Kediri (tahukediri.id) – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) NU serta Haul Akbar Masyayikh di Pondok Pesantren Al-Falah di Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Satlantas Polres Kediri Kota mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas hari ini, pada Jumat (19/6/2026).
Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota Ipda Arifin Priyo Ananto, menyampaikan bahwa, penutupan dilakulan mulai pukul 15.00 WIB seiring kegiatan yang mulai dilakukan di sekitar lokasi acara.
“Dikarenakan sudah mulai ada aktifitas dibawah tenda yang dipasang disepanjang jalan raya, salah satunya Hadroh. Penutupan atau Rekayasa dimulai hari ini pukul 15.00 WIB,” terangnya.
Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan menuju kawasan Ploso, kendaraan muatan besar dan kendaraan roda empat ke atas dengan tujuan Tulungagung maupun Trenggalek akan diarahkan melalui jalur alternatif mulai Simpang Tiga JWK menuju arah timur atau Beranggahan, kemudian melewati Ngadiluwih, Kras dan tembus ke wilayah Santren, Tulungagung.
Sementara itu, kendaraan yang memiliki tujuan menuju Ploso, Maesan, Mojo dan sekitarnya tetap diperbolehkan melintas. Petugas akan melakukan pengaturan arus mulai Simpang Tiga Seketi dengan mengarahkan kendaraan ke jalur yang telah disiapkan.
Ipda Arifin menjelaskan, apabila terjadi peningkatan volume kendaraan yang signifikan, rekayasa akan diperluas melalui Simpang Tiga Jembatan Panjang atau jalur di sisi barat Lapangan Ploso untuk mengurangi potensi antrean kendaraan menuju lokasi kegiatan.
Selain dari arah Kediri, penyaringan arus kendaraan juga dilakukan dari arah selatan atau jalur Tulungagung. Kendaraan yang tidak memiliki tujuan ke kawasan Mojo dan sekitarnya akan diarahkan melalui jalur timur, sedangkan kendaraan lokal tetap diberikan akses dengan pengaturan di Simpang Empat Maesan.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar arus lalu lintas tetap lancar dan tidak terjadi penumpukan kendaraan di sekitar lokasi Munas NU dan Haul Akbar yang diperkirakan akan dihadiri ribuan peserta dan jamaah dari berbagai daerah.
“Jika rekayasa itu kita laksanakan, kita harapkan tidak terjadi kebadatan kendaraan yang menuju ke Al- Falah Ploso,” jelasnya.
Satlantas Polres Kediri Kota mengimbau masyarakat agar mematuhi arahan petugas di lapangan, memperhatikan rambu-rambu sementara yang dipasang, serta memanfaatkan jalur alternatif yang telah disediakan demi kelancaran bersama.
Kegiatan berskala nasional itu sendiri dijadwalkan berlangsung pada 20–21 Juni 2026 dan dipusatkan di kawasan Pondok Al-Falah Ploso. [nik/ang]

