Kediri (tahukediri.id) – KONI Kabupaten Kediri mulai menyiapkan langkah lebih awal untuk menghadapi Porprov Jawa Timur 2027. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini program pemusatan latihan kabupaten (Puslatkab) direncanakan berlangsung lebih panjang agar atlet memiliki kesiapan fisik dan mental yang lebih matang saat bertanding.
Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, mengatakan saat ini pihaknya tengah membentuk tim monitoring Pra-Puslatkab yang bertugas memantau kesiapan cabang olahraga sebelum program Puslatkab resmi dimulai pada Juli mendatang.
“InsyaAllah nanti kita persiapkan untuk Puslatkab itu pada bulan Juli mulai dan untuk bulan Mei dan Juni ini, kita sedang membentuk tim yang kita namakan untuk pra Puslatkab untuk memonitoring dari persiapan cabor-cabor yang akan kita Puslatkabkan di Puslatkab 2026,” katanya.
Lebih lanjut Hakim menjelaskan, pada tahap awal, Puslatkab akan difokuskan kepada atlet-atlet yang berhasil meraih medali emas dan perak pada Porprov sebelumnya. Meski demikian, KONI juga membuka peluang bagi atlet potensial lainnya untuk mendapatkan pembinaan jangka panjang.
Pihaknya juga akan memberikan perhatian khusus kepada cabang olahraga yang bersifat terukur seperti atletik dan renang. Sebab, semakin panjang masa latihan yang dimiliki atlet, semakin besar peluang mereka untuk meningkatkan performa dan mencapai target prestasi yang lebih tinggi.
“Kalau memang ada atlet yang berpotensi untuk kita bina jangka panjang, terutama olahraga-olahraga yang sifatnya terukur, seperti kayak atletik, renang, tidak menutup kemungkinan akan kita pusatkan juga. Karena apa? Semakin panjang untuk latihan, untuk kita berolahraga terukur itu semakin bagus untuk cabor olahraga tersebut mencapai limitnya,” terangnya.
Menurut Hakim, langkah ini menjadi terobosan baru dalam pola pembinaan atlet Kabupaten Kediri. Jika sebelumnya persiapan menjelang Porprov hanya dilakukan sekitar tiga hingga empat bulan sebelum pertandingan, kini KONI mencoba memberikan waktu persiapan hingga satu tahun penuh.
“Dan kita juga mempersiapkan atlet-atlet yang potensi, terutama di olahraga terukur untuk dipersiapkan lebih panjang lagi atau lebih lama lagi,” imbuh Hakim.
Selain mempersiapkan atlet peraih medali, KONI Kabupaten Kediri juga telah meminta seluruh cabang olahraga untuk mulai menjalankan pemusatan latihan secara mandiri.
“Memang kita sudah menginformasikan ke seluruh cabang olahraga, ada kurang lebih sekitar 48 cabang olahraga, itu untuk melaksanakan pemusatan secara mandiri sebelum nanti adanya SK (Surat Keputusan) atlet-atlet atau pelatih yang akan kita pusatkan dari Kabupaten Kediri,” jelasnya.
Sementara Tim monitoring Pra-Puslatkab nantinya akan mengawasi perkembangan atlet dan pelatih sebelum diterbitkannya surat keputusan (SK) resmi bagi atlet maupun pelatih yang masuk program pemusatan latihan Kabupaten.
Hakim berharap program pembinaan yang lebih panjang ini mampu mendongkrak prestasi Kabupaten Kediri di Porprov 2027. Setelah menempati peringkat ke-11 pada Porprov sebelumnya, KONI kini memasang target yang lebih tinggi.
“Alhamdulillah kemarin kita dapat posisi di 11. Harapannya di tahun 2027 nanti kita setidaknya bisa mencapai lima besar. Jadi mohon dukungannya dari teman-teman semua, atlet, pelatih dari cabang olahraga untuk berusaha supaya Kabupaten Kediri bisa di 5 besar,” pungkasnya. [nik/ang]

