Kediri (tahukediri.id) – Berlokasi di Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Cagar Alam Manggis atau yang lebih dikenal dengan Alas Simpenan menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak. Terlebih saat libur sekolah.
Salah satunya Pasha (13), siswa kelas 7 SMP tertarik berkunjung ke Alas Simpenan karena ingin melihat monyet-monyet yang hidup bebas di alamnya dan menikmati kesejukan alam disekitarnya.
“Ini kan libur sekolah, pengin lihat monyet sama lihat-lihat alam di sini,” ujarnya pada reporter tahukediri.id, pada Kamis (25/12/2025).
Meski mengaku sudah jarang berkunjung karena kesibukan sekolah, Pasya menilai menariknya satwa di Alas Simpenan relatif jinak.
“Tadi ada yang ganggu sih monyetnya, tapi menurutku rata-ata jinak,” katanya.
Kesejukan alam dan kekayaan satwa monyet tak hanya menjadi daya tarik anak-anak tetapi juga orang dewasa, bahkan ada yang menggelar tikar untuk duduk santai di bawah pohon rindang. Di antaranya Sono (60) warga Sidorejo ini mengaku sering berkunjung ke Alas Simpenan. Menurutnya, hari-hari libur seperti libur sekolah atau idul fitri, cagar alam di Desa Manggis ini memang lebih ramai dari biasanya.
“Kalau hari libur sekolah, terus idul fitri memang ramai seperti ini. Kalau hari-hari biasa ya ada tapi nggak ramai,” terangnya.
Sono menambahkan, dulu wisata cagar alam ini sempat diberi retribusi parkir, namun sejak dua tahun belakang pengunjung dibebaskan dengan tujuan Alas Simpenanan menjadi ramai.
Alas Simpenan merupakan cagar alam yang terkenal akan habitat monyet ekor panjang. Meski kerap terlihat mendekati pengunjung dan warung sekitar, monyet-monyet tersebut tidak bersifat agresif selama tidak diganggu.
Pada tahun 2022, kawasan ini resmi ditetapkan sebagai Pusat Ficus Nasional, yakni pusat konservasi dan pengembangan tumbuhan dari marga Ficus (seperti beringin dan ara) pertama di Indonesia.
Tak ada biaya masuk maupun parkir di kawasan ini, pengunjung bebas berkunjung maupun memberi makan kera, disekitar lokasi terdapat beberapa warung makanan, pedagang kaki lima dan penarik odong-odong.
Dengan suasana alami dan keberadaan satwa liar yang khas, Alas Simpenan tetap menjadi alternatif wisata alam yang menarik, terutama bagi keluarga dan pelajar yang ingin menikmati libur sekolah sambil mengenal alam lebih dekat. [nik/ang]

