Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Warga Pertanyakan Perbaikan Jalan Rusak Gedangsewu Kediri

    Warga Pertanyakan Perbaikan Jalan Rusak Gedangsewu Kediri

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 9 November 2025 - 19:17
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Jalan Imam Bonjol, Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri rusak butuh perbaikan. [Nanik/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Jalan Imam Bonjol, Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri merupakan salah satu jalan utama yang kerap dilalui oleh kendaraan besar mulai dari bus antar kota, truk bermuatan berat, hingga pertamina. Hal tersebut sering kali menyebabkan kerusakan jalan hingga terkenal dengan jalan “Goyang-goyang Papringan” karena banyaknya jalan berlubang dan bergelombang.

    Beriel, warga yang tinggal di sekitar jalan rusak tersebut menuturkan, bahwa sejak dirinya masih duduk di bangku sekolah dasar, jalan tersebut tidak pernah tersentuh perbaikan permanen.

    “Sejak saya masih SD, sekitar umur 9 tahun, jalan ini belum pernah diperbaiki. Cuma yang arah timur perempatan itu sama barat bertigaan pasar sapi saja yang kemarin baru diperbaiki, tapi sini enggak. Jadi kalau naik bus dan mau turun di sini, sopir sudah tahu, bilangnya turun di Jalan goyang-goyang Papringan,” ujar Beril pada reporter tahukediri.id, Sabtu (8/11).

    Beriel melanjutkan, hal tersebut yang kemudian membuatnya bersama warga lainnya bertanya-tanya mengapa hanya dibagian ujung saja tetapi bagian tengahnya tidak.

    “Warga sini juga banyak yang bertanya-tanya, kenapa hanya di ujung saja, dibagian sini enggak. Pikirnya saya dulu pas bagian tebu arah pertigaan pasar sapi itu diperbaiki, disini juga diperbaiki ternyata enggak,” tambahnya.

    Untuk diketahui, kerusakan Jalan Imam Bonjol Gedangswu Etan telah diperbaikan tapi hanya arah perempatan lampu merah dan arah pertigaan pasar sapi, sedangkan kerusakan lainnya sekitar 500 meter dari dua arah tersebut masih berlubang dan bergelombang.

    Menurut Beril, kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang sering kali menyebabkan kecelakaan, terutama saat malam hari atau musim hujan.

    “Kalau hujan, airnya kan menggenang, jadi enggak kelihatan lubangnya, jadi jatuh. Pernah ada yang jatuh, bahkan sampai meninggal karena ketabrak truk. Tahun ini saja sudah sering yang jatuh,” imbuhnya.

    Hal senada disampaikan oleh Ketua RT 41/RW 11 Purwantoro, yang mengonfirmasi bahwa jalan tersebut belum pernah diperbaiki secara menyeluruh.

    “Belum pernah ada perbaikan permanen, hanya tambal-tambal saja. Paling tiga bulan sudah rusak lagi,” jelasnya.

    Purwantoro menambahkan, pihaknya dulu sudah pernah laporan saat status jalan belum diketahui.

    “Ya, dulu sudah pernah laporan, cuman jalurnya nih yang masih tanda tanya, gitu. Ini yang saya anggap jalur provinsi, ya. Terus kenyataan baru ini katanya kok kabupaten, gitu,” katanya.

    Lebih lanjut Purwantoro mengatakan, selain kerusakan jalan, minimnya lampu penerangan jalan umum (PJU) di kawasan tersebut, juga memperparah risiko kecelakaan.

    “Kami sudah lapor soal lampu, tapi katanya disuruh usaha sendiri. Ya, berat juga kalau harus swadaya,” tambahnya.

    Warga berharap pemerintah kabupaten segera turun tangan memperbaiki kondisi jalan tersebut.

    “Harapannya ini juga bisa diperbaiki, karena risiko juga kalau hujan,” pungkasnya. ***

    Reporter : Nanik Dwi Jayanti

    Gedangsewu Jalan Rusak kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleDiduga Korsleting Powerbank, Bengkel di Ngasem Kediri Terbakar
    Next Article Bukan Libur Panjang! Ong Kim Swee ‘Geber’ Persik Kediri Selama FIFA Matchday, Siap Hajar Persija & Semen Padang

    Info Lainnya

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Pemkab Kediri Intensifkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah

    16 Juli 2026 - 20:26
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.