Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Aksi Yayasan Hijau Daun Mandiri Kediri Cegah Krisis Biodiversitas

    Aksi Yayasan Hijau Daun Mandiri Kediri Cegah Krisis Biodiversitas

    Inggar Tania LaurinaInggar Tania Laurina News 21 November 2025 - 16:54
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Yayasan Hijau Daun Mandiri Kediri melakukan aksi penyelamatan lingkungan. [Tania/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Krisis biodiversitas alias laju kepunahan keberagaman spesies yang terus meningkat mendorong Yayasan Hijau Daun Mandiri menggencarkan aksi-aksi penyelamatan lingkungan dengan melibatkan generasi muda.

    Berbasis di Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, yayasan ini aktif menggerakkan relawan untuk menjaga kelestarian hayati, mulai dari konservasi hutan kritis, penyelamatan sungai, hingga edukasi tentang tanaman endemik, pada Jumat (21/11).
    ‎
    ‎Ketua Yayasan Hijau Daun Mandiri, Endang Pertiwi, menjelaskan bahwa yayasan ini sebenarnya sudah bergerak sejak sebelum tahun 2010, meskipun legal formalnya baru terbentuk sekitar 2020.

    “Tujuannya penyelamatan lingkungan. Kita melakukan pengelolaan sampah, penyelamatan sungai, konservasi lahan kritis, penanaman di hutan, sumber mata air, hingga pembersihan sungai,” jelasnya.
    ‎
    ‎Sebagian besar relawan yang bergabung merupakan anak-anak muda, mulai dari pelajar SMA, mahasiswa, hingga yang sudah bekerja. Setiap minggu, kegiatan yayasan bisa berlangsung hingga tiga kali, meliputi seminar lingkungan dan aksi langsung seperti penanaman pohon. Gerakan ini bertujuan membangun generasi muda yang tak hanya peduli lingkungan, namun juga memahami pentingnya menjaga megabiodiversitas Indonesia.
    ‎
    ‎Menurut Endang, salah satu tantangan besar saat ini adalah minimnya pengetahuan anak muda mengenai keanekaragaman hayati di sekitar mereka. “Bahkan nama-nama tanaman endemik yang ada di lereng Wilis atau Kelud saja mereka banyak yang belum tahu. Padahal Indonesia punya megabiodiversitas luar biasa yang harus kita jaga,” ujarnya.
    ‎
    ‎Melalui program edukasi dan konservasi yang inklusif, Yayasan Hijau Daun Mandiri berupaya merangkul lebih banyak relawan muda untuk belajar bersama tentang pelestarian alam. Mereka diajak memahami pentingnya menjaga sumber mata air, merawat sungai, melindungi hutan, sekaligus mengenali vegetasi yang hidup di dalamnya.
    ‎
    ‎Endang berharap semakin banyak generasi Z dan Alpha yang terlibat dalam upaya menjaga bumi. “Anak muda harus peduli, anak muda harus tahu. Yayasan Hijau Daun mengajak semuanya, ayo kita belajar bareng dan lestarikan alam bersama.”
    ‎
    ‎Dengan mengusung tagline “Pelopor Konservasi dan Keanekaragaman Hayati”, Yayasan Hijau Daun Mandiri terus membangun jaringan relawan untuk masa depan lingkungan yang lebih hijau. ***

    Reporter : Inggar Tania Laurina

    jatim kediri Krisis Biodiversitas Yayasan Hijau Daun Mandiri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKota Kediri Jadi Panggung Kehormatan N-Lions, Tim Taekwondo Pesantren Berprestasi Nasional
    Next Article Marak Jalan Rusak di Musim Hujan, Ini Langkah PUPR Kabupaten Kediri

    Info Lainnya

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Pemkab Kediri Intensifkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah

    16 Juli 2026 - 20:26
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.