Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Pemkab Kediri Intensifkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah

    16 Juli 2026 - 20:26
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 17 Juli 2026 - 22:38
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau pelaksanaan hari kelima Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) 2026
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau pelaksanaan hari kelima Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Kediri di Balai Latihan Kerja Plemahan mulai Senin (13/7/2026), pada Jumat (17/7/2026).

    Dalam kunjungannya, Mas Bup, sapaan akrabnya berkeliling melihat langsung proses latihan setiap kelas, mulai dari kelas pelatihan MUA, Barista, Barbershop, dan lainnya.

    Mas Bup menegaskan, keberhasilan pelatihan tidak berhenti saat peserta lulus, tetapi ditentukan dari sejauh mana keterampilan yang diperoleh benar-benar dimanfaatkan di dunia kerja.

    “Maka sebenarnya pelatihan itu paling pentingnya pasca pelatihannya. Mereka melanjutkan atau tidak, mereka menggunakan ilmunya atau tidak, itu di situ kata kuncinya. Itu ya,” ujarnya.

    Program PBK 2026 sendiri membuka berbagai kelas pelatihan sesuai kebutuhan dunia industri, di antaranya barber, barista, OTKP, las, tata rias (MUA), serta kelas teknik sepeda motor (TSM) yang berasal dari usulan Musrenbang. Selain itu, Disnaker juga membuka kelas bahasa Jepang sebagai persiapan seleksi program magang ke Jepang melalui International Manpower (IM).

    Mas Bup, menjelaskan, pelatihan bahasa Jepang menjadi salah satu program strategis karena membuka peluang bagi tenaga kerja asal Kabupaten Kediri untuk bekerja di Jepang yang saat ini masih membutuhkan tenaga kerja dari Indonesia.

    “Jadi, itu program di mana Jepang membutuhkan tenaga kerja dari kita, maka kita persiapkan anak-anak di Kabupaten Kediri untuk mendapatkan pelajaran bahasa Jepang, barista, barber, las, terus semua,” Ujarnya.

    Menurut Mas Bup, meski pelaksanaan baru memasuki hari kelima, hasil program belum bisa diukur secara menyeluruh. Sebab, sebagian besar pelatihan memiliki durasi yang berbeda-beda, minimal 15 hari, bahkan ada yang mencapai 20 hingga 30 hari.

    Sementara itu, Kepala Disnaker Kabupaten Kediri Ibnu Imad menjelaskan, PBK 2026 terdiri dari pelatihan 120 Jam Pelajaran (JP) dan 240 JP. Seluruh peserta akan memperoleh sertifikat kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sedangkan peserta program 240 JP juga mendapat kesempatan mengikuti pemagangan di perusahaan mitra.

    “Dua-duanya itu semua sertifikat kompetensi BNSP. Tapi hanya bedanya, satunya ada pemagangan, ada ndak. Nah, itu dan juga lama pelatiha,” jelasnya.

    Ibnu melanjutkan, investasi terbesar pemerintah saat ini adalah pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, peserta tidak hanya dibekali kemampuan teknis (hard skill), tetapi juga keterampilan nonteknis (soft skill), seperti teknik wawancara kerja, komunikasi, hingga pembentukan karakter di dunia kerja.

    “Di beberapa kelas justru yang diperkuat adalah soft skill. Bagaimana mereka menghadapi wawancara kerja, berkomunikasi, hingga membangun attitude saat bekerja,” ujarnya.

    Khusus peserta pelatihan 240 JP, seperti kelas barista, akan menjalani pemagangan di perusahaan mitra. Kesempatan tersebut diharapkan menjadi jalan bagi peserta untuk menunjukkan kompetensi dan etos kerja sehingga berpeluang direkrut setelah masa magang berakhir.

    “Dengan dia pas saat magang, dia bisa menunjukkan kemampuan skill-nya, terus juga soft skill-nya, lah itu attitude-nya sehingga nanti harapannya setelah selesai dia bisa diterima di situ. Jelaskan eh terkait dengan diterima tidak diterima tergantung pribadi masing-masing kan. Kita siapkan terkait dengan kesiapan SDM-nya,” terangnya.

    Salah satu peserta pelatihan PBK 2026 Mira asal Banyakan mengaku, selain dirinya tertarik dengan bidang kopi, ia juga berharap selepas pelatihan bisa bekerja di bidang yang sama.

    “Yang pasti yang pertama, eh buat nambah pengalaman baru ya, apalagi aku juga tertarik di bidang kopi, terutama yang barista. Terus besar harapannya juga nanti semoga aku bisa
    kerja di bidang yang sama di bidang FnB (Food and Beverage),” ungkapnya.

    Program PBK 2026 menyasar masyarakat usia produktif, dengan mayoritas peserta berusia di bawah 30 tahun. Pemkab Kediri juga membuka peluang pemberian sertifikasi lanjutan maupun peningkatan kompetensi bagi alumni yang terus berkembang sesuai bidangnya.

    Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Kediri berharap semakin banyak tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi, tersertifikasi, serta mampu bersaing di pasar kerja nasional maupun internasional, sekaligus mendukung upaya menekan angka pengangguran di Kabupaten Kediri. [nik/ang]

    Berita Kediri Kabupaten Kediri Mas Bup PBK 2026
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleLabfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    Info Lainnya

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Pemkab Kediri Intensifkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah

    16 Juli 2026 - 20:26

    Rumah Janda di Kediri Ludes Dibakar Mantan Suami, Kerugian Capai Rp1 Miliar

    16 Juli 2026 - 20:16

    Candi Tegowangi Jadi Panggung Sastra Saraswati Sewana Yatra 2026

    16 Juli 2026 - 20:07

    Dewi Anggraeni Terpilih Aklamasi Pimpin FSI Kabupaten Kediri, Targetkan Savate Jadi Lumbung Emas Porprov

    16 Juli 2026 - 08:31

    Diduga Tersengat Listrik, Wanita Muda Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kontrakan Gampengrejo

    16 Juli 2026 - 07:38
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Pemkab Kediri Intensifkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah

    16 Juli 2026 - 20:26

    Rumah Janda di Kediri Ludes Dibakar Mantan Suami, Kerugian Capai Rp1 Miliar

    16 Juli 2026 - 20:16

    Candi Tegowangi Jadi Panggung Sastra Saraswati Sewana Yatra 2026

    16 Juli 2026 - 20:07
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.