Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Sinergi Cegah Tuberkolosis, Mbak Vinanda Beri Arahan Langsung kepada Kader Kilisuci

    Sinergi Cegah Tuberkolosis, Mbak Vinanda Beri Arahan Langsung kepada Kader Kilisuci

    Mohamad EdyMohamad Edy News 11 November 2025 - 22:03
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memberikan arahan kepada kader kilisuci tentang penanganan Tuberkolosis. Arahan tersebut disampaikan dalam acara Edukasi Tatalaksana Investigasi Kontak dan Infeksi Laten Tuberkolosis, Selasa (11/11/2025). Acara berlangsung di Ballroom Lotus Garden dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

    “Perjuangan untuk menangani TBC belum berakhir. Sampai saat ini TBC masih menjadi masalah kesehatan serius. Indonesia masih menjadi peringkat kedua untuk negara dengan beban tinggi di dunia,” ujarnya.

    Mbak Vinanda memaparkan bahwa sesuai data dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur per Oktober 2025, cakupan penemuan dan pengobatan Tuberkolosis di Jawa Timur masih tercapai 65% dari target 90%. Sedangkan di Kota Kediri saat ini ditemukan kasus 1.372 Tuberkolosis dari target 1.528 kasus yang ditentukan oleh Kementerian Kesehatan atau sebesar 89,7%. Selain itu masih ada pekerjaan rumah yang perlu dituntaskan. Antara lain angka keberhasilan pengobatan yang masih tercapai 76% dari target 90%. Sedangkan capaian investigasi kontak secara total masih 57,62% dari target 100%. Serta pemberian terapi pencegahan tuberkolosis pada kontak serumah 18,42% dari target 72%.

    “Saya juga mendapat informasi dari dr.Fahmi bahwa untuk penemuan kasus sebenarnya di Kota Kediri sudah melampaui target meskipun sebagian penderita TB itu bukan penduduk Kota Kediri. Hal ini pun yang mejadikan selama dua tahun terakhir Kota Kediri menjadi kabupaten/kota dengan prosentase penemuan semua kasus TBC terbesar di Jawa Timur,” ungkapnya.

    Wali kota termuda ini mengatakan, tantangan yang harus dihadapi adalah melakukan tracing dan tindak lanjut pengobatan. Oleh karena itu dalam rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional 2025, Dinas Kesehatan Kota Kediri mengadakan acara ini. Harapannya dari kegiatan ini para kader semakin paham bagaimana pelaksanaan investigasi kontak yang benar. Serta dapat memberikan informasi di masyarakat. Sehingga nantinya dapat membantu kader dalam mengingkatkan capaian investigasi kontak.

    “Saya mengapresiasi kepada panjenengan semua telah berkolaborasi dan menanggulangi kasus TB di Kota Kediri. Memang dalam melakukan pendampingan dibutuhkan kesabaran. Pasien ini pengobatannya harus konsisten dan telaten,” pungkasnya.

    Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Fahmi Adi menambahkan kegiatan ini diikuti oleh tiga perwakilan di setiap kelurahan, PC Promkes 9 Puskesmas, dan PC TB 9 Puskesmas. Harapannya setelah mengikuti kegiatan ini para kader semakin paham dan mengerti bagaimana menangani kasus TB. “Begitu banyak pasien TB di sekitar. Selaku kader harus mengerti TB latent dan aktif. Jadi langsung paham dan tahu langkah apa yang diambil,” imbuhnya.

    Turut hadir, jajaran Dinas Kesehatan Kota Kediri, narasumber, kader kilisuci, dan tamu undangan lainnya.

    Mbak Vinanda Pemkot Kediri tuberkolosis
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePolres Kediri Ringkus 15 Tersangka Selama Operasi Sikat Semeru 2025
    Next Article Lumpur Bakar Nduk D’tha, Jajanan Jadul Rasa Kekinian Pertama di Pare Kediri

    Info Lainnya

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    Waspada Penipuan Investasi Bodong, BRI Nganjuk Ingatkan Warga Jangan Tergiur Imbal Hasil Tinggi Tak Wajar

    31 Agustus 2026 - 13:45

    Dari Konter Sembako Jadi Agen BRILink, Rere Cell Andalan Transaksi Keuangan Warga Ngronggot Nganjuk

    30 Agustus 2026 - 20:02
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.