Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Sendang Tirto Kamandanu: “Air Zam-Zam Kediri” yang Penuh Aura Mistis dan Sejarah

    Sendang Tirto Kamandanu: “Air Zam-Zam Kediri” yang Penuh Aura Mistis dan Sejarah

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 19 Juli 2025 - 20:51
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Sedang Tirto Kamandanu, pemandian di kompleks Pamoksan Sri Aji Joyoboyo Kediri. [Nanik Dwi Jayanti/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Sendang Tirto Kamandanu menyimpan cerita sejarah sekaligus spiritual yang masih hidup di tengah masyarakat Kediri hingga hari ini. Terletak di kompleks Pamoksan Sri Aji Joyoboyo, Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, sendang ini diyakini sebagai peninggalan langsung dari Raja Kediri legendaris, Sri Aji Joyoboyo, yang dikenal dengan ramalannya, Jongko Joyoboyo.

    Dari pusat Kota Kediri, lokasi ini dapat dijangkau dalam waktu sekitar 20 menit perjalanan, sejauh kurang lebih 10 kilometer. Setiap harinya, terutama di bulan Suro, sendang ini ramai dikunjungi warga dari berbagai daerah yang tertarik akan kisah keramatnya.

    Air yang mengalir di Sendang Tirto Kamandanu dianggap bukan sekadar sumber kehidupan, namun dipercaya memiliki khasiat menyembuhkan penyakit dan menjaga awet muda. Oleh sebab itu, masyarakat setempat menjulukinya sebagai “air zam-zam-nya Kediri”.

    “Disini itu kan katanya air zam-zamnya Kediri, jadi penasaran gitu,” kata Tarti, seorang pengunjung berusia 21 tahun yang datang bersama temannya.

    Penuturan Tarti bukan sekadar mitos yang berkembang di masyarakat. Hal tersebut turut dikuatkan oleh Mbah Sempu, juru kunci Sendang Tirto Kamandanu yang telah menjaga situs ini selama puluhan tahun.

    “Kalau Desa Menang itu banyak sumber, tapi yang asli sumbernya sini, yang untuk ritual sakral, sini itu betul, air suci peninggalan Sri Aji Joyoboyo,” katanya.

    Dalam pengalamannya, Mbah Sempu mengaku bahwa kunjungan meningkat drastis saat bulan Suro, bulan yang disakralkan dalam kalender Jawa.

    “Disini kan sudah diakui seluruh Nusantara, kerajaan tertua di Kediri. Kalau dicari di Kediri ya nggak ketemu. Desanya Menang, Kecamatan Pagu,” ujarnya.

    Di dalam kompleks Sendang Tirto Kamandanu, terdapat dua kolam utama. Kolam pertama bernama Sendang Tirto Kamandanu, yang berarti “Air Kehidupan” dalam bahasa Jawa, dan kolam kedua disebut Keputren, tempat yang diyakini menjadi lokasi berkumpulnya para putri pada masa lalu. Di samping itu, terdapat pula sebuah sumur yang airnya sering dibawa pulang oleh peziarah.

    Selain sebagai tempat ritual, sendang ini juga menjadi area rekreasi sederhana bagi anak-anak sekitar, terutama saat hari libur, ketika mereka bermain dan berenang di air kolam yang jernih dan dangkal. ***

    Reporter : Nanik Dwi Jayanti

    Air Zam Zam kediri Pemandian Sendang Tirto Kamandanu
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePersik Kediri vs Asia Warriors: Duel Seru Lawan Legenda Asia dan Launching Skuat Baru
    Next Article Persik Ajak Persikmania Jaga Kondusifitas Stadion Saat Launching Tim dan Laga Kontra Asia Warriors

    Info Lainnya

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Pemkab Kediri Intensifkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah

    16 Juli 2026 - 20:26
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.