Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Dinkes Kabupaten Kediri Targetkan Lonjakan Cek Kesehatan Gratis 2026

    Dinkes Kabupaten Kediri Targetkan Lonjakan Cek Kesehatan Gratis 2026

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 9 Januari 2026 - 13:56
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri terus berupaya meningkatkan cakupan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Strategi ini merupakan bagian dari program nasional yang wajib dilaksanakan untuk seluruh penduduk.

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr. Ahmad Khotib, menyampaikan bahwa tantangan utama dalam pelaksanaan program ini adalah tingkat kepedulian dan partisipasi masyarakat.

    “Ya, yang jadi masalah adalah, kepedulian masyarakat untuk mengikuti program itu. Sehingga itu yang kenapa capaian kita nggak terlalu tinggi,” katanya saat ditemui usai agenda pelantikan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang Tegowangi Gedung BKAD Kabupaten Kediri, pada Jumat (9/1/2026).

    Lebih lanjut Khotib menjelaskan, beberapa upaya inovasi dilakukan Dinkes Kabupaten Kediri untuk mengatasi hal tersebut, di antaranya menggabungkan CKG dengan kegiatan penyaluran bantuan sosial, pembekalan di sekolah, kegiatan pondok pesantren, hingga agenda di institusi pemerintahan.

    “Kalau ke segala masyarakat sendiri terus terang kita sudah ke arah, ya karena sudah menganggap sebagai pemeriksaan yang biasa, sehingga animo masyarakat untuk ngikut nggih (tidak antusias),” imbuhnya.

    Menurutnya, sebagian masyarakat masih memiliki kekhawatiran untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Ketakutan akan diketahui memiliki penyakit menjadi salah satu alasan rendahnya partisipasi.

    “Masih ada anggapan takut kalau diperiksa nanti ketahuan penyakitnya. Ini yang terus kita edukasi agar masyarakat paham bahwa deteksi dini justru sangat penting,” tambahhnya.

    Sementara itu, capaian CKG pada kelompok pelajar di Kabupaten Kediri, dr. Khotib menyebut tergolong tinggi. Bahkan, cakupan pemeriksaan kesehatan pelajar mencapai hampir 90 persen.

    “Karena pelajar, kita menyasar langsung komunitasnya di sekolah, karena kebetulan juga, kita juga sebelum ada CKG itu sudah punya program skrining anak sekolah, yaitu sebagai skrining. Kalau sasaran remaja alhamdulillah cukup tinggi Kabupaten Kediri,” terangnya.

    Disebutkan, berdasarkan hasil CKG, penyakit yang paling banyak ditemukan di masyarakat Kabupaten Kediri adalah penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes.

    “Yang paling banyak adalah penyakit-penyakit yang sifatnya kronis. Darah tinggi, diabet itu yang paling cepat ketahuan, itu yang pertama. Kedua justru, kemungkinan besar justru mereka itu yang paling antusias untuk diperiksa,” katanya.

    Menatap tahun 2026, Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri menargetkan peningkatan cakupan CKG dengan terus melanjutkan strategi inovatif berbasis kegiatan masyarakat dimana sifatnya pengumpulan massa.

    “Mudah-mudahan yang diundang bukan yang yang lama-lama, sehingga kalau yang lama diundang cakupan kita enggak pernah naik karena yang diperiksa itu aja,” pungkas dr. Ahmad Khotib. [nik/tan]

    Berita Kediri Dinkes Kediri jatim
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleSPPG Tempurejo Kediri Layani 3.000 Penerima Manfaat
    Next Article Banjir Akhir 2025 Jadi Alarm Pemkot Kediri untuk Review Masterplan Drainase

    Info Lainnya

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.