Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»SDN Pare 6 Kediri Anjurkan Siswa Bawa Kotak Bekal untuk Atasi Sisa Makanan Program MBG

    SDN Pare 6 Kediri Anjurkan Siswa Bawa Kotak Bekal untuk Atasi Sisa Makanan Program MBG

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 28 November 2025 - 17:29
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Pelaksanaan program Makanan Bergizi (MBG) di SDN Pare 6 Kabupaten Kediri menerapkan aturan unik dengan menganjurkan siswa membawa kotak bekal. [Nanik/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Pelaksanaan program Makanan Bergizi (MBG) di SDN Pare 6 Kabupaten Kediri menerapkan aturan unik dengan menganjurkan siswa membawa kotak bekal untuk membawa pulang menu MBG yang tidak habis dimakan. Aturan ini diberlakukan agar tidak ada makanan tersisa maupun terbuang di lingkungan sekolah, sekaligus memberi edukasi tentang pentingnya menghargai makanan.

    Plt Kepala Sekolah Ajustus Aditya Praditya menyampaikan bahwa program MBG yang berjalan di sekolahnya merupakan tahap pertama pelaksanaan di wilayah Pare. Pihak sekolah terus memberi pemahaman kepada siswa dan wali murid mengenai pentingnya program ini serta kewajiban membawa pulang makanan yang tidak dikonsumsi.

    “Kita juga tidak bisa memaksakan kehendak orang tua ya. Kadang ada orang tua yang tidak berkenan untuk menerima MBG. Tetapi yang menjadi kewajiban adalah orang tua melalui siswa itu. Siswa itu harus membawa pulang MBG. Jadi, MBG harus dibawa pulang. Entah mau dimakan orang tuanya, dimakan siapa, tapi yang jelas makanan tidak boleh dibuang, makanan tidak boleh ditinggal di sekolah,” jelasnya.

    Ajustus menuturkan bahwa pelaksanaan MBG sejauh ini berjalan baik, meski pernah ditemukan ulat di salah satu menu sayuran. Namun kejadian tersebut langsung ditangani cepat melalui komunikasi dengan pihak dapur penyedia. Semua makanan yang terdampak langsung ditarik dan diganti pada saat itu juga.

    “Jadinya tidak ada masalah dan itu cepat tertangani ketika ada aduan dari anak-anak pun, ‘Kok ini ada ulatnya’ kemudian langsung diganti. Jadi datang, kalau kami kan dengan Mbak Sela kita WA terus Mbak Sela datang, ada tim lapangan, tim lapangan datang, ambil. Terus diganti yang begitu. Jadi responsif kalau saya bilang tuh cepat responsif,” ujarnya.

    Menurutnya, tantangan sebenarnya bukan pada kualitas makanan, melainkan pembagian waktu makan di tengah proses belajar. Sekolah memiliki kantin dan UMKM yang biasanya menjadi tujuan jajan siswa saat jam istirahat. Karena itu, sekolah memberi imbauan agar siswa tidak makan dari rumah, sehingga tetap bisa jajan sekaligus memenuhi kebutuhan gizi dari MBG.

    “Jadi, ada porsi mereka harus menghabiskan makanan atau membawa bekal, tapi mereka juga masih bisa jajan di warung-warung sekitar situ. Ya, yang penting sama-sama enak lah, sama-sama jalan,” terangnya.

    Saat ini, SDN Pare 6 mengikuti layanan dapur dari SPPG Tulungrejo 1. Namun pada 8 Desember 2025, sekolah akan beralih ke SPPG Semanding yang lokasinya lebih dekat dengan wilayah sekolah. ***

    Reporter : Nanik Dwi Jayanti

    kediri Kotak Bekal MBG SMP 6 Pare
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleOperasi Bersama 2025, Pemkot dan Bea Cukai Kediri Semakin Persempit Ruang Gerak Rokok Ilegal
    Next Article Depo Air Isi Ulang dan Rumah Makan Padang di Pare Kediri Terbakar

    Info Lainnya

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Pemkab Kediri Intensifkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah

    16 Juli 2026 - 20:26
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.