Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»Wisata»Sejarah Wisata Gronjong Wariti, Dulunya Sungai Kotor Peninggalan Belanda

    Sejarah Wisata Gronjong Wariti, Dulunya Sungai Kotor Peninggalan Belanda

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti Wisata 13 Mei 2025 - 11:14
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Tempat Wisata Gronjong Wariti Kediri. [foto : Nanik Dwi Jayanti/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Gronjong Wariti, merupakan wisata murah meriah di Kediri yang tak pernah sepi pengunjung terlebih saat hari libur baik nasional maupun akhir pekan.

    Waridi, Ketua Wisata Gronjong Wariti menjelaskan bahwa Gronjong Wariti adalah wisata yang dikelola oleh warga Desa Mejono, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri dan didukung oleh pemerintah.

    Berdiri sejak tahun 2017, sungai kotor peninggalan Belanda tersebut menjelma menjadi tempat wisata yang sukses menarik perhatian masyarakat baik Kediri maupun luar kota Kediri. Bahkan menjadi salah satu Desa Wisata yang paling ramai se-Jawa Timur. Tak tangggung-tanggung setiap bulannya wisata Gronjong Wariti bisa meraup untung hingga 200 juta.

    “Gronjong itu dulu kalinya sangat kotor sekali mbak, tahun 2017 kotor sekali dan kita bekerja sama dengan masyarakat untuk membersihkn sungai terbentuklah Desa Wisata yang diberi nama Gronjong Wariti,” terangnya pada Selasa (13/5/2025).

    Pak Ndarik melanjutkan, untuk bisa menjadi seramai ini tentu tidak lepas dari peran warga terutama yang menaruh saham pada wisata Kediri tersebut.

    “Sistem kami nanam saham di Gronjong Wariti, jadi kita ajak semua masyarakat Mejono untuk menanam saham di Gronjong Wariti supaya semua bisa merasa memiliki mbak,” imbuhnya.

    Tempat Wisata Gronjong Wariti Kediri. [foto : Nanik Dwi Jayanti/tahukediri.id]

    3 Kunci Sukses Grojong Wariti

    Marketing

    Menurut Pak Ndarik, sapaan akrabnya, kunci sukses wisata Grojong Wariti adalah pada trik marketing yang dijalankannya.

    “Kita pake marketing sendiri di Grojong Wariti ini terutama masuke gratis dan di dalam ini tidak boleh memahalkan harga, karena kita sudah sepakat antara kuliner dan wisata itu dilarang memahalkan harga. Kalau memahalkan harga kita keluarkan dari Gronjong Wariti,” jelasnya.

    Komunikasi dan Bekerja Sama

    Selain marketing, komuniasi dan bekerja sama juga penting dalam membangun sebuah usaha. Usahakan tidak boleh ada yang saling egois semua dibicarakan dalam diskusi.

    “Jadi kita usahakan, kita nggak boleh egois setiap bulan kita berkumpul disitu, pembagian SHU sama arisan ibu-ibu, nah kita sharing disitu apa kekurangan kita. Nanti setiap bulan, jadi mesti ada masukan,” katanya.

    Menjaga Kearifan Lokal

    Disebutkan, Gronjong Wariti ini mempunyai kalender tahunan dimana setiap Ahad Wage melakukan sedekah atau tumpengan, setiap 17 Agustus upacara bendera dan melakukan Grebek Suro saat bulan Suro. Kemudian melakukan istighosah setiap sebulan sekali serta mengenakan adat Jawa setiap minggu pertama.

    Pak Ndarik menjelaskan, pendirian wisata Gronjong Wariti bukan hanya sekedar tuntutan tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti berunding dengan sesepuh dan para kiai sebagai upaya untuk tetap menjaga kearifan lokal.

    “Jadi kita usahakan jangan sampai kita meninggalkan budaya-budaya kami, karena sangat penting sekali bagi kami,” pungkasnya. ***

    Reporter : Nanik Dwi Jayanti

    Gronjong Wariti Sejarah Sungai Kotor Wisata Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleRespect! Menghadap Gate 13, Vava Cetak Gol Pertama Persik Kediri Tanpa Selebrasi
    Next Article Toko Bangunan di Kepung Kediri Terbakar, Ini Penyebabnya

    Info Lainnya

    Candi Tegowangi Jadi Panggung Sastra Saraswati Sewana Yatra 2026

    16 Juli 2026 - 20:07

    Wisatawan Jepang Ikut Jamasan Arca Totok Kerot Kediri, Tertarik Pelestarian Budaya dan Sejarah Lokal

    9 Juli 2026 - 19:41

    Museum Passport Hadir di Museum Sri Aji Jayabaya Kediri, Pengunjung Kini Bisa Berburu Stempel Koleksi Nasional

    8 Juli 2026 - 19:25

    Libur Panjang Dongkrak Wisata Kediri, Besuki Tetap Jadi Primadona, Museum Sri Aji Jayabaya Ditarget Grand Launching 2027

    4 Juli 2026 - 13:15

    Pesona Wisata Kali Bening Kediri, Destinasi Alam Murah dengan Sungai Jernih dan Spot Camping Favorit

    30 Juni 2026 - 09:17

    Batu Cinta, Hutan Eksotis di Lereng Kelud yang Dijuluki Djawatan Kediri dan Viral di Media Sosial

    24 Juni 2026 - 22:20
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.