Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Gus Qowim Ajak Wanita Kediri Deteksi Dini Kanker Rahim dan Payudara

    Gus Qowim Ajak Wanita Kediri Deteksi Dini Kanker Rahim dan Payudara

    Mohamad EdyMohamad Edy News 19 November 2025 - 21:35
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin menghadiri Gerakan Deteksi Dini Kanker Rahim dan Kanker Payudara, di RSUD Kilisuci, Rabu (19/11/2025). Acara ini menjadi momentum mengajak perempuan di Kota Kediri agar melakukan deteksi dini terhadap kesehatannya.

    “Acara ini untuk membangun masyarakat Kota Kediri yang sehat. Dimana deteksi kanker leher rahim dan kanker payudara ini menjadi hal yang penting. Agar ketika ada yang terdeteksi dapat tertangani dan tidak sampai ke stadium lanjut,” ujarnya.

    Gus Qowim menjelaskan gaya hidup masyarakat yang berubah, banyaknya varian makanan yang muncul dan tidak memenuhi nutrisi, kurangnya aktifitas fisik, serta mudah terpapar polusi dan radikal bebas dapat menjadi pemicu penyakit kanker.

    Kanker merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, selain stroke dan jantung. Berdasarkan data Pusat Observasi Global atau Globocan pada tahun 2022 terdapat lebih dari 408.661 kasus baru dan hampir 242.099 kematian di Indonesia. Dari jumlah tersebut, kematian tertinggi salah satunya diakibatkan oleh kanker payudara dan kanker leher rahim. Yang mana kedua penyakit tersebut identik dengan perempuan.

    “Melihat kondisi tingginya angka kesakitan dan kematian akibat kanker serviks pada penduduk Indonesia maka dianggap perlu untuk melakukan pemahaman pada masyarakat. Salah satunya adalah tindakan penemuan kasus secara cepat dengan melakukan deteksi dini kanker leher rahim melalui metode HPV DNA serta penatalaksanaan secara tepat,” jelasnya.

    Wakil Wali Kota Kediri menyampaikan apresiasi atas diadakannya kegiatan ini sekaligus dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional. Diharapkan ada serangkaian upaya dan terobosan bersama untuk mengedukasi masyarakat. Serta meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian individu untuk mau dan mampu melakukan pencegahan kanker. Untuk itu, perlu adanya kolaborasi dan kerja sama yang baik antara OPD, kelompok masyarakat serta organisasi perempuan yang ada di Kota Kediri. Agar meningkatkan capaian pemeriksaan deteksi dini.

    “Saya juga salut atas antusiasme Ibu-ibu yang ikut serta dalam kegiatan deteksi dini dimana ini menjadi penanda bahwa panjenengan semua semakin peduli akan kesehatan pribadi dan menyayangi diri sendiri. Mengingat peranan perempuan di dalam rumah tangga itu cukup besar. Jadi sebisa mungkin, panjenengan juga harus memerhatikan diri sendiri terlebih dahulu,” ungkapnya.

    Gerakan deteksi dini ini diikuti oleh masyarakat Kota Kediri, khususnya perempuan. Tak hanya mengikuti rangkaian pemeriksaan, para peserta juga diberikan materi mengenai kesehatan oleh dokter spesialis obsetri dan ginekologi Menot Agung Saptono.

    Gus Qowim Pemkot Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleMbah Semi, Lansia Purwodadi Kediri Hidup Sebatang Kara di Atas Tempat Tidur Rapuh
    Next Article Pemkot Kediri Komitmen Lawan Rokok Ilegal, Warga Bisa Lapor ke Mbak Wali 112

    Info Lainnya

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Pemkab Kediri Intensifkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah

    16 Juli 2026 - 20:26
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.