Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»Seni dan Budaya»Klenteng Tjoe Hwie Kiong Kediri Gelar Ritual Songsen, Simbol Penyucian Diri Jelang Imlek

    Klenteng Tjoe Hwie Kiong Kediri Gelar Ritual Songsen, Simbol Penyucian Diri Jelang Imlek

    Inggar Tania LaurinaInggar Tania Laurina Seni dan Budaya 12 Februari 2026 - 19:33
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, Klenteng Tjoe Hwie Kiong Kediri menggelar ritual sembahyang Songsen yang dilaksanakan setiap tanggal 24 bulan 12 dalam penanggalan Imlek. Ritual ini menjadi rangkaian penting sebelum umat menyambut pergantian tahun baru.

    Ketua Yayasan Tri Dharma Klenteng Tjoe Hwie Kiong Kediri, Prayitno Sutikno, menjelaskan bahwa Songsen merupakan upacara untuk mengantarkan Dewa-Dewi naik ke langit.

    “Ritual Songsen ini bermakna mengantarkan Dewa-Dewi naik ke langit untuk melaporkan segala perbuatan dan perilaku manusia selama satu tahun kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” jelasnya.

    Usai ritual Songsen, kegiatan dilanjutkan dengan pembersihan altar dan rupang Dewa-Dewi. Pembersihan ini hanya dilakukan satu kali dalam setahun dan dilaksanakan dengan tata cara khusus. Sebelum prosesi dimulai, umat diwajibkan berpuasa serta menjaga perilaku minimal selama tiga hari.

    “Puasa dan pengendalian diri ini bertujuan agar proses pembersihan berjalan dengan baik dan khidmat,” ujar Prayitno.

    Di Klenteng Tjoe Hwie Kiong sendiri terdapat 17 altar, dengan altar utama yaitu Mazu atau Tian Shang Sheng Mu, yang dikenal sebagai Dewi Samudera. Total rupang yang dibersihkan dalam ritual ini mencapai sekitar 100 buah.

    Proses pembersihan dilakukan secara bertahap. Dimulai dari pendokumentasian posisi altar, pencucian jubah rupang, hingga pembersihan patung menggunakan air sabun dan air kembang. Setelah itu, seluruh altar dan rupang dikembalikan ke posisi semula.

    “Tahap terakhir adalah memastikan penataan altar sudah diperkenankan. Jika belum, maka akan disesuaikan kembali,” tambahnya.

    Rangkaian pembersihan altar biasanya dimulai sekitar pukul 12.00 WIB dan berakhir pada malam hari, sekitar pukul 20.00 hingga 21.00 WIB. Ritual ini tidak hanya menjadi bentuk penyucian tempat ibadah, tetapi juga simbol refleksi diri umat dalam menyambut tahun baru dengan harapan kehidupan yang lebih baik. [Tan/ang]

    Berita Kediri Imlek Kediri Ritual Songsen
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleBapanas dan Satgas Pangan Kediri Sidak Pasar Pamenang, Temukan Ini
    Next Article Stasiun Ngangeni Hidupkan Ruang Publik Kawasan Stasiun Kediri

    Info Lainnya

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56

    Sensus Ekonomi Kediri Hampir Rampung, Usaha Online Jadi Salah Satu Tantangan

    29 Agustus 2026 - 19:48
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.