Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Stabilkan Harga dan Tekan Inflasi, Bakorwil 1 Madiun Gelar Pasar Murah di Mojo Kediri

    Stabilkan Harga dan Tekan Inflasi, Bakorwil 1 Madiun Gelar Pasar Murah di Mojo Kediri

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 24 November 2025 - 19:23
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Bakorwil 1 Madiun adakan Pasar Murah di Mojo Kediri. [Nanik/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Bakorwil 1 Madiun di Kediri mengadakan Pasar Murah di Kecamatan Mojo, pada Senin (24/11/2025). Tujuannya untuk membantu menstabilkan harga kebutuhan pokok dan menekan inflasi.

    Analis Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Kediri Choirunnikmah, SP menyampaikan bahwa pasar murah tersebut diselenggarakan oleh Bakorwil 1 Madiun dengan tujuan untuk membantu menstabilkan harga dan menekan inflasi di Kediri.

    “Tujuannya sendiri adanya pasar murah ini untuk stabilisasi harga dan pengendalian inflasi di wilayah Kabupaten Kediri,” katanya.

    Lebih lanjut Nikmah menjelaskan bahwa, kegiatan pasar murah yang diselenggarakan Bakorwil 1 Madiun di Kediri berlangsung selama dua hari di dua tempat berbeda yakni di Kecamatan Mojo dan Desa Tunge Kecamatan Wates, pada hari kedua, 25 November 2025.

    Setiap lokasi mendapat alokasi untuk 200 warga dengan komoditas utama berupa beras, gula, minyak, telur, tepung terigu, bawang merah, dan bawang putih yang memiliki harga jual lebih murah dari pasaran.

    Selain itu, untuk menghindari membludaknya pengunjung, panitia menerapkan sistem kupon. Warga yang datang langsung menerima kupon, kemudian duduk di area yang telah disediakan sebelum dipanggil secara bertahap per 10 orang.

    “Kemarin kan flyer sudah disebar, ya dan kita sudah sampaikan ke desa kalau kuotanya itu 200. Jadi, mungkin dari pihak desa sendiri sudah memberikan pengarahan ke masyarakatnya kalau terdata. Jadi, mereka sudah bisa memprediksi untuk kedatangannya,” terangnya.

    Adapun harga komuditas di Pasar Murah di Mojo hari ini adalah sebagai berikut;

    – Beras medium Bulog : Rp11.000/kg

    – Gula pasir : Rp15.000/kg

    – Minyak Kita : Rp15.000/liter

    – Telur ayam : Rp24.000/pack

    – Tepung terigu : Rp4.000 per 1/2 kg

    – Bawang putih : Rp6.000/pack

    – Bawang merah : Rp7.000/pack

    Menurut Nikmah yang paling banyak diinginkan oleh masyarakat di pasar murah adalah minyak goreng, hanya saja untuk komoditas selain beras dibatasi hanya boleh ambil satu saja. Untuk beras, tiap orang bisa beli dua pack.

    “Jadi tadi kebetulan untuk peminat minyak ya, peminat minyaknya itu ada yang penginnya lebih, cuman kan karena dibatasi oleh panitia, jadi tidak bisa. Jadi, tetap sesuai yang di kupon yang disediakan,” Imbuhnya.

    Selain dari Bakorwil I Madiun, rangkaian pasar murah akan berlanjut hingga 27 November, yang diselenggarakan oleh Disperindag Provinsi Jawa Timur. Lokasinya meliputi:

    Kecamatan Pagu, 25 November,

    Balai Desa Damarwulan, Kecamatan Kepung, 26 November,

    Balai Desa Silir, Kecamatan Wates, 27 November.

    Pemilihan lokasi telah dikoordinasikan dengan DKPP dan bagian perekonomian Kabupaten Kediri agar kegiatan tidak bertumpuk di desa yang sama dan pemerataan dapat terjaga. Seluruh kegiatan pasar murah dimulai pukul 09.00 WIB.

    “Kalau rata enggak bisa. Paling enggak ada kesamaan tempat. Jadi, ada yang ada di daerah timur sungai, ada juga yang barat sungai. Kita usahakan seperti itu,” tutupnya. ***

    Reporter : Nanik Dwi Jayanti

    Bakorwil 1 Madiun kediri Pasar Murah
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleLansia Kediri ini Baru Pertama Terima BLTS, Sudarti: untuk Biaya Sekolah Cucu
    Next Article Cegah Kanker Serviks, Dinkes Kota Kediri Gelar Tes HPV-DNA Tanpa Biaya

    Info Lainnya

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Pemkab Kediri Intensifkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah

    16 Juli 2026 - 20:26
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.