Kediri (tahukediri.id) – Prestasi membanggakan kembali diraih kontingen Kickboxing Kabupaten Kediri dalam ajang Kejuaraan Kickboxing Piala Wali Kota Surabaya 2026 yang berlangsung pada 5 – 7 Juni 2026 di GOR Pancasila Surabaya. Sebanyak 34 atlet yang diturunkan berhasil membawa pulang total 34 medali, terdiri dari 10 medali emas, 17 medali perak, dan 7 medali perunggu.
Capaian tersebut menjadi indikator positif perkembangan olahraga kickboxing di Kabupaten Kediri sekaligus memperkuat optimisme menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 dan agenda nasional lainnya.
Kejuaraan Kickboxing Piala Wali Kota Surabaya tahun ini memiliki arti penting karena tidak hanya menjadi ajang kompetisi antardaerah, tetapi juga menjadi bagian dari Seleksi PON Beladiri serta sosialisasi kelas pertandingan yang akan dipertandingkan pada Porprov Jawa Timur 2027.
Di tengah persaingan ketat yang diikuti atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Jawa Timur, kontingen Kabupaten Kediri mampu menunjukkan performa impresif. Dengan raihan 10 medali emas, 17 perak, dan 7 perunggu, Kabupaten Kediri menjadi salah satu daerah dengan perolehan medali terbanyak dalam kejuaraan tersebut.
Keberhasilan ini sekaligus menunjukkan hasil positif dari program pembinaan atlet yang selama beberapa tahun terakhir terus dilakukan secara berkelanjutan. Tidak hanya fokus pada peningkatan kemampuan teknik bertanding, pembinaan juga diarahkan pada penguatan mental atlet agar mampu tampil maksimal dalam kompetisi resmi.
Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, dan jajaran pengurus yang telah berjuang membawa nama baik daerah di tingkat provinsi.
Menurutnya, prestasi yang diraih menjadi bukti bahwa cabang olahraga kickboxing memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan menjadi salah satu penyumbang medali bagi Kabupaten Kediri pada ajang olahraga yang lebih tinggi.
“Selamat dan sukses untuk para atlet atas prestasi yang diraih pada Kejuaraan Kickboxing Piala Wali Kota Surabaya. Kami mengapresiasi perjuangan dan dedikasi para atlet dan pelatih. Semoga hasil ini menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meraih lebih banyak prestasi bagi Kabupaten Kediri,” ujar Hakim saat dikonfirmasi, Senin (8/6/2026).
Sementara itu, Ketua Pengurus Kabupaten Kickboxing Indonesia (KBI) Kabupaten Kediri, Shirojuddin, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang konsisten dan terstruktur.
Menurutnya, kesiapan fisik dan mental menjadi faktor utama yang mendukung keberhasilan para atlet saat bertanding. Selain latihan teknik, atlet juga rutin mengikuti simulasi pertandingan internal guna membangun kepercayaan diri dan mengasah kemampuan menghadapi tekanan kompetisi.
“Atlet kami tidak hanya ditempa secara teknik, tetapi juga ketahanan mental bertanding. Kami aktif memberikan panggung simulasi tanding internal secara berkala sehingga saat masuk arena resmi, anak-anak sudah siap mental juara dan tidak demam panggung,” jelasnya.
Meski berhasil memborong medali, Shirojuddin menegaskan bahwa evaluasi tetap menjadi bagian penting dalam proses pembinaan. Beberapa aspek yang masih menjadi perhatian meliputi manajemen pertandingan, variasi teknik serangan, hingga daya tahan fisik atlet pada ronde-ronde akhir.
“Meski borong medali emas, evaluasi tetap wajib dilakukan,” tegasnya.
Salah satu atlet yang mencuri perhatian dalam kejuaraan tersebut adalah Achmad Zidah Fahmi yang berhasil meraih medali emas di nomor Kick Light Putra kelas -52 kilogram. Atlet muda tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang ke level nasional berkat kemampuan teknik, kecepatan, serta kecerdasan bertanding yang menonjol.
“Dia memiliki fight IQ yang tinggi, kecepatan, dan ketenangan yang luar biasa untuk usianya. Kami optimistis dengan pembinaan yang tepat, dia dan atlet muda lainnya bisa menjadi aset Jawa Timur di Kejurnas maupun PON mendatang,” ujar Shirojuddin.
Hasil gemilang di Kejuaraan Kickboxing Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi modal berharga bagi Kabupaten Kediri dalam menatap kompetisi yang lebih besar. Pengkab KBI Kabupaten Kediri kini mulai mempersiapkan skuad utama menuju Porprov Jawa Timur 2027 dengan target minimal tiga medali emas. Selain itu, program regenerasi atlet melalui kegiatan “KBI Goes to School” juga akan diperkuat untuk menjaring bibit-bibit potensial sejak usia dini.
Dengan pembinaan yang berkesinambungan dan dukungan berbagai pihak, Kickboxing Kabupaten Kediri berpeluang menjadi salah satu kekuatan utama Jawa Timur di tingkat regional maupun nasional pada masa mendatang. [nik/ang]

