Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Pria Mojokerto Ditemukan Meninggal di Kamar Kost Pare Kediri, Diduga Sudah Tiga Hari

    Pria Mojokerto Ditemukan Meninggal di Kamar Kost Pare Kediri, Diduga Sudah Tiga Hari

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 26 Mei 2026 - 23:12
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Polisi evakuasi mayat di rumah kos Pare Kediri. [nanik/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Warga Dusun Parerejo, Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam kamar kost pada Rabu (26/5/2026) siang. Korban diketahui bernama Feri Dedik Firmanto (38), warga Dusun Jajar, Desa Jasem, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

    Peristiwa tersebut terungkap setelah salah satu penghuni kost yang menempati kamar di sebelah korban mencium bau tidak sedap sejak pagi hari. Karena merasa curiga dan tidak berani membuka kamar sendiri, saksi kemudian menghubungi penghuni lain serta melaporkan kondisi tersebut kepada perangkat desa dan petugas Bhabinkamtibmas Desa Gedangsewu.

    Sekitar pukul 12.00 WIB, perangkat desa bersama petugas mendatangi lokasi di Jalan Gatot Kaca, Dusun Parerejo. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia di dalam kamar kost. Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi, korban diperkirakan telah meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan.

    Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji melalui Kapolsek Pare AKP Rudi Darmawan menjelaskan, berdasarkan keterangan di lokasi, korban diperkirakan telah meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan.

    “Setelah bhabinkamtibmas beserta perangkat desa masuk ternyata bau busuk tersebut bersumber dari orang yang sudah meninggal di dalam Kost tersebut, yang diperkirakan kurang lebih 3 harian, selanjutnya melaporkan ke jadian tersebut ke Polsek pare,” terangnya.

    Lebih lanjut, Rudi menjelaskan, bahwa saksi menyebut terakhir kali melihat korban pada Sabtu (23/5/2026) malam. Sementara rekan kerja korban mengaku terakhir bertemu saat korban selesai bekerja dan hendak pulang pada hari yang sama.

    Informasi awal menyebut korban memiliki riwayat gangguan asam lambung. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan awal bersama tim kesehatan dan identifikasi.

    Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
    Untuk sementara, korban diduga meninggal dunia akibat kondisi kesehatan yang dideritanya.

    “Dari hasil pemeriksaan team kesehatan puskesmas Sidorejo dan team Inafis Polres tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Penyebab korban meninggal dunia diduga penyakit asam lambung yang di derita korban,” jelasnya.

    Peristiwa tersebut selanjutnya ditangani oleh pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut.

    Pihaknya mengimbau masyarakat agar saling peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama di lingkungan kost dan tempat tinggal bersama, sehingga kondisi darurat dapat lebih cepat diketahui dan ditangani. Dan jangan ragu melapor ke pihak terkait apabila membutuhkan bantuan lebih lanjut. [nik/ang]

    Berita Kediri Mayat di Rumah Kos Penemuan Mayat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleTinjau Renovasi Rutilahu Warga Pocanan, Wali Kota Kediri Sebut Gotong Royong Jadi Solusi
    Next Article Pemkot Kediri Salurkan Sapi Kurban ke Masjid Agung, Mbak Wali Tekankan Semangat Gotong Royong

    Info Lainnya

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56

    Waspada Penipuan Investasi Bodong, BRI Nganjuk Ingatkan Warga Jangan Tergiur Imbal Hasil Tinggi Tak Wajar

    31 Agustus 2026 - 13:45
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.