Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Pasca Tragedi Kuah Rawon Asam, SMPN 2 Ngasem Kediri Perketat MBG

    Pasca Tragedi Kuah Rawon Asam, SMPN 2 Ngasem Kediri Perketat MBG

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 26 November 2025 - 19:00
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    SMP 2 Ngasem Kabupaten Kediri terus memperketat proses pembagian Menu Bergizi (MBG)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – SMP 2 Ngasem Kabupaten Kediri terus memperketat proses pembagian Menu Bergizi (MBG) untuk memastikan seluruh siswa menerima makanan yang aman dan layak konsumsi.

    Hal ini terlihat ketika mendapati beberapa kuah rawon yang sudah asam (tanda-tanda basi) saat pembagian MBG, pada Selasa (26/11) kemarin, pihaknya langsung mengambil tindakan dengan tidak membagikan menu tersebut meski dagingnya masih aman, demi menjaga kesehatan siswa.

    Kepala Sekolah SMPN 2 Ngasem Sulistyo Wulandari menjelaskan, pihaknya baru pertama kali mendapati kasus makanan basi. Diduga, proses memasak dilakukan terlalu awal, sekitar pukul 22.00 WIB, sementara pembagian baru dilakukan keesokan harinya sekitar pukul 11.00 untuk makan siang.

    “Kan mulai masaknya jam 10 malam, terus panas ditutup, gitu mungkin. Terus padahal kami sudah pemberitahuan ke pihak dapur, kami tolong masaknya agak siang karena, karena kami pemberiannya setelah istirahat sekitar jam 11 gitu. Jadi biar tidak basi,” jelasnya.

    Beruntung guru-guru selalu melakukan pengecekan terhadap MBG sebelum dibagikan pada siswa, mulai dari kualitas, aroma, tekstur, hingga kondisi makanan. Pihaknya juga bekerja sama dengan Puskesmas terdekat untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

    “Nah itu demi keamanan anak-anak. Kami juga kerja sama dengan pihak Puskesmas,” ujarnya.

    Dengan pengawasan yang semakin ketat, SMP 2 Ngasem memastikan program MBG tetap berjalan lancar, aman, dan sesuai kebutuhan peserta didik dengan jumlah 429 siswa. Pihaknya juga memastikan tak ada MBG yang tersisa.

    Adapun jika ada siswa yang tidak masuk maka akan diberikan pada anak yang merasa kurang atau diberikan pada gurunya. Sementara siswa yang tidak bisa makan nasi, menu karbohidrat mereka ganti dengan kentang.

    “Ya, misalkan anak itu di kelas jumlahnya 32, anak tidak masuk dua, otomatis dua kan nggih, tidak ada yang makan. Nah, ada yang berikan gurunya, ada yang didobel sama temannya,” tandasnya. ***

    Reporter : Nanik Dwi Jayanti

    kediri MBG SMPN 2 Ngasem
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleWarga Diminta Aktif Laporkan Pungli ke Layanan 112 Lapor Mbak Wali, Pemkot Siap Tindak Tegas
    Next Article Developer Perumahan Griya Keraton Sambirejo Kediri Gugat Mitra Kerja

    Info Lainnya

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Pemkab Kediri Intensifkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah

    16 Juli 2026 - 20:26
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.