Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Harga Bahan Naik, UMKM Kediri Ini Pilih Stabilkan Harga dan Genjot Produksi

    14 April 2026 - 19:41

    27 SPPG PBNU Resmi Diluncurkan, Lirboyo Ditargetkan Tambah Hingga 20 Dapur Gizi

    14 April 2026 - 19:35

    PMK di Kediri Nyaris Nol, 247 Ternak Sembuh dan Tak Ada Kasus Aktif

    14 April 2026 - 08:36
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Tak Sekedar Kunjungan, Mentan Ajak Diskusi dan Bikin Regulasi Langsung di Kediri

    Tak Sekedar Kunjungan, Mentan Ajak Diskusi dan Bikin Regulasi Langsung di Kediri

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 15 Juli 2025 - 21:00
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia (RI) Andi Amran dialog dengan petani di Kebun Tebu Jengkol C5 Plosoklaten Kabupaten Kediri. [Foto: Nanik Dwi Jayanti/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Hari ini, Selasa, 15 Juli 2025, Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia (RI) Andi Amran melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur, tepatnya di Kebun Tebu Jengkol C5 Plosoklaten Kabupaten Kediri.

    Pada kesempatan tersebut, Amran bukan hanya memberi motivasi dan mengajak para petani untuk mewujudkan kejayaan Indonesia sebagai produsen terbesar nomor dua di dunia pada saat sebelum kemerdekaan tetapi juga berdiskusi dan memecahkan masalah seperti tidak terdaftar pupuk subsidi, ada yang terdaftar tapi bukan lahannya, ada yang mendaftar tapi pupuknya dijual dengan membentuk regulasi baru secara langsung di tempat.

    “Di saat zaman penjejahan produksi kita terbesar nomor 2 dunia. Produktivitasnya 14 ton per hektare. Masa sudah merdeka turun menjadi 4 ton,” katanya.

    Hasil diskusi tersebut menghasilkan beberapa regulasi, di antaranya bunga KUR hanya 6%, akan ada subsisi bibit dari pemerintah, untuk masalah pupuk pihaknya menargetkan direktur pupuk untuk menyelesaikan paling lambat dua minggu dan satu bulan harus sudah rampung, hingga menindak oknum yang menaikkan harga pupuk subsidi dengan langsung mencabut izinnya.

    “Hal ini juga terjadi di petani padi seluruh Indonesia. Petani padi saja kita selesaikan,” katanya.

    Pihaknya juga telah menyiapkan dana sebesar Rp1,5 triliun untuk membeli gula agar HPP di tingkat petani terjamin ke depan.

    “Ini kita akan perbaiki secara bertahap, moga-moga 3 tahun ke depan, paling lambat 4 tahun, kita swasembada untuk white sugar, gula putih,” ujarnya.

    Pihaknya juga menegaskan untuk menindak tegas oknum-oknum mafia, koruptor atau semacamnya sesuai dengan ketentuan presiden.

    “Kalau saya, ditindak tegas. Tidak boleh ini dilakukan.
    Ini adalah ekonomi rakyat. Ini adalah kepentingan rakyat Indonesia. Ini vital. Pangan bermasalah, negara bermasalah. Kesempatan stok kita banyak, kita harus benahi, Kita harus berani benahi, tdak boleh setengah-setengah, kita harus berani benahi dan kami selalu laporkan ke Bapak Presiden masalah-masalah, beliau katakan, lanjutkan demi Rakyat Indonesia,” tegasnya.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, pimpinan TNI/Polri, Direksi PTPN Group, Bulog, dan pelaku industri pupuk dan pangan nasional, serta pemuka agama Gus Kautsar. ***

    Reporter : Nanik Dwi Jayanti

    Diskusi kediri Mentan RI Petani Tebu
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePersik Kediri Tantang Asia Warriors FC, Hadirkan Honda, Bachdim, hingga Andik di Stadion Brawijaya
    Next Article Mentan Ungkap 212 Merek Beras Oplosan, Rugi Konsumen Capai Rp99 Triliun per Tahun

    Info Lainnya

    27 SPPG PBNU Resmi Diluncurkan, Lirboyo Ditargetkan Tambah Hingga 20 Dapur Gizi

    14 April 2026 - 19:35

    PMK di Kediri Nyaris Nol, 247 Ternak Sembuh dan Tak Ada Kasus Aktif

    14 April 2026 - 08:36

    Pemkab Kediri Pastikan Stok Bapokting dan Energi Aman Pasca Lebaran, Minyak Kita Masih Terbatas

    14 April 2026 - 08:33

    Pemkot Kediri Terapkan WFH 40 Persen ASN Mulai 17 April, Ini Aturannya

    14 April 2026 - 08:30

    Diduga Akibat Percikan Mesin, Pabrik Triplek di Kediri Terbakar

    13 April 2026 - 13:58

    Warga Kediri Ditemukan Tewas di Jombang, Diduga Korban Pembunuhan dengan Luka Bacok di Kepala

    13 April 2026 - 13:52
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Harga Bahan Naik, UMKM Kediri Ini Pilih Stabilkan Harga dan Genjot Produksi

    14 April 2026 - 19:41

    27 SPPG PBNU Resmi Diluncurkan, Lirboyo Ditargetkan Tambah Hingga 20 Dapur Gizi

    14 April 2026 - 19:35

    PMK di Kediri Nyaris Nol, 247 Ternak Sembuh dan Tak Ada Kasus Aktif

    14 April 2026 - 08:36

    Pemkab Kediri Pastikan Stok Bapokting dan Energi Aman Pasca Lebaran, Minyak Kita Masih Terbatas

    14 April 2026 - 08:33

    Pemkot Kediri Terapkan WFH 40 Persen ASN Mulai 17 April, Ini Aturannya

    14 April 2026 - 08:30
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.