Kediri (tahukediri.id) – Setelah sempat terhenti, Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disalurkan di TK Dharma Wanita Ngletih, Kelurahan Ngletih, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Rabu (8/1/2026). Penyaluran tersebut disambut antusias oleh para siswa.
Kepala Sekolah TK Dharma Wanita Ngletih, Susanti, mengatakan selama penyaluran MBG sempat berhenti, anak-anak kerap menanyakan keberlanjutan program tersebut. Kembalinya MBG pada hari itu disambut dengan gembira oleh para siswa.
“Kemarin sempat berhenti dan itu dipertanyakan oleh anak-anak. Mereka bertanya kapan MBG dibagikan lagi. Alhamdulillah hari ini sudah kembali disalurkan dan anak-anak sangat antusias,” ujar Susanti.
Menurut Susanti, MBG memberikan manfaat langsung bagi siswa dan orang tua. Program ini membantu orang tua yang tidak sempat menyiapkan sarapan di rumah sekaligus meningkatkan semangat anak-anak untuk datang ke sekolah.
“Anak-anak senang sekali mendapatkan MBG. Orang tua juga terbantu, dan semangat anak-anak ke sekolah meningkat,” katanya.
Pada hari pertama penyaluran, menu MBG yang diberikan kepada siswa terdiri atas nasi kuning, ayam goreng laos, sayur, dan buah.

Kepala SPPG Tempurejo, Rini, menjelaskan bahwa penyaluran MBG di TK Dharma Wanita Ngletih berjumlah sekitar 95 penerima manfaat. Penyaluran dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan melalui sistem mapping waktu.
“Kami antar sekitar pukul 09.00 WIB sesuai mapping. Sistem ini kami terapkan agar distribusi berjalan tertib dan terkoordinasi dengan pihak sekolah dan wali murid,” jelas Rini.
Ia menambahkan, SPPG secara rutin memperbarui informasi menu MBG kepada sekolah untuk disampaikan kepada orang tua siswa. Hal tersebut dilakukan agar wali murid mengetahui menu yang dikonsumsi anak-anak di sekolah.
“Kami menerima masukan dari wali murid terkait menu. Namun kami tetap menyesuaikan dengan standar gizi. Menu yang diberikan harus memenuhi kebutuhan gizi anak,” ujarnya.
Dengan kembali beroperasinya Dapur SPPG dan penyaluran MBG di TK Dharma Wanita Ngletih, program Makan Bergizi Gratis kembali menjangkau puluhan siswa. Penyaluran dilakukan sesuai jadwal dan standar gizi yang telah ditetapkan. [tan/ang]

