Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Petani Cabai Kediri Terancam Rugi Besar Gara-Gara Serangan Patek

    Petani Cabai Kediri Terancam Rugi Besar Gara-Gara Serangan Patek

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 11 Juni 2025 - 11:02
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Para petani cabai di Kabupaten Kediri tengah menghadapi ancaman serius dari penyakit tanaman yang dikenal dengan nama patek atau antraknosa. Penyakit ini menjadi momok menakutkan karena dampaknya bisa menghancurkan seluruh lahan pertanian cabai dalam waktu singkat.

    Patek disebabkan oleh jamur Colletotrichum capsici yang menyerang bagian buah cabai. Serangannya ditandai dengan munculnya bercak coklat hingga kehitaman yang kemudian membusuk. Jika tidak segera dikendalikan, penyakit ini bisa dengan cepat menyebar ke seluruh tanaman dan menyebabkan kerugian besar bagi para petani.

    “Penyakit patek ini kalau nggak segera diobati habis mbak. Teman saya 1 hektar itu dilepas karena patek ini, kalau nggak segera diambil cepat nyebar,” kata Suwardi, anggota Kelompok Tani Mulyo di Desa Purworejo, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri kepada reporter tahukediri.id, pada Selasa (11/6/2025).

    Menurut Suwardi, salah satu tantangan terbesar dalam menghadapi serangan patek adalah harga obat yang relatif mahal. Hal ini menyulitkan petani skala kecil untuk melakukan tindakan pengendalian secara cepat dan menyeluruh.

    Petani Cabai Kediri keluhkan serangan patek. [foto : Nanik Dwi Jayanti/tahukediri.id]

    “Gak ada patek itu, patek itu harganya murah nggak ada,” imbuhnya.

    Masalah ini menjadi perhatian serius di kalangan petani karena terjadi di tengah musim tanam yang seharusnya menjanjikan hasil panen optimal. Selain risiko gagal panen, serangan patek juga menambah beban biaya produksi yang sudah tinggi.

    Ketergantungan pada obat-obatan kimia dengan harga tidak terjangkau menempatkan petani dalam posisi rentan, apalagi jika tidak ada dukungan teknis atau subsidi dari pemerintah. ***

    Reporter : Nanik Dwi Jayanti

    kediri Patek Petani Cabai
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous Article82 CPNS Baru Kemenag Kediri Dibekali Integritas dan Etika Layanan Publik
    Next Article Kemenag Kabupaten Kediri Siapkan Penjemputan Jamaah Haji 2025, Ini Jadwalnya

    Info Lainnya

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Pemkab Kediri Intensifkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah

    16 Juli 2026 - 20:26
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.