Kediri (tahukediri.id) – Di balik rindangnya pepohonan di lereng Gunung Kelud, tersimpan sebuah destinasi wisata alam yang belakangan semakin populer di kalangan wisatawan. Namanya Wisata Kali Bening, sebuah kawasan wisata di wilayah sawahan Desa Kunjang, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, yang menawarkan aliran sungai jernih, udara sejuk, serta hamparan rumput hijau yang cocok untuk piknik hingga berkemah.
Suasana alam yang masih asri menjadi daya tarik utama tempat ini. Deretan pepohonan besar menghadirkan keteduhan alami, sementara aliran sungai yang dangkal dan bening menjadK tempat favorit anak-anak bermain air. Banyak pengunjung memanfaatkan kawasan tersebut untuk menggelar tikar bersama keluarga, menikmati bekal, hingga sekadar melepas penat dari hiruk pikuk perkotaan.
Salah seorang pemilik warung di kawasan wisata, Indah (bukan nama sebenarnya), mengatakan Kali Bening mulai dikenal masyarakat sekitar empat tahun terakhir. Kawasan tersebut berada di lahan Hak Guna Usaha (HGU) Sumberlumbu yang dikelola PT SGN KSO Kebun Dhoho.
“Empat tahun ini sudah ada. Yang jaga komunitas Pasukan Entek Golek,” ujarnya, Senin (29/6/2026).
Menurut Indah, popularitas Kali Bening meningkat pesat setelah banyak foto dan video keindahannya beredar di media sosial. Bahkan pada 2025 lalu, destinasi ini sempat dikunjungi enam wisatawan asal Kanada yang memilih bermalam dengan mendirikan tenda di kawasan tersebut.
“Tahun 2025 kemarin enam orang dari Kanada camping di sini. Ya taunya dari sosmed mungkin,” katanya.

Ramainya kunjungan wisatawan juga membawa dampak positif bagi perekonomian warga sekitar. Saat akhir pekan maupun musim liburan, sedikitnya sepuluh warung beroperasi melayani kebutuhan pengunjung, mulai dari makanan ringan, minuman, hingga kebutuhan sederhana bagi para wisatawan.
Tak hanya berjualan, para pemilik warung juga turut menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan wisata.
“Fungsi warung ini selain jualan juga menjaga lingkungan sini,” jelasnya.
Karena itu, pengunjung juga diimbau ikut menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan agar keindahan kawasan tetap terjaga.
Selain menjadi destinasi rekreasi, Kali Bening juga dimanfaatkan sebagai lokasi edukasi lingkungan. Di kawasan tersebut dilakukan penanaman berbagai bibit tanaman buah, seperti durian dan alpukat, sebagai bagian dari upaya penghijauan sekaligus menjaga kelestarian kawasan lereng Gunung Kelud.
Pengelola bersama komunitas setempat juga berencana menambah fasilitas penunjang berupa kamar mandi yang lebih representatif agar kenyamanan pengunjung semakin meningkat.
“Ke depan rencana akan membangun kamar mandi. Sumbangan dari lurah Rp500 ribu, selainnya dari warung dan komunitas sini,” terangnya.
Dengan panorama alam yang masih alami, udara yang sejuk, serta biaya wisata yang relatif terjangkau, Wisata Kali Bening menjadi salah satu destinasi alternatif di Kabupaten Kediri yang layak masuk daftar kunjungan.
Bagi pecinta wisata alam, lokasi ini menawarkan pengalaman menikmati sungai jernih, bersantai di bawah rindangnya pepohonan, hingga berkemah di suasana lereng Gunung Kelud yang tenang dan menyegarkan. [nik/ang]

