Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Tekad, Proses dan Doa Antar Nanda Raih 5 Emas Ju-Jitsu di Usia 15 Tahun

    2 September 2026 - 21:29

    Awasi Integritas Anggota, Polres Kediri Tes Urine Seluruh Personel Satresnarkoba

    2 September 2026 - 21:23

    Pramusim Usai, Persik Kediri Mulai Fokus Tatap Laga Perdana Kontra Dewa United

    2 September 2026 - 21:20
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Cuaca Tak Menentu, Dinkes Kota Kediri Perketat Deteksi TB-HIV-DBD

    Cuaca Tak Menentu, Dinkes Kota Kediri Perketat Deteksi TB-HIV-DBD

    Inggar Tania LaurinaInggar Tania Laurina News 3 Desember 2025 - 07:46
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Kediri, Hendik Suprianto
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Cuaca yang tidak menentu dalam beberapa pekan terakhir membuat sejumlah penyakit menular kembali menjadi ancaman di Kota Kediri. Dinas Kesehatan pun memperketat pengawasan dan deteksi dini untuk mencegah lonjakan kasus, terutama pada penyakit prioritas seperti TBC, HIV, dan Demam Berdarah Dengue (DBD).

    Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Kediri, Hendik Suprianto, menjelaskan bahwa TBC kini menjadi fokus nasional sekaligus prioritas daerah. “TBC itu menjadi prioritas unggulan dari Bapak Presiden Prabowo. Kasusnya di Kediri terus naik, per tahun bisa 1.000 sampai 1.900 kasus,” ujarnya.

    Selain TBC, penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) juga kembali perlu diwaspadai. Campak dan polio mulai muncul di beberapa daerah dengan cakupan imunisasi rendah. Ia menambahkan bahwa sekitar 50 persen kasus TBC di Kota Kediri berasal dari luar wilayah, seiring tingginya mobilitas penduduk yang tinggal dan bekerja di kota ini.

    “Program imunisasi harus mendapat perhatian serius. Masih ada masyarakat yang enggan imunisasi karena merasa manfaatnya belum jelas,” kata Hendik.

    Ancaman lain adalah HIV. Berdasarkan data terbaru, hingga Oktober 2025 tercatat 194 kasus HIV, dengan 45 pasien berasal dari Kota Kediri, sementara sisanya merupakan warga luar kota yang tinggal atau bekerja di wilayah tersebut. “Kota Kediri ini sentral, banyak warga luar tinggal dan bekerja di sini. Karena itu, penanganan HIV tidak boleh membeda-bedakan wilayah,” jelas Hendi. Secara persentase, sekitar 75 persen kasus HIV di Kota Kediri berasal dari luar wilayah.

    Memasuki musim penghujan, tren peningkatan kasus DBD mulai terlihat meski belum signifikan. Hendik menegaskan bahwa kewaspadaan harus dipersiapkan sejak dini. “Puncaknya biasanya Januari-Februari, bisa sampai 30 kasus per bulan. Kalau terlambat penanganan, DBD bisa fatal,” jelasnya.

    Untuk mempercepat respons, Dinkes telah membangun jejaring pelaporan 24 jam melalui grup WhatsApp bersama puskesmas dan rumah sakit. Setiap dugaan DBD wajib dilaporkan dalam 1×24 jam melalui formulir Kewaspadaan Dini Rumah Sakit (KDRS). “Begitu ada laporan, kami langsung koordinasi dengan puskesmas setempat untuk Penyelidikan Epidemiologi. Jika terbukti, dilakukan upaya pemberantasan, termasuk fogging,” paparnya.

    Puskesmas juga digerakkan untuk melakukan siaran keliling, mobilisasi kader, serta edukasi langsung ke masyarakat. Upaya ini dikombinasikan dengan langkah promotif dari Bidang Promosi Kesehatan (Promkes). “Kader menyampaikan pola perilaku hidup bersih dan sehat ke warga. Itu modal dasar untuk mencegah semua penyakit,” kata Hendik.

    Menurutnya, inti dari pencegahan penyakit adalah PHBS yang konsisten, mulai dari kebersihan rumah, cuci tangan pakai sabun, penggunaan jamban sehat, aktivitas fisik, makanan bergizi, hingga tidak merokok di dalam rumah. “PHBS itu mencakup semua hal yang bisa mencegah penyakit. Itu fondasi utamanya,” tegasnya.

    Dinas Kesehatan Kota Kediri berharap masyarakat meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca yang tak menentu, sekaligus aktif memeriksakan kesehatan jika muncul gejala. Pemerintah memastikan seluruh layanan kesehatan tetap siaga melalui sistem pelaporan cepat dan respons lintas sektor agar lonjakan penyakit menular dapat dicegah sejak awal.***

    Reporter: Inggar Tania Laurina

    Cuaca Dinas Kesehatan Kota Kediri Penyakit
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleDihajar Puting Beliung, Belasan Bangunan di Babadan Ngancar Porak-poranda
    Next Article BPBD Kediri Kirim 6 Truk Bantuan Logistik untuk Korban Bencana Sumatera, Mas Dhito: Semoga Jadi Berkah

    Info Lainnya

    Awasi Integritas Anggota, Polres Kediri Tes Urine Seluruh Personel Satresnarkoba

    2 September 2026 - 21:23

    Pramusim Usai, Persik Kediri Mulai Fokus Tatap Laga Perdana Kontra Dewa United

    2 September 2026 - 21:20

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Tekad, Proses dan Doa Antar Nanda Raih 5 Emas Ju-Jitsu di Usia 15 Tahun

    2 September 2026 - 21:29

    Awasi Integritas Anggota, Polres Kediri Tes Urine Seluruh Personel Satresnarkoba

    2 September 2026 - 21:23

    Pramusim Usai, Persik Kediri Mulai Fokus Tatap Laga Perdana Kontra Dewa United

    2 September 2026 - 21:20

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.