Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Perubahan Manifest Syarikah Tak Ganggu Keberangkatan Haji Kediri

    Perubahan Manifest Syarikah Tak Ganggu Keberangkatan Haji Kediri

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 20 Mei 2025 - 06:01
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Seksi Penyelenggara Haji Kemenag Kabupaten Kediri Abd. Kholid Nawawi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Keberangkatan jamaah haji asal Kabupaten Kediri sempat mengalami kendala akibat perubahan struktur manifest yang dilakukan oleh pihak Arab Saudi. Jika sebelumnya satu syarikah menaungi semua jamaah, kini menjadi delapan syarikah terpisah, yang berdampak pada perubahan jumlah dan susunan kloter jamaah.

    Kondisi ini juga memengaruhi lokasi Miqat. Pada gelombang pertama, Miqat dilakukan dari Bir Ali, sementara untuk kloter berikutnya akan dimulai dari Yalamlam. Meski demikian, Kementerian Agama Kabupaten Kediri menyatakan perubahan ini bukanlah masalah besar.

    “Tapi ini tidak menjadi masalah bagi kita yang jelas di jemaah disampaikan karena ini merupakan kebijakan dari Saudi dan visanya memang begini, begitu, sehingga mau tidak mau kita melakukan mitigasi ulang untuk penempatan jamaah di manifes masing-masing,” ujar Kepala Seksi Penyelenggara Haji Kemenag Kabupaten Kediri Abd. Kholid Nawawi kepada reporter tahukediri.id.

    Khusus untuk kloter 86 yang berjumlah 36 calon jamaah, akan dilakukan pembinaan ulang terkait teknis Miqat dan pemberangkatan dari Yalamlam. Mereka dijadwalkan akan diberangkatkan pada 26 Mei 2025 mendatang.

    Sejauh ini, pemerintah Kabupaten Kediri telah berhasil memberangkatkan 380 jamaah di kloter 5, 380 di kloter 6, serta masing-masing sekitar 62 jamaah di kloter 27 dan 28. Sementara itu, sekitar 200 jamaah lainnya dari kloter 45 dan 46 juga telah diberangkatkan beberapa hari lalu.

    “Kita juga masih memiliki 2 jamaah. Kemarin 3 jamaah yang porsinya naik tetapi ada 2 jemaah yang siap berangkat kapan saja, yang satu tidak sanggup berangkat tahun ini,” tambah Kholid.

    Terkait kondisi kesehatan jamaah, hingga kini tidak ditemukan masalah serius. Meski sempat ada satu jamaah yang dirawat di rumah sakit, kini telah kembali ke kelompoknya. Untuk satu jamaah asal Gurah yang wafat, pihak Kementerian Agama Kabupaten Kediri telah melakukan takziah, dan hak asuransinya akan diproses sesuai ketentuan dari Kemenag.

    Untuk mengantisipasi potensi kendala di lapangan, pihak Kemenag memberdayakan ketua regu atau rombongan yang telah menjalani pembinaan. Hal ini penting mengingat jumlah petugas haji mengalami pengurangan dari tiga menjadi dua orang.

    “Pada prinsipnya jemaah disana terkait pelayanan, memang pada awalnya terkendala terkait syarikah, tapi hari-hari ini sudah kondusif sebagaimana awal, sehingga ketua kloter pembimbing itu sudah berkumpul dengan jemaahnya, karena beberapa hari yang lalu terkendala visa yang berbeda syarikah antara jemaah dengan petugasnya,” tandas Kholid. ***

    Reporter : Nanik Dwi Jayanti

    Haji Kediri jatim Perubahan Manifest
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleMbak Vinanda Dukung Gerakan Ayo Mondok, Dimulai dari Kota Kediri
    Next Article 28 Atlet Karate SMP Kediri Berlaga di O2SN 2025

    Info Lainnya

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Pemkab Kediri Intensifkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah

    16 Juli 2026 - 20:26
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.