Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»BMKG Dhoho Kediri Prediksi Curah Hujan Naik 40 Persen, Warga Diminta Waspada

    BMKG Dhoho Kediri Prediksi Curah Hujan Naik 40 Persen, Warga Diminta Waspada

    Inggar Tania LaurinaInggar Tania Laurina News 27 November 2025 - 13:41
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dhoho Kediri mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim hujan ekstrem beberapa bulan ke depan. Fenomena La Nina yang kini aktif diprediksi akan mendorong kenaikan curah hujan di wilayah Kediri hingga 20-40 persen di atas normal.

    Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Dhoho Kediri, Satria, menjelaskan bahwa kondisi hujan di Kediri sudah menunjukkan anomali sejak November. “Curah hujan bulan November ini sudah berada di atas normal, sekitar 200 milimeter. Desember nanti akan meningkat menjadi 300 milimeter ke atas. Puncaknya terjadi di Januari, dengan intensitas lebih tinggi dari Desember,” jelasnya, Kamis (27/11/2025).

    Menurut Satria, total curah hujan tahunan pada 2025 mencapai 1.500 milimeter, dan kondisi basah masih akan berlangsung hingga awal April 2026 sebelum berangsur menurun. Meski begitu, prediksi jangka panjang untuk tahun mendatang belum dapat ditentukan karena BMKG hanya bisa memetakan proyeksi hingga enam bulan ke depan.

    Kenaikan curah hujan ini turut meningkatkan potensi bencana hidrometeorologi basah. “Risiko yang paling sering terjadi tentu banjir, kemudian tanah longsor, dan angin kencang,” ujar Satria. Ia menambahkan bahwa angin kencang pada musim penghujan berbeda dengan puting beliung yang biasanya muncul pada masa peralihan Oktober-November.

    Meski demikian, BMKG menegaskan bahwa seluruh peralatan pemantauan di Kediri telah memadai. Analisis prediksi diperoleh dari sistem superkomputer di BMKG Pusat yang kemudian ditampilkan di kantor-kantor daerah untuk kebutuhan monitoring cepat.

    Satria mengimbau warga Kediri untuk aktif memantau perkembangan cuaca dari kanal resmi BMKG. “Karena curah hujan diprediksi cukup tinggi, otomatis potensi bencana juga meningkat. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengikuti update melalui situs resmi BMKG, aplikasi di Playstore, atau akun media sosial kami,” tegasnya.

    Peningkatan kewaspadaan dinilai krusial agar masyarakat dapat mengantisipasi munculnya genangan, banjir tiba-tiba, longsor di wilayah rawan, serta aktivitas luar ruang yang berisiko saat hujan lebat disertai angin kencang. ***

    Reporter : Inggar Tania Laurina

    BMKG Dhoho Hujan kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKota Kediri Raih Peringkat 2 Nasional P3S 2025, Setwapres Lakukan Advokasi dan Pemantauan Program Stunting
    Next Article Prestasi Persik Kediri Jeblok, Ong Kim Swee Didepak

    Info Lainnya

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Pemkab Kediri Intensifkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah

    16 Juli 2026 - 20:26
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.