Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Bantu Akses Perbankan Tanpa Libur, Toko Evi BRILink Werungotok Jadi Solusi Transaksi Warga Desa

    24 September 2026 - 21:57

    Dekatkan Akses Perbankan di Desa Jekek Baron, Agen BRILink Rizqi Lancar Jadi Solusi Transaksi dan Belanja Warga

    24 September 2026 - 21:41

    Hari Tani Nasional, Petani Kediri Masih Hadapi Masalah Pupuk, Hama dan Alih Fungsi Lahan

    24 September 2026 - 20:54
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Misteri Vandalisme Situs Cagar Budaya Mbah Gleyor Terungkap, Pelaku Diamankan Polisi

    Misteri Vandalisme Situs Cagar Budaya Mbah Gleyor Terungkap, Pelaku Diamankan Polisi

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 3 Agustus 2026 - 13:04
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Pelaku perusakan situs Mbah Gleyor Kediri ditangkap polisi.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Misteri aksi vandalisme yang merusak Situs Cagar Budaya Mbah Gleyor di Desa Kandat, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri akhirnya terungkap. Hasil penyelidikan Polsek Kandat berhasil mengamankan terduga pelaku pada Minggu (3/7/2026).

    Kapolsek Kandat Iptu Abdul Aziz mengatakan, pelaku merupakan seorang pria bernama Darminto (45) yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ). Ia diamankan pada saat kembali lagi ke lokasi kejadian pada hari Minggu.

    “Pada hari Minggu tanggal 2 Agustus 2026 jam 15.40 WIB Darminto datang lagi ke pemakaman umum Desa Kandat dan selanjutnya diamankan ke Polsek Kandat, namun tidak dapat dimintai keterangan karena mengalami gangguan jiwa,” ujarnya.

    Banner Promo

    Sebelumnya laporan aksi vandalisme tersebut diterima pada Jumat (31/7/2026). Petugas kemudian mendatangi lokasi dan menemukan kereta yang diyakini sebagai kendaraan Bupati Kediri kedua tersebut telah dicorat-coret menggunakan cat hijau hingga menutupi warna kayu aslinya.

    Tak hanya merusak pedati di Situs Mbah Gleyor, pelaku juga diduga melakukan aksi serupa di dua lokasi lainnya, yakni mengecat keranda jenazah di pemakaman umum Desa Kandat dan mencoret patung arca di kompleks makam keluarga Bani Sores.

    Polisi kemudian melakukan koordinasi dengan perangkat Desa Sumberejo dan berhasil mengidentifikasi pelaku, yakni Darminto (45), warga Dusun Bulurejo, Desa Sumberejo, Kecamatan Kandat. Identitas tersebut diperkuat setelah dua saksi mengenali pelaku melalui foto yang diperlihatkan petugas.

    Aziz menjelaskan, terjadinya aksi vandalisme tersebut lantaran minimnya pengamanan serta pengawasan di situs Mbah Gleyor, seperti tidak ada kunci gembok di pagar pembatas serta tidak dilengkapi dengan CCTV.

    “Terjadinya aksi vandalisme dikarenakan minimnya pengamanan serta pengawasan di situs cagar budaya Mbah Gleyor karena walaupun ada pagar pembatas namun tidak ada kunci gemboknya dan juga tidak dilengkapi dengan CCTV,” ujarnya.

    Kapolsek Kandat menambahkan, perkara ini tidak dapat dilanjutkan ke tahap penyidikan karena pelaku mengalami gangguan kejiwaan. Meski demikian, kepolisian bersama pemerintah daerah akan terus meningkatkan pengamanan di kawasan situs cagar budaya agar kejadian serupa tidak terulang.

    “Karena mengalami gangguan jiwa dan selanjutnya Kepala Desa Sumberejo membawa surat keterangan ODGJ DARMINTO dan selanjutnya di bawa ke Dinsos Provinsi Jawa Timur Unit pelaksana teknis rehabilitasi sosial Bina Laras Kediri di Ds. Butuh Kec. Kras Kab. Kediri untuk mendapatkan pengobatan jiwa,” terangnya.

    Sementara itu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri memastikan kereta di Situs Mbah Gleyor merupakan benda cagar budaya yang telah terdaftar secara resmi.

    “Sudah tercatat sebagai ODCB Kabupaten Kediri tapi untuk pengelolaan atau penempatan bisa dilaksanakan di desa,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Mustika Prayitno Adi.

    Pascakejadian vandalisme, pihaknya juga akan melakukan restorasi dengan mengembalikan warna asli kayu pada pedati serta meningkatkan sistem pengamanan melalui pemasangan gembok dan kamera pengawas (CCTV).

    Polisi juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga aset sejarah dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindakan yang berpotensi merusak benda cagar budaya maupun fasilitas umum. [nik/ang]

    Benda Cagar Budaya Berita Kediri Kabupaten Kediri Pelaku Vandalisme Situs Mbah Gleyor
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleMusim Kemarau, Peternak Ikan di Kediri Diminta Waspadai Penurunan Kualitas Air
    Next Article Berawal dari Konter Pulsa, BRILink Agen Niknok Cell di Nganjuk Hadirkan Layanan Perbankan Lebih Dekat bagi Warga Desa

    Info Lainnya

    Bantu Akses Perbankan Tanpa Libur, Toko Evi BRILink Werungotok Jadi Solusi Transaksi Warga Desa

    24 September 2026 - 21:57

    Dekatkan Akses Perbankan di Desa Jekek Baron, Agen BRILink Rizqi Lancar Jadi Solusi Transaksi dan Belanja Warga

    24 September 2026 - 21:41

    Hari Tani Nasional, Petani Kediri Masih Hadapi Masalah Pupuk, Hama dan Alih Fungsi Lahan

    24 September 2026 - 20:54

    Tertibkan Mafia Kios, Perumda Pasar Joyoboyo Kediri Surati Pedagang yang Kuasai Lebih dari 5 Unit

    24 September 2026 - 20:45

    15 Pedagang Minta Kepastian Sewa Kios, Perumda Pasar Joyoboyo Kediri Ungkap Banyak Lapak Belum Terpakai

    24 September 2026 - 20:10

    Ratusan Pedagang Pasar Bandar dan Pahing Belum Urus Legalitas, Perumda Beri Waktu 7 Hari

    24 September 2026 - 08:47
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Bantu Akses Perbankan Tanpa Libur, Toko Evi BRILink Werungotok Jadi Solusi Transaksi Warga Desa

    24 September 2026 - 21:57

    Dekatkan Akses Perbankan di Desa Jekek Baron, Agen BRILink Rizqi Lancar Jadi Solusi Transaksi dan Belanja Warga

    24 September 2026 - 21:41

    Hari Tani Nasional, Petani Kediri Masih Hadapi Masalah Pupuk, Hama dan Alih Fungsi Lahan

    24 September 2026 - 20:54

    Tertibkan Mafia Kios, Perumda Pasar Joyoboyo Kediri Surati Pedagang yang Kuasai Lebih dari 5 Unit

    24 September 2026 - 20:45

    15 Pedagang Minta Kepastian Sewa Kios, Perumda Pasar Joyoboyo Kediri Ungkap Banyak Lapak Belum Terpakai

    24 September 2026 - 20:10
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.