Kediri (tahukediri.id) – Pasca Isra Mikraj, harga daging ayam di Pasar Pamenang, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri mulai naik. Kini harga per kilogramnya menjadi Rp34.000.
Salah satu pedagan ayam di Pasar Pamenang Pare Endang (43) mengatakan bahwa naikya harga ayam ini terjadi mulai hari Senin. Namun tidak secara drastis, melainkan seribu per harinya.
“Mulai Senin kemarin naik seribu-seribu. Sekarang Rp34 (ribu) . Sudah dua hari ini Rp34 (ribu),” ujarnya pada reporter tahukediri.id, Jumat (23/1/2026).
Menurutnya, setelah Isra Miraj, Pasar Pamenang Pare menjadi sepi dan permintaan daging ayam menjadi berkurang.
“Seminggu kemarin pas Isra Miraj rame. Setelah itu sepi, permintaan berkurang,” imbuhnya.
Hal senada juga disampaikan Bu Um (63) pedagang ayam yang menjajakan dagangannya di dalam pasar. Ia mengatakan bahwa harga daging ayam potong sudah naik lima harian.
“Lima harian ini naik. Tapi naiknya seribu-seribu,” ujarnya.
Sementara untuk harga ayam kampung cenderung stabil di kisaran Rp75.000-Rp70.000. Begitu juga dengan harga dading sapi yakni Rp105.000- Rp110.000 per kg.
Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perternakan (DKPP) Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih membenarkan adanya kenaikan harga pada daging ayam di Kediri. Namun ia pastikan produksi masih stabil.
“Dari pantauan, harga ayam ras mengalami kenaikan, namun produksi masih stabil,” terangnya.
Pemerintah daerah terus memantau kondisi pasokan pangan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi khususnya menjelang Ramadhan nanti.
“Meski harga naik, produksk tetap aman dan pasokan cukup. Kami terus memantau perkembangan harga di pasar agar masyarakat tetap tetap mendapatkan ayam dengan harga wajar,” tandas Tutik. [nik/ang]

