Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, Mbak Vinanda Pimpin HLM TPID Antisipasi Lonjakan Harga

    Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, Mbak Vinanda Pimpin HLM TPID Antisipasi Lonjakan Harga

    Mohamad EdyMohamad Edy News 13 Februari 2026 - 21:39
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati atau yang akrab disapa Mbak Vinanda memimpin High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri, Jumat (13/2/2026). Pertemuan bertajuk “Stabilisasi Harga dan Ketersediaan Pasokan Selama Bulan Ramadhan serta Menjelang Idul Fitri 1447 H” ini digelar untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman.

    Dalam arahannya, Mbak Vinanda menyampaikan bahwa perayaan Imlek, puasa Ramadhan, hingga Idul Fitri akan mendorong peningkatan aktivitas ekonomi, konsumsi rumah tangga, dan mobilitas masyarakat, terutama karena adanya libur panjang.

    “Kondisi ini tentu meningkatkan konsumsi dan pergerakan masyarakat. Namun di sisi lain juga berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Januari 2026 Kota Kediri mengalami deflasi sebesar 0,37 persen yang dipicu penurunan harga kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Sementara secara year on year, inflasi tercatat sebesar 3,30 persen.

    Menurut Vinanda, inflasi tahunan dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari ketersediaan pasokan komoditas pangan strategis, kelancaran distribusi antarwilayah, kondisi iklim dan cuaca, hingga pola konsumsi masyarakat pada momen tertentu.

    Ia juga mengungkapkan telah melakukan peninjauan langsung ke pasar dan mendapati sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga, bahkan ada yang cukup signifikan. Karena itu, diperlukan langkah strategis dan kolaborasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas.

    “Kita perlu memastikan harga tetap stabil. Ini membutuhkan kolaborasi berbagai pihak,” tegasnya.

    Sejumlah langkah pun ditegaskan, di antaranya pemetaan stok dan ketersediaan bahan pokok, memastikan distribusi berjalan lancar serta pengawasan ketat guna mencegah penimbunan. Jika diperlukan, Pemkot Kediri akan menggelar Operasi Pasar Murni (OPM) dan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara terukur dan tepat sasaran.

    Selain itu, pemantauan harga akan dilakukan secara intensif agar intervensi dapat segera dilakukan saat terjadi lonjakan.

    “Di momen Imlek, Ramadhan, dan Idul Fitri, permintaan masyarakat meningkat. Semoga kita dapat merumuskan langkah konkret untuk menjaga inflasi tetap terkendali,” imbuh wali kota termuda tersebut.

    Sementara itu, Kepala BPS Kota Kediri Emil Wahyudiono menyebutkan komoditas penyumbang deflasi Januari 2026 antara lain cabai rawit, bawang merah, daging ayam ras, cabai merah, telur ayam ras, bensin, kangkung, bayam, sawi hijau, tomat, angkutan udara, dan wortel.

    Adapun komoditas penyumbang inflasi tahunan meliputi tarif listrik, emas perhiasan, beras, taman kanak-kanak, bahan bakar rumah tangga, angkutan udara, dan sejumlah komoditas lainnya.

    Melalui HLM TPID ini, Pemkot Kediri menegaskan komitmennya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

    Mbak Vinanda Pemkot Kediri Vinanda Prameswati
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePemkot Kediri Buka Reaktivasi PBI JK, Pastikan Warga Tetap Nikmati Layanan Kesehatan Gratis
    Next Article Mbak Wali Berangkatkan City Tour Volkswagen, Promosikan Berbagai Potensi Kota Kediri

    Info Lainnya

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    Waspada Penipuan Investasi Bodong, BRI Nganjuk Ingatkan Warga Jangan Tergiur Imbal Hasil Tinggi Tak Wajar

    31 Agustus 2026 - 13:45

    Dari Konter Sembako Jadi Agen BRILink, Rere Cell Andalan Transaksi Keuangan Warga Ngronggot Nganjuk

    30 Agustus 2026 - 20:02
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.