Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Tinjau Renovasi Rutilahu Warga Pocanan, Wali Kota Kediri Sebut Gotong Royong Jadi Solusi

    Tinjau Renovasi Rutilahu Warga Pocanan, Wali Kota Kediri Sebut Gotong Royong Jadi Solusi

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 26 Mei 2026 - 11:40
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati meninjau langsung hasil renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu) milik Sukamto di RT 01 RW 01 Kelurahan Pocanan, Selasa (26/5). Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momen penyerahan bantuan dan memastikan kondisi hunian warga sudah lebih layak ditempati.

    Mbak Wali, sapaan akrab Wali Kota Kediri mengatakan bahwa, kunjungan ini berawal dari laporan warga mengenai kondisi rumah yang dinilai sudah tidak layak huni. Setelah dilakukan survei, diketahui rumah tersebut belum memiliki status Sertifikat Hak Milik (SHM), sehingga langkah yang dipilih adalah mengedepankan kolaborasi dan swadaya masyarakat.

    “Agenda hari ini kami mengunjungi rumah salah satu warga. Kemarin setelah mendapat laporan dari warga sekitar, kami melakukan survei dan ternyata rumah tersebut belum memiliki SHM. Akhirnya kami rembukan bersama dan solusi yang bisa dilakukan adalah melalui swadaya masyarakat,” ujarnya.

    Menurutnya, proses renovasi dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak. Khususunya warga sekitar yang bergerak secara gotong royong melakukan pembenahan rumah, sementara pemerintah hadir melalui dukungan bantuan sosial sesuai kebutuhan.

    Hasil renovasi terlihat pada sejumlah bagian rumah yang kini jauh lebih layak. Perbaikan dilakukan pada beberapa ruangan termasuk kamar, plafon, lantai, pintu hingga jendela.

    Meski begitu, dalam tinjauannya Mbak Wali mengaku masih menemukan satu kamar yang perlu dibenahi agar lebih nyaman ditempati. Ia pun menyampaikan komitmennya untuk memberikan bantuan tambahan secara pribadi.

    “Tadi saya melihat kamar mbaknya masih kurang layak untuk ditinggali. Insyaallah nanti akan saya bantu secara pribadi untuk renovasi kamar tersebut,” katanya.

    Disamping itu, Camat Kecamatan Kota Agus Suharyanto mengatakan, renovasi rumah tersebut dilakukan melalui kerja sama lintas unsur mulai Koramil, kecamatan, kelurahan, BPD hingga masyarakat.

    “Kami melihat dari sisi kemanusiaannya. Yang dibangun meliputi sebagian tembok, plafon, keramik atau lantai, kemudian jendela serta pintu-pintu,” ujarnya.

    Lebih lanjut Agus menjelaskan, karena status lahan masih merupakan tanah negara atau regendum, maka renovasi dilakukan tanpa menggunakan APBD maupun anggaran pemerintah lainnya.

    “Karena lahan ini, seperti dijelaskan tim dari Pak Wali, bukan lahan milik pribadi melainkan masih tanah negara atau regendum. Maka dari itu kami bersama Pak Danramil dan seluruh komponen masyarakat membantu renovasi rumah tidak layak huni ini secara sukarela, tanpa menggunakan APBD maupun anggaran pemerintah lainnya,” jelasnya.

    Sementara itu, Sukamto mengaku, bagi dirinya yang sebagai tukang becak, renovasi tersebut bukan hanya memperbaiki bangunan rumah, tetapi juga menghadirkan harapan baru untuk menjalani kehidupan yang lebih nyaman.

    “Terima kasih atas bantuannya. Ini bukan dari APBD, tapi bantuan gotong royong dari Mbak Wali dan teman-teman,” ucapnya.

    Sukamto mengatakan kerusakan rumah sudah terjadi sekitar tujuh tahun lalu. Saat itu, bagian rumah sempat ditopang menggunakan bambu agar tidak roboh.

    “Sekitar tujuh tahun lebih rumah ini sudah rusak. Sampai harus disangga bambu,” ungkapnya.

    Pengerjaan renovasi tersebut berlangsung sekitar dua minggu dengan melibatkan Babinsa, tenaga tukang, dan dukungan masyarakat sekitar.

    Pada kesempatan itu, pemerintah kota juga memberikan bantuan perlengkapan tidur seperti kasur, bantal, dan kebutuhan penunjang lainnya.

    “Harapannya bantuan ini memberikan kenyamanan bagi keluarga yang tinggal di situ. Selain itu juga meningkatkan kualitas hidup keluarga, karena sebelumnya rumahnya bocor dan kondisinya kurang layak,” pungkasnya. [nik/ang]

    Berita Kediri Rumah Tidak Layak Rutilahu Kediri Vinanda Prameswati
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleDiduga Akibat Percikan Mesin, Pabrik Kayu di Gedangsewu Pare Kediri Terbakar
    Next Article Pria Mojokerto Ditemukan Meninggal di Kamar Kost Pare Kediri, Diduga Sudah Tiga Hari

    Info Lainnya

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56

    Waspada Penipuan Investasi Bodong, BRI Nganjuk Ingatkan Warga Jangan Tergiur Imbal Hasil Tinggi Tak Wajar

    31 Agustus 2026 - 13:45
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.