Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Wali Kota Kediri Ajak Pesantren Bersinergi Wujudkan Lingkungan Aman dan Bermartabat Bagi Santri

    Wali Kota Kediri Ajak Pesantren Bersinergi Wujudkan Lingkungan Aman dan Bermartabat Bagi Santri

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 24 Oktober 2025 - 20:59
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kediri untuk terus memperkuat sinergi dengan pondok pesantren dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bermartabat bagi para santri, khususnya santriwati.

    Hal tersebut disampaikan Wali Kota Vinanda dalam sambutannya di Seminar Pesantren Ramah Anak Dalam Rangka Hari Santri Nasional 2025 bertajuk “Dari Pesantren untuk Anak: Membangun Lingkungan Aman dan Bermartabat, yang digelar di Pondok Pesantren Lirboyo, Jumat (24/10).

    “Kita semua tahu bahwa pondok pesantren adalah tempat yang mulia, tempat menimba ilmu agama, akhlak, moral, serta membentuk karakter generasi yang beriman dan berilmu. Namun di tengah perkembangan zaman, pesantren juga menghadapi berbagai tantangan, salah satunya terkait isu keamanan dan keselamatan anak, terutama santriwati, ujar Vinanda.

    Disebutkan, berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Kediri, pada tahun 2025 tercatat 42 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di bawah 18 tahun, meningkat dibanding tahun 2024 yang berjumlah 33 kasus.

    Meski angka tersebut menunjukkan peningkatan, Vinanda mengapresiasi keberanian para pelapor yang telah menggunakan kanal pengaduan resmi seperti Call Center PPA Kota Kediri. Ia menilai hal ini sebagai tanda bahwa kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap isu perlindungan anak semakin meningkat.

    “Kondisi ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa melindungi anak, terutama yang sedang menuntut ilmu di pesantren, adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

    Vinanda menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kediri siap bersinergi dengan pesantren, memperkuat koordinasi antara DP3AP2KB, Dinas Pendidikan, Polres, dan Kemenag agar setiap pesantren memiliki mekanisme pencegahan dan penanganan kasus yang efektif.

    Menurut Vinanda momentum ini juga menjadi bagian dari semangat peringatan Hari Santri 22 Oktober 2025 yang mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia” serta sejalan dengan misi pemerintah dan pesantren dalam mencetak generasi berkarakter, berilmu, serta berakhlak mulia.

    “Santriwati memiliki peran penting dalam membangun peradaban bangsa. Mereka adalah calon pemimpin, pendidik, dan ibu bangsa yang akan menentukan arah kehidupan di masa depan. Pemberdayaan perempuan di pesantren akan menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian, sejalan dengan nilai-nilai Islam dan kearifan pesantren,” imbuhnya.

    Menutup sambutannya, Wali Kota Vinanda berharap kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi di Pondok Pesantren Lirboyo melalui kegiatan tersebut dapat menginspirasi semakin banyak pesantren untuk memperkuat peran perempuan dan memastikan pesantren menjadi rumah ilmu sekaligus tempat yang aman bagi anak-anak.

    “Anak yang tumbuh di lingkungan aman, InsyaAllah akan menjadi generasi yang kuat, berilmu, dan berakhlak mulia,” pungkasnya. ***

    Reporter : Nanik Dwi Jayanti

    Pesantren Santri Wali Kota Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePeringati Hari Santri 2025 : Menteri PPA Ajak Pesantren Bersinergi Cegah Kekerasan Anak
    Next Article DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri Resmikan “Rumah Aspirasi Rakyat” untuk Tampung Suara Masyarakat

    Info Lainnya

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Pemkab Kediri Intensifkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah

    16 Juli 2026 - 20:26
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.