Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»OTT Wali Kota Madiun dan Mitos Kediri Wingit, Siapa Saja Korbannya di Era Politik Modern Ini?

    OTT Wali Kota Madiun dan Mitos Kediri Wingit, Siapa Saja Korbannya di Era Politik Modern Ini?

    Muhammad EdyMuhammad Edy News 20 Januari 2026 - 11:39
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Penangkapan Wali Kota Madiun Maidi, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak lama usai mengunjungi Kota Kediri, menggunggah kembali cerita ‘Kediri Wingit’. Mitos turun-temurun bahwa pejabat atau orang besar yang berkunjung ke Kediri bakal tertimpa musibah.

    Kasus yang menjerat Maidi, soal fee proyek dan dana CSR pun menambah daftar panjang pejabat yang mengalami persoalan, terutama di era politik modern yang pas dengan cocokologi masa kini dan cerita lama. Dulu, kita pernah mendengar kisah lengsernya Soekarno, Gus Dur dan Habibie yang sempat berkunjung ke Kediri untuk peresmian pabrik gula. Namun, pengamat lebih melihat ini sebagai bagian dari politik tanpa ada bukti terkait mitos tersebut.

    Konon, mitos Kediri Wingit ini berakar dari masa kejayaan Kerajaan Kediri di bawah Raja Jayabaya. Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, Jayabaya bukan hanya dikenal sebagai raja besar, tetapi juga sosok dengan kemampuannya melihat jauh ke depan lewat ramalan-ramalannya.

    Salah satu sabda Raja Jayabaya yang dipercaya berkembang di masyarakat menyebut bahwa Kediri bukan tempat bagi penguasa yang datang dengan niat pamer kekuasaan.

    “Kediri iku dudu papan kanggo wong sing mung arep pamer kuwasa (Kediri bukan tempat bagi orang yang hanya ingin memamerkan kekuasaan),” sebut ramalan itu.

    Sejak saat itu muncul keyakinan bahwa Kediri menolak kesombongan. Bukan dengan bencana besar, melainkan kekuasaan yang goyah, jabatan yang runtuh, maupun reputasi yang memudar.

    Lalu, siapa saja selain Maidi?

    Suryadharma Ali

    Menteri Agama 2009-2014, dinyatakan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, pada 23 Mei 2024 dalam kasus korupsi dana haji. Ia dinyatakan bersalah merugikan negara sebesar Rp. 30.283.090.068 dan SAR 17.967.405. Sebelumnya, pada 5 Maret 2024, Suryadharma Ali melaksanakan kunjungan kerja di Kota Kediri, bertempat di Gedung Nasional Indonesia (GNI). Kunjungan ini berfokus pada penyerahan bantuan untuk madrasah, musholla, gereja, dan masjid yang rusak.

    Romahurmuziy

    Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Rommy) ditangkap KPK di Surabaya, pada Jumat, 15 Maret 2019, sehari setelah memberikan dakwah dan bertemu tokoh-tokoh Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) se-Kediri Raya di Hotel Bukit Daun.

    Ia ditangkap terkait kasus dugaan suap pengisian jabatan di Kementerian Agama di sebuah hotel bersama sejumlah orang lainnya dan kemudian dibawa ke Polda Jatim untuk pemeriksaan awal sebelum dibawa ke Jakarta. 

    Ridwan Kamil

    Hancurnya karir politik Ridwan Kamil karena korupsi dan perselingkuhan pun juga dikaitkan dengan mitos ini. Dia pernah mengunjungi Taman Brantas, Kota Kediri, pada Jumat (21/1/2022). Bersama Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, RK berkeliling Taman Brantas.

    Maidi

    Yang terakhir adalah Maidi. Dia sempat mengunjungi Kota Kediri pada 13 Januari 2026. Dia bersepeda bersama Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dan wakilnya Qhowimudin Toha ke Sumber Jiput. Dia kemudian diitangkap KPK, Senin 19 Januari 2026, bersama 14 orang lainnya.

    Yang menarik, Presiden Joko Widodo Tidak pernah berkunjung secara resmi ke Kota Kediri. Dia pun sukses menjabat dua periode. Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung saat pergi ke Kediri bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk meresmikan rusunawa di Ponpes Lirboyo, pernah berkelakar soal ini.

    “Ngapunten, Kiai, saya termasuk orang yang melarang Pak Presiden berkunjung di Kediri. Saya masih ingat karena percaya atau tidak percaya, Gus Dur setelah berkunjung ke Lirboyo tidak begitu lama gonjang-ganjing di Jakarta,” kata Pramono saat itu.

    Pernyataan Pramono ini dimaksudkan menanggapi sambutan K.H. Kafabihi Mahrus sebelumnya yang bilang Kediri memang daerah wingit untuk Presiden.

    Berbeda dengan Jokowi, Susilo Bambang Yudhoyono pernah mengunjungi Kediri dua kali (2007, 2014) dan tidak mengalami kemalangan signifikan. Itu karena ia disebut tidak menyeberangi Sungai Brantas atau hanya di bagian timur Kediri. 

    Terlepas benar tidak mitos yang terlanjur dipercaya itu, bagi masyarakat Kediri, cerita ini bisa dipahami sebagai pengingat moral. Bahwa kekuasaan harus dijalankan dengan niat baik tanpa kesombongan.

    Kediri Wingit
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleUkur Kualitas Atlet untuk Porprov 2027, Tarung Derajat Kediri Genjot Try Out
    Next Article Mitos Kediri Wingit, Pramono Anung Ngaku Pernah Ingatkan Presiden Jokowi

    Info Lainnya

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Pemkab Kediri Intensifkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah

    16 Juli 2026 - 20:26
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.