songsen, Simbol Penyucian Diri Jelang Imlek

    Inggar Tania LaurinaInggar Tania Laurina Seni dan Budaya 12 Februari 2026 - 19:33
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, Klenteng Tjoe Hwie Kiong Kediri menggelar ritual sembahyang Songsen yang dilaksanakan setiap tanggal 24 bulan 12 dalam penanggalan Imlek. Ritual ini menjadi rangkaian penting sebelum umat menyambut pergantian tahun baru.

    Ketua Yayasan Tri Dharma Klenteng Tjoe Hwie Kiong Kediri, Prayitno Sutikno, menjelaskan bahwa Songsen merupakan upacara untuk mengantarkan Dewa-Dewi naik ke langit.

    “Ritual Songsen ini bermakna mengantarkan Dewa-Dewi naik ke langit untuk melaporkan segala perbuatan dan perilaku manusia selama satu tahun kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” jelasnya.

    Usai ritual Songsen, kegiatan dilanjutkan dengan pembersihan altar dan rupang Dewa-Dewi. Pembersihan ini hanya dilakukan satu kali dalam setahun dan dilaksanakan dengan tata cara khusus. Sebelum prosesi dimulai, umat diwajibkan berpuasa serta menjaga perilaku minimal selama tiga hari.

    “Puasa dan pengendalian diri ini bertujuan agar proses pembersihan berjalan dengan baik dan khidmat,” ujar Prayitno.

    Di Klenteng Tjoe Hwie Kiong sendiri terdapat 17 altar, dengan altar utama yaitu Mazu atau Tian Shang Sheng Mu, yang dikenal sebagai Dewi Samudera. Total rupang yang dibersihkan dalam ritual ini mencapai sekitar 100 buah.

    Proses pembersihan dilakukan secara bertahap. Dimulai dari pendokumentasian posisi altar, pencucian jubah rupang, hingga pembersihan patung menggunakan air sabun dan air kembang. Setelah itu, seluruh altar dan rupang dikembalikan ke posisi semula.

    “Tahap terakhir adalah memastikan penataan altar sudah diperkenankan. Jika belum, maka akan disesuaikan kembali,” tambahnya.

    Rangkaian pembersihan altar biasanya dimulai sekitar pukul 12.00 WIB dan berakhir pada malam hari, sekitar pukul 20.00 hingga 21.00 WIB. Ritual ini tidak hanya menjadi bentuk penyucian tempat ibadah, tetapi juga simbol refleksi diri umat dalam menyambut tahun baru dengan harapan kehidupan yang lebih baik. [Tan/ang]

    Berita Kediri Imlek Kediri Ritual Songsen
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleBapanas dan Satgas Pangan Kediri Sidak Pasar Pamenang, Temukan Ini
    Next Article Stasiun Ngangeni Hidupkan Ruang Publik Kawasan Stasiun Kediri

    Info Lainnya

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Rumah Janda di Kediri Ludes Dibakar Mantan Suami, Kerugian Capai Rp1 Miliar

    16 Juli 2026 - 20:16
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.