Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Warga Kediri Antusias Berburu Ikan Saat Peladu, Pemkot Ingatkan Bahaya Arus Sungai Brantas

    Warga Kediri Antusias Berburu Ikan Saat Peladu, Pemkot Ingatkan Bahaya Arus Sungai Brantas

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 18 Mei 2026 - 21:58
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Ringkasan Berita:

    • Pemkot Kediri mengingatkan warga waspada saat peladu Waduk Wlingi dan Lodoyo.
    • Debit Sungai Brantas diperkirakan naik dengan arus lebih deras mulai sore hari.
    • Banyak warga antusias berburu ikan di tepi sungai saat fenomena peladu.
    • BPBD Kota Kediri menyiagakan personel, perahu penyelamat, dan perlengkapan evakuasi.

    Kediri (tahukediri.id) – Pemerintah Kota Kediri mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat pelaksanaan peladu atau flushing Waduk Wlingi dan Lodoyo yang menyebabkan debit air Sungai Brantas meningkat di wilayah Kota Kediri, Senin, 18 Mei 2026.

    Fenomena peladu yang rutin dilakukan setiap tahun itu disambut antusias warga yang berburu ikan di sepanjang aliran Sungai Brantas. Namun di sisi lain, pemerintah mengingatkan potensi bahaya akibat arus sungai yang menjadi lebih deras.

    Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kediri, Endang Kartika Sari, mengatakan peningkatan debit air diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 18.00 WIB sehingga masyarakat diminta tidak terlalu mendekati bibir sungai.

    “Nantinya debit air juga dipastikan naik dan kecepatan aliran menjadi lebih kencang. Jadi masyarakat diminta berhati-hati dan tidak terlalu mendekat ke tepi sungai. Harapan kami tidak ada yang terpeleset maupun insiden yang membahayakan, khususnya di wilayah Kota Kediri,” katanya.

    Menurut Endang, berdasarkan pantauan bersama petugas gabungan, banyak warga tampak bersiap di tepian sungai sambil membawa jaring untuk menangkap ikan yang muncul ke permukaan saat peladu berlangsung.

    Kondisi tersebut dinilai memerlukan perhatian serius agar tidak terjadi kecelakaan di sepanjang aliran Sungai Brantas.

    “Warga sudah banyak yang bersiap di tepi sungai sambil membawa jaring. Nah, itu yang terus kami imbau agar lebih berhati-hati karena kami tidak ingin terjadi insiden yang membahayakan di Kota Kediri,” tambahnya.

    Peladu merupakan proses pembersihan waduk guna mengurangi sedimentasi agar kapasitas tampung air tetap optimal, khususnya untuk mendukung kebutuhan irigasi pertanian.

    “Kalau untuk Kota Kediri memang manfaatnya tidak dirasakan secara langsung. Namun, peladu bermanfaat bagi waduk agar tidak terjadi endapan yang terlalu tinggi. Kalau endapan di waduk terlalu tinggi, kapasitas tampung air akan berkurang. Akibatnya, air yang digunakan untuk mengairi sawah juga menjadi lebih sedikit,” jelas Endang.

    Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, mengatakan pihaknya bersama unsur relawan telah melakukan apel siaga dan patroli di sepanjang Sungai Brantas.

    “Tadi sekitar pukul 15.00 lebih sedikit ada apel yang dipimpin langsung oleh Bu Pj Sekda bersama para relawan dari berbagai unsur. Setelah apel, kami menyusuri sungai sampai ke area Masjid Agung. Memang sudah banyak masyarakat yang mencari ikan, jadi teman-teman yang siaga untuk pengamanan juga sudah banyak,” katanya.

    Petugas gabungan juga memberikan edukasi langsung kepada warga yang melakukan aktivitas pemancingan maupun penjaringan ikan agar tetap mengutamakan keselamatan.

    “Kami tidak mungkin melarang karena masyarakat yang datang sangat banyak. Jadi kami hanya mengimbau agar tidak terlalu dekat dengan bibir sungai, tetap hati-hati, menjaga jarak, dan selalu mengutamakan keselamatan,” ujarnya.

    Sebelumnya, sosialisasi keselamatan juga telah dilakukan di sejumlah titik penyeberangan sungai, termasuk dua titik di Manisrenggo dan satu titik di Ngronggo.

    “Kami menyampaikan kepada para penambang tambangan agar mengutamakan keselamatan dan kehati-hatian,” imbuhnya.

    Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kota Kediri menyiagakan sekitar 30 personel gabungan, dua perahu penyelamat, pelampung, dan perlengkapan pertolongan pertama di sejumlah titik rawan seperti kawasan Jembatan Lama, Jembatan Baru, hingga sekitar Masjid Agung.

    Pemerintah Kota Kediri juga telah mengirimkan surat imbauan kepada seluruh kelurahan yang berada di sepanjang aliran Sungai Brantas agar diteruskan kepada masyarakat.

    “Untuk pengamanan kami siaga penuh selama 24 jam mulai hari ini. Kalau ada kondisi darurat, masyarakat bisa langsung menghubungi Halo 112 atau call center BPBD karena layanan tersebut bebas pulsa dan langsung terhubung dengan petugas,” pungkas Joko. [nik/ang]

    Berita Kediri Pemkot Kediri Pladu Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleDP2KBP3A Dampingi Korban Dugaan Pencabulan Tokoh Agama di Ngadiluwih Kediri
    Next Article Koper Bertanda Boneka dan Pita Warnai Persiapan Keberangkatan Haji Jemaah Kota Kediri

    Info Lainnya

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.