Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Mbah Semi, Lansia Purwodadi Kediri Hidup Sebatang Kara di Atas Tempat Tidur Rapuh

    Mbah Semi, Lansia Purwodadi Kediri Hidup Sebatang Kara di Atas Tempat Tidur Rapuh

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 19 November 2025 - 20:05
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Mbah Semi, lansia di Kediri hidup sebatang kara. [Nanik/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Di sebuah rumah sederhana di Desa Purwodadi, RT 03 RW 06, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, seorang lansia bernama Mbah Semi (75) yang menjalani hari-harinya dalam kondisi serba terbatas.

    Hidup sebatang kara dan tidak lagi mampu bergerak mandiri, ia bergantung penuh pada perhatian ponakannya, Sunartin (37), seorang ibu rumah tangga yang sekaligus merawat ayahnya yang juga sudah lanjut usia dan suaminya Andik Setiawan (43), yang bekerja sebagai pekerja serabutan.

    Menurut Sunartin, Mbah Semi sudah tak bisa jalan selama dua tahun sejak terjatuh di kamar mandi dan mengalami stroke.

    “Satu tahun itu ngesot. Bisa turun ke bawah tapi nggak bisa naik ke atas. Dibawa ke rumah sakit nggak mau,” ujar Sunartin pada reporter tahukediri.id, Rabu (19/11).

    Sebelum tinggal di rumah yang ia tempati sekarang, Mbah Semi sempat berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya. “Dua bulan nggak betah disana, pindah. Satu bulan nggak betah di sana, pindah lagi. Baru akhirnya tinggal di rumah ini,” tambahnya.

    Kini, tempat tidur yang menjadi satu-satunya area aktivitas Mbah Semi pun kondisinya memburuk. Kayu penyangga dipan sudah patah sehingga tidak lagi layak digunakan.

    Sunartin mengungkapkan, beberapa waktu lalu, Dinas Sosial Kabupaten Kediri sempat memberi bantuan berupa sembako dan popok dewasa. Babinsa setempat juga pernah mendatangi rumah Mbah Semi, namun sang nenek menolak ditemui karena kondisinya yang tidak stabil.

    “Waktu itu ada dinsos kesini ngasih sembako sama pampers. Terus Babinsa kemarin juga kesini tapi mbah ngamuk nggak mau ditemui,” ujarnya.

    Sunartin menyampaikan bahwa kebutuhan terbesar Mbah Semi saat ini adalah popok dewasa. Untuk keluarga dengan kondisi ekonomi pas-pasan, dan mengandalkan bantuan PKH, kebutuhan rutin ini menjadi beban yang cukup berat.

    “Harapannya ada bantuan pampers, ini mbah satu minggu satu bungkus,” ujarnya.

    Koordinator Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Jawa Timur Arif Witanto mengatakan, dalam kesendiriannya itu ia sudah tak berdaya lagi untuk berbuat mandiri bagi dirinya sendiri dan harus seringkali dibantu oleh orang-orang yang peduli disekitarnya, termasuk untuk makan dan minum sehari-hari.

    “Kini dipan tempat ia beraktivitas dan tidur sudah rusak dan patah kayu penyangganya,” kata Arif. “Monggo kalau ada yang berkenan membantu untuk kasur atau dipannya,” pinta Arif. ***

    Reporter : Nanik Dwi Jayanti

    Hidup Sebatang Kara lansia Mbah Semi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleWaroeng Baroe Lama Kediri Tawarkan Suasana Jadoel yang Bikin Pengunjung Bernostalgia
    Next Article Gus Qowim Ajak Wanita Kediri Deteksi Dini Kanker Rahim dan Payudara

    Info Lainnya

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Pemkab Kediri Intensifkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah

    16 Juli 2026 - 20:26
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.