Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Gus War Ingatkan Tekanan Ekonomi Bisa Jadi Senjata Penghancur Kedaulatan Negara

    Gus War Ingatkan Tekanan Ekonomi Bisa Jadi Senjata Penghancur Kedaulatan Negara

    Inggar Tania LaurinaInggar Tania Laurina News 22 Januari 2026 - 15:32
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH M. Anwar Iskandar mengingatkan bahwa kehancuran sebuah negara di era modern tidak selalu datang lewat senjata, melainkan melalui tekanan ekonomi. Melemahnya nilai tukar rupiah yang sempat mendekati Rp17.000 per dolar AS merupakan sinyal yang patut diwaspadai.

    Pernyataan itu disampaikan Gus War di rumahnya, Pondok Pesantren Al-Amien, Kamis (22/01). Ia menilai gejolak nilai tukar mencerminkan rapuhnya koordinasi kebijakan antara otoritas fiskal dan moneter.

    “Kalau kebijakan berjalan sendiri-sendiri, akibatnya bisa lebih berat. Untung kemarin segera diatasi,” ujar Gus War, merujuk rapat di Istana Negara yang melibatkan Menteri Keuangan, Sekretaris Negara, Gubernur Bank Indonesia, dan DPR.

    Banner Promo

    Menurut Gus War, independensi Bank Indonesia tidak boleh dimaknai sebagai kebebasan tanpa koordinasi. Tanpa sinergi yang konsisten, kebijakan fiskal dan moneter justru berpotensi menjadi bumerang bagi perekonomian nasional.

    Ia menekankan pentingnya memastikan uang negara beredar di tengah masyarakat, bukan mengendap di lembaga keuangan. Perputaran dana di sektor riil, terutama melalui UMKM, dinilai menjadi penopang utama ketahanan ekonomi rakyat.

    “Uang harus produktif. Kalau hanya disimpan dan tidak beredar, ekonomi rakyat mati,” katanya.

    Gus War juga menyoroti praktik penarikan pajak di lapangan yang dinilainya belum berpihak pada keadilan sosial. Ia mengkritik penarikan pajak terhadap pedagang kecil di pasar yang penghasilannya pas-pasan.

    “Penghasilan seratus ribu per hari belum apa-apa, sudah ditarik pajak. Ini yang perlu dikoreksi,” ujarnya.

    Menurut Gus War, pajak semestinya dipungut ketika ekonomi telah berputar dan masyarakat memiliki daya tahan. Saat ekonomi melemah, negara seharusnya hadir untuk melindungi, bukan menambah beban.

    Ia menegaskan, ekonomi rakyat yang hidup, kebijakan fiskal dan moneter yang selaras, serta pajak yang berkeadilan merupakan kunci agar ekonomi tidak berubah menjadi senjata penghancur negara, melainkan fondasi kedaulatan nasional. [tan/ang]

    Gus War kediri MUI
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKecelakaan Beruntun Libatkan Truk, Motor, dan Bentor di Ngadiluwih Kediri, Tiga Tewas
    Next Article Satreskrim Polres Kediri Bongkar Praktik Eksploitasi Anak di Karaoke Remang-remang Pare

    Info Lainnya

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21

    Kunjungi KDMP Sonorejo, Menko Pangan Tekankan Penyaluran Subsidi Tepat ke Masyarakat

    15 Oktober 2026 - 19:17

    Peringati Hari Pelajar Sedunia, BLK Arsy Gas Indonesia dan ICA Ajak Siswa SMK Kartanegara Wates Masak 2.500 Porsi

    15 Oktober 2026 - 13:31
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.