Kediri (tahukediri.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri resmi melantik dan menyumpah 30 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pekabat fungsional, Senin (20/4/206). Pelantikan dipimpin langsung Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati.
Dalam pelantikan tersebut, sebanyak 30 orang dilantik, terdiri dari enam ASN baru yang sebelumnya berstatus calon ASN dan kini telah resmi diangkat, serta 24 pejabat fungsional dari berbagai bidang.
Dalam pelantikan tersebut, sebanyak 30 orang dilantik, terdiri dari enam ASN baru yang sebelumnya berstatus calon ASN dan kini telah resmi diangkat, serta 24 pejabat fungsional dari berbagai bidang.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan pelantikan calon ASN dan sumpah penjabat fungsional tahun ini didominasi oleh tenaga kesehatan.
“Tadi ada yang mayoritas dari tenaga kesehatan. Tadi Puskesmas Gambiran, Kili Suci, kemudian ada juga yang dari OPD PUPR dan lain sebagainya,” katanya.
Lebih lanjut Mbak Wali sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa para para ASN yang sudah dilantik dipastikan segera menerima Surat Keputusan (SK) sebagai dasar dalam menjalankan tugasnya.

Pada kesempatan itu, Mbak Wali menekankan tantangan ASN ke depan akan semakin kompleks, baik di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun dinamika geopolitik. Oleh karena itu, ia berpesan agar para ASN ini mampu bekerja secara profesional, menjunjung tinggi integritas, serta memiliki semangat inovasi.
“Tadi saya titip pesan kepada beliau-beliaunya yang pertama untuk bisa bekerja secara profesional, kemudian harus punya integritas, kemudian juga harus punya inovasi, selain itu harus loyal terhadap tugas dan tanggung jawabnya, serta mereka tadi juga saya sampaikan bahwa ketika menjadi ASN, yang pasti harus mengutamakan kepentingan umum dibandingkan kepentingan pribadi,” ujarnya.
Khusus untuk tenaga kesehatan, Wali Kota memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kualitas layanan. Ia meminta agar fasilitas kesehatan seperti RSUD Gambiran, RS Kilisuci, dan puskesmas memastikan kelengkapan sarana dan prasarana sesuai kebutuhan masyarakat. Tak luput, aspek pelayanan juga diharap lebih baik lagi.
“Dalam memberikan pelayanan juga harus ramah. Jangan sampai nanti ada orang yang ingin berobat, dokternya galak. Akhirnya mengurungkan niat untuk berobat ke Puskesmas, ataupun ke Gambiran, ataupun ke Kili Suci. Ya, intinya kita harus memberikan pelayanan secara maksimal, begitu,” tandasnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi para ASN untuk memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Kediri. [nik/ang]

