Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Pemkab Kediri Pastikan Stok Bapokting dan Energi Aman Pasca Lebaran, Minyak Kita Masih Terbatas

    Pemkab Kediri Pastikan Stok Bapokting dan Energi Aman Pasca Lebaran, Minyak Kita Masih Terbatas

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 14 April 2026 - 08:33
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri memastikan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) serta energi berupa BBM dan LPG dalam kondisi aman pasca Hari Raya Idulfitri 2026
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri memastikan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) serta energi berupa BBM dan LPG dalam kondisi aman pasca Hari Raya Idulfitri 2026 setelah melakukan monitoring lintas sektor pada Senin (13/4/2026).

    Pemantauan dilakukan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Kediri bersama Kejaksaan Negeri, Bagian Perekonomian, DKPP, Bulog, dan Pertamina dengan menyasar sejumlah titik distribusi seperti distributor Minyak Kita, SPBU, SPBE, agen hingga pangkalan LPG.

    Kepala Disdagin Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih melalui Analis Perdagangan Hanik menyampaikan bahwa hasil inspeksi tidak menemukan pelanggaran, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas distribusi energi.

    “Secara takaran BBM dan LPG sesuai dan tidak ditemukan oplosan,” terangnya.

    Dalam kegiatan tersebut, tim juga melakukan uji petik dengan menimbang tabung LPG di lapangan. Hasilnya menunjukkan berat tabung masih sesuai ketentuan dan stok LPG di tingkat pangkalan dalam kondisi aman tanpa adanya kelangkaan.

    Untuk menjaga stabilitas pasokan, Disdagin telah mengajukan permohonan kepada Pertamina agar distribusi LPG 3 kilogram tetap berjalan selama masa libur dan cuti bersama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), guna mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat.

    “Biasanya kan kalau hari libur kan untuk pengiriman itu libur ke pangkalan, tapi saat ini tetap dilakukan pengiriman,” jelasnya.

    Selain itu, Pertamina juga memastikan bahwa pasokan BBM nasional masih aman dan distribusi berjalan lancar, meskipun di tengah dinamika geopolitik global yang berpotensi memengaruhi sektor energi. Harga BBM pun dilaporkan tetap stabil.

    Namun demikian, tim menemukan adanya keterbatasan pasokan untuk komoditas Minyak Kita di beberapa titik. Hal ini disebabkan kendala distribusi dari pabrik pusat, sehingga stok di tingkat distributor menjadi terbatas.

    “Jadi kendala hari ini tadi memang untuk kelangkaan ada pada ketersediaan minyak kita. Karena ada kendala dari pabriknya sendiri,” imbuh Hanik.

    Meski terjadi kelangkaan, harga Minyak Kita di tingkat distributor masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp14.500 per liter dan tidak ditemukan pelanggaran harga selama sidak berlangsung.

    Secara keseluruhan, ketersediaan bapokting di Kabupaten Kediri dinyatakan mencukupi. Bahkan, berdasarkan data Bulog, stok beras dipastikan aman hingga 12 bulan ke depan. Untuk kebutuhan minyak goreng, masyarakat juga diimbau dapat memilih merek lain dengan harga yang relatif terjangkau.

    Pemerintah Kabupaten Kediri mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kelangkaan dan kenaikan harga di pasaran.

    “Jadi imbauan kami kepada masyarakat agar membeli sesuai kebutuhan saja. Mohon tidak melakukan penimbunan ataupun panik buying. Karena kalau dilakukan penimbunan dan panik baying itu malah akan berpengaruh terhadap ketersediaan. Sehingga kalau ketersediaan langka, secara ekonomi akan berpengaruh terhadap harga juga,” tandasnya. [nik/ang]

    Bapokting Kediri Berita Kediri Idul Fitri Kabupaten Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePemkot Kediri Terapkan WFH 40 Persen ASN Mulai 17 April, Ini Aturannya
    Next Article PMK di Kediri Nyaris Nol, 247 Ternak Sembuh dan Tak Ada Kasus Aktif

    Info Lainnya

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.