Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»BNN Ungkap Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Ganja asal Thailand, untuk Liquid Vape

    BNN Ungkap Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Ganja asal Thailand, untuk Liquid Vape

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 3 Juli 2026 - 15:26
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Kepolisian Daerah Jawa Timur berhasil menggagalkan penyelundupan 3,37 ton kuncup ganja asal Thailand dari jaringan narkotika internasional di pergudangan Prambanan Bizland Blok SA-33 Cerme, Kabupaten Gresik, Rabu (1/7/2026).

    Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Suyudi Ario Seto mengatakan, selain menyita barang bukti barang bukti berupa 3,37 ton narkotika jenis kuncup bunga cannabinoid (cannabis buds), petugas gabungan juga mengamankan 12 orang yang diduga terlibat dalam rangkaian proses importasi.

    “Pengungkapan ini merupakan implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya penguatan pemberantasan narkoba melalui sinergi antarlembaga,” katanya, Kamis (2/7/2026).

    Banner Promo

    Menurutnya kasus tersebut menjadi
    pengungkapan pertama di Indonesia terhadap penyelundupan cannabis buds melalui jalur
    perdagangan internasional dan kepabeanan resmi menggunakan kontainer.

    Lebih Lanjut Suyudi Ario Seto menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi intelijen mengenai pengiriman kontainer dari
    Pelabuhan Tanjung Priok menuju sebuah gudang di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

    Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan melakukan analisis dokumen kepabeanan, pemetaan jaringan, serta surveillance terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam proses importasi hingga akhirnya melakukan tindakan secara serentak di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

    Dari hasil operasi, petugas mengamankan empat kontainer yang berisi narkotika jenis kuncup bunga cannabinoid dengan dua modus penyembunyian, yakni di dalam 500 koper serta di antara muatan yang dilabeli sebagai produk lateks.

    Total barang bukti yang berhasil diamankan mencapai 3.371.400 gram atau 3,37 ton bruto.

    Hasil penyelidikan sementara, mengungkapkan bahwa, jaringan tersebut dikendalikan oleh dua warga negara asing yang berada di luar Indonesia, yakni seorang warga negara Malaysia berinisial CKF alias L dan seorang warga negara Tiongkok berinisial ZL alias J.

    “Penyidik juga masih terus mendalami keterlibatan pihak lain, termasuk menelusuri aliran dana, perusahaan yang digunakan, serta kemungkinan adanya pengiriman lain dengan modus serupa,” ujarnya.

    Suyudi Ario Seto melanjutkan, berdasarkan hasil pendalaman, ganja tersebut diduga akan diolah menjadi ekstrak tetrahydrocannabinol (THC) untuk bahan baku cairan isi ulang rokok elektronik (vape).

    “Kuncup bunga cannabinoid tersebut diduga akan diolah menjadi ekstrak tetrahydrocannabinol (THC) untuk bahan baku cairan isi ulang vape,” jelasnya.

    BNN memperkirakan penyitaan tersebut telah menyelamatkan sekitar 10.114.200 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika. Selain itu, aparat juga memperkirakan potensi kerugian ekonomi yang berhasil dicegah mencapai sekitar Rp4,585 triliun.

    BNN menilai pengungkapan ini menunjukkan adanya perubahan pola operasi jaringan narkotika internasional yang mulai memanfaatkan sistem perdagangan internasional dan dokumen kepabeanan resmi sebagai kamuflase penyelundupan.

    Karena itu, penguatan kerja sama intelijen, pertukaran data kepabeanan, serta sinergi antarlembaga dinilai menjadi langkah penting untuk mendeteksi penyimpangan dalam aktivitas perdagangan internasional.

    BNN RI menegaskan akan terus memperkuat kerja sama nasional maupun internasional bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kepolisian Republik Indonesia, serta seluruh pemangku kepentingan guna memutus mata rantai peredaran gelap narkotika dan mengantisipasi perkembangan modus operandi jaringan narkotika internasional.

    BNN Ganja
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKirab Budaya Dusun Besuk Toyoresmi, Arak 10 Gunungan Cabai hingga Tahu Kuning
    Next Article Inflasi Kota Kediri Juni 2026 Capai 0,12 Persen, BPS Waspadai Kenaikan Harga Pendidikan dan BBM pada Juli

    Info Lainnya

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21

    Kunjungi KDMP Sonorejo, Menko Pangan Tekankan Penyaluran Subsidi Tepat ke Masyarakat

    15 Oktober 2026 - 19:17

    Peringati Hari Pelajar Sedunia, BLK Arsy Gas Indonesia dan ICA Ajak Siswa SMK Kartanegara Wates Masak 2.500 Porsi

    15 Oktober 2026 - 13:31
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.