Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»Kuliner»Lumpur Bakar Nduk D’tha, Jajanan Jadul Rasa Kekinian Pertama di Pare Kediri

    Lumpur Bakar Nduk D’tha, Jajanan Jadul Rasa Kekinian Pertama di Pare Kediri

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti Kuliner 12 November 2025 - 20:02
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Lumpur Bakar Nduk D'tha, pedagang kaki lima di Jl. PB Sudirman Pare
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Kue lumpur, jajanan jadul yang sudah jarang ditemukan di pasaran, kini hadir di Kediri dengan sajian yang lebih kekinian tapi tidak menghilangkan rasa tradisionalnya.

    Adalah Lumpur Bakar Nduk D’tha, pedagang kaki lima di Jl. PB Sudirman Pare, Kabupaten Kediri ini menyajikan inovasi kue lumpur tradisional yang dipadukan dengan sentuhan kekinian dalam cita rasa dan penyajiannya.

    “Ini sebenarnya jajanan jadul yang dikemas modern. Kalau jadulnya tetap ada, tapi kita tambahkan topping seperti nangka dan kelapa muda biar lebih menarik,” kata Dhita, pemilik Lumpur Bakar Nduk D’tha.

    Selain gemar berkuliner, Dhita mencoba inovasi kue lumpur ini karena terinspirasi dari Bu Lilik, pelopor Lumpur Bakar khas Sidoarjo. Jajanan ini juga sebelumnya belum ada di Pare.

    “Saya suka kuliner, jadi sering cari-cari ide yang belum ada. Kebetulan di rumah juga punya dapur untuk catering dan snack box, jadi sekalian saya kembangkan,” ujarnya pada reporter tahukediri.id.

    Menurut Dhita, meskipun beberapa daerah seperti Malang dan Batu memiliki versi serupa seperti Lumpur Arab, tapi kreasinya tetap memiliki ciri khas tersendiri. Lumpur Bakar Nduk D’Tha dimasak dengan cara tradisional menggunakan arang, memberikan aroma khas yang tak didapat dari pemanggang modern.

    “Kalau kue lumpur biasanya kan apinya pakai api bawah saja. Kalau lumpur bakar ini kan apinya atas bawah. Dari bahannya pun juga beda,” terangnya.

    Selain varian original, wanita usia 43 tahun juga menawarkan rasa nangka dan kelapa muda. Harganya pun sangat terjangkau — mulai Rp2.500 untuk versi original, dan Rp3.000 untuk yang bertopping. Pelanggan juga bisa membeli paket isi enam dengan harga hemat Rp15.000.

    Menariknya, Dhita menargetkan produk ini untuk kalangan usia menengah ke atas. “Kalau remaja biasanya lebih suka topping keju atau cokelat, tapi saya justru menyasar yang lebih dewasa, yang kangen rasa jajanan jadul,” ujarnya.

    Dalam sehari, Dita mampu mengolah sekitar dua galon adonan yang menghasilkan 60 hingga 70 porsi lumpur bakar. Ia berjualan setiap hari mulai pukul 08.00 hingga habis, sementara saat Car Free Day sudah buka sejak pukul 06.00 pagi.

    Meski buka di lapak sederhana, tetapi produk Lumpur Bakar Nduk D’tha yang telah berdiri selama 2 tahun ini sudah memiliki sertifikasi halal, dan surat ijin resmi lainnya. ***

    Reporter : Nanik Dwi Jayanti

    kediri Kuliner Lumpur Bakar Pare
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleSinergi Cegah Tuberkolosis, Mbak Vinanda Beri Arahan Langsung kepada Kader Kilisuci
    Next Article Dekranasda Kabupaten Kediri Perkenalkan Batik Trinayana

    Info Lainnya

    Zuppa Soup Keliling di Pare Kediri, Kisah Irul Menjual Kuliner Italia dengan Harga Ramah Pelajar

    13 Juni 2026 - 19:36

    Kisah Inspiratif Nurul Mustofa, Mantan Dishwasher Sukses Rintis Mie Ayam Bakso Mendunia di Kediri

    28 Mei 2026 - 16:24

    Harga Bahan Naik, UMKM Kediri Ini Pilih Stabilkan Harga dan Genjot Produksi

    14 April 2026 - 19:41

    Lonjakan Harga Kacang Tanah, Nasi Pecel di Kediri Terpaksa Naikkan Harga

    11 April 2026 - 18:11

    Berkah Mudik Lebaran, Omzet Getuk Pisang Kak Leman Melonjak 3 – 5 Kali Lipat

    28 Maret 2026 - 16:08

    Arus Balik Lebaran, GTT Pusat Oleh-oleh Khas Kediri Diserbu Pemudik

    26 Maret 2026 - 19:00
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.