Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»Wisata»Libur Sekolah, Alas Simpenan Kediri Jadi Favorit Anak-anak untuk Lihat Monyet dan Nikmati Alam

    Libur Sekolah, Alas Simpenan Kediri Jadi Favorit Anak-anak untuk Lihat Monyet dan Nikmati Alam

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti Wisata 25 Desember 2025 - 17:01
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Anak-anak melihat monyet di Alas Simpenan Kediri. [Nanik/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Berlokasi di Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Cagar Alam Manggis atau yang lebih dikenal dengan Alas Simpenan menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak. Terlebih saat libur sekolah.

    Salah satunya Pasha (13), siswa kelas 7 SMP tertarik berkunjung ke Alas Simpenan karena ingin melihat monyet-monyet yang hidup bebas di alamnya dan menikmati kesejukan alam disekitarnya.

    “Ini kan libur sekolah, pengin lihat monyet sama lihat-lihat alam di sini,” ujarnya pada reporter tahukediri.id, pada Kamis (25/12/2025).

    Banner Promo

    Meski mengaku sudah jarang berkunjung karena kesibukan sekolah, Pasya menilai menariknya satwa di Alas Simpenan relatif jinak.

    “Tadi ada yang ganggu sih monyetnya, tapi menurutku rata-ata jinak,” katanya.

    Kesejukan alam dan kekayaan satwa monyet tak hanya menjadi daya tarik anak-anak tetapi juga orang dewasa, bahkan ada yang menggelar tikar untuk duduk santai di bawah pohon rindang. Di antaranya Sono (60) warga Sidorejo ini mengaku sering berkunjung ke Alas Simpenan. Menurutnya, hari-hari libur seperti libur sekolah atau idul fitri, cagar alam di Desa Manggis ini memang lebih ramai dari biasanya.

    “Kalau hari libur sekolah, terus idul fitri memang ramai seperti ini. Kalau hari-hari biasa ya ada tapi nggak ramai,” terangnya.

    Sono menambahkan, dulu wisata cagar alam ini sempat diberi retribusi parkir, namun sejak dua tahun belakang pengunjung dibebaskan dengan tujuan Alas Simpenanan menjadi ramai.

    Alas Simpenan merupakan cagar alam yang terkenal akan habitat monyet ekor panjang. Meski kerap terlihat mendekati pengunjung dan warung sekitar, monyet-monyet tersebut tidak bersifat agresif selama tidak diganggu.

    Pada tahun 2022, kawasan ini resmi ditetapkan sebagai Pusat Ficus Nasional, yakni pusat konservasi dan pengembangan tumbuhan dari marga Ficus (seperti beringin dan ara) pertama di Indonesia.

    Tak ada biaya masuk maupun parkir di kawasan ini, pengunjung bebas berkunjung maupun memberi makan kera, disekitar lokasi terdapat beberapa warung makanan, pedagang kaki lima dan penarik odong-odong.

    Dengan suasana alami dan keberadaan satwa liar yang khas, Alas Simpenan tetap menjadi alternatif wisata alam yang menarik, terutama bagi keluarga dan pelajar yang ingin menikmati libur sekolah sambil mengenal alam lebih dekat. [nik/ang]

    Berita Kediri jatim kediri Wisata Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleJejak Iman Abad ke-19, Al-Kitab Kuno Berusia 158 Tahun Tersimpan di Gereja Merah Kediri
    Next Article Kisruh PBNU Berakhir di Ponpes Lirboyo Kediri, Gus Yahya-Rais Aam Sepakat Damai

    Info Lainnya

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21

    Kunjungi KDMP Sonorejo, Menko Pangan Tekankan Penyaluran Subsidi Tepat ke Masyarakat

    15 Oktober 2026 - 19:17
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.