Kediri (tahukediri.id) – Sesosok mayat pria ditemukan tergeletak dengan luka seret di pinggir jalan area persawahan Desa Tambakrejo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, pada Minggu (15/2/2026) malam.
Kapolsek Gurah, Iptu Ardian Wahyudi menyampaikan, peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan pada pihak kepolisian sekitar pukul 22.30 WIB. Polsek Gurah yang menerima informasi tersebut langsung menuju lokasi untuk menindaklanjutinya.
“Benar telah terjadi orang meninggal dunia di pinggir jalan persawahan dengan luka seret,” katanya saat dikonfirmasi, Senin (16/2/2026).
Ardian menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula sekitar pukul 22.20 WIB. Dua orang saksi yang berboncengan sepeda motor melintas dari arah timur ke barat di jalan persawahan. Saat itu, mereka berpapasan dengan sebuah kendaraan roda empat (R4) yang sempat berhenti di area persawahan tersebut.
Tak lama setelah berpapasan, para saksi melihat seorang pria tergeletak di pinggir jalan. Setelah didekati, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan luka seret di sekujur tubuh. “Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian,” jelasnya.
Petugas kemudian mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara Kota Kediri untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menyimpulkan bahwa meninggalnya pria di pinggir jalan persawahan Desa Tambakrejo tersebut diduga kuat akibat kecelakaan lalu lintas, dengan kemungkinan korban terseret kendaraan roda empat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di RS Bhayangkara, identitas korban diketahui bernama Tarman, laki-laki berusia 50 tahun asal Dusun Wonosari, Desa Sambirejo, Kecamatan Pare. Korban diketahui sering beraktivitas dan tidur di sekitar gudang kayu di wilayah tersebut.
“Dari hasil lidik, korban ini sering berada dan tidur di sekitar gudang kayu Desa Gayam,” ujar Iptu Ardian Wahyudi.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kendaraan yang diduga terlibat serta memastikan kronologi lengkap kejadian tragis ini. [nik/ang]

