Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Mas Dhito Turunkan Pengangguran Kediri Hingga Sentuh Angka 4,71 Persen

    Mas Dhito Turunkan Pengangguran Kediri Hingga Sentuh Angka 4,71 Persen

    Mohamad EdyMohamad Edy News 2 April 2026 - 08:30
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Upaya Pemerintah Kabupaten Kediri dalam menekan tingkat pengangguran terbuka (TPT) menunjukkan hasil yang positif. Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja yang bersumber dari BPS Kabupaten Kediri, angka TPT Kabupaten Kediri Tahun 2025 tercatat sebesar 4.71 persen, menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

    Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyampaikan, pada 2021 TPT Kabupaten Kediri sebesar 5,15 persen dan sempat mengalami lonjakan pada 2022 menyentuh angka 6,83 persen. Pun demikian, TPT berangsur membaik pada tahun-tahun berikutnya.

    “Pada 2022 sempat mengalami lonjakan eksponensial karena ada Covid 19, (sedangkan) dari tahun 2024 ke 2025 jumlah pengangguran berkurang sekitar 11.000 jiwa,” terang Bupati yang akrab disapa Mas Dhito pada Rabu, (1/4/2026).

    Penurunan ini menjadi indikator penting bahwa berbagai program intervensi di sektor ketenagakerjaan yang dilakukan mulai memberikan dampak. Baik dari sisi peningkatan kompetensi tenaga kerja, hingga optimalisasi sistem informasi pasar kerja melalui aplikasi E-Kerjo.

    Capaian tersebut, lanjut Mas Dhito, tidak lepas dari berbagai kebijakan strategis yang dilakukan termasuk memberikan fasilitasi sertifikasi kompetensi bagi pencari kerja. Di sisi lain, upaya hilirisasi dilakukan melalui perluasan kesempatan kerja seperti program padat karya dan penyelenggaraan job fair.

    Dari sisi anggaran, Pemerintah Kabupaten Kediri mengalokasikan lebih dari Rp14,44 miliar untuk mendukung program-program penurunan TPT, yang mencakup pelatihan, penempatan tenaga kerja, hingga fasilitasi dunia usaha.

    Tidak hanya itu, berbagai strategi keberlanjutan juga terus disiapkan, seperti pemberian insentif bagi dunia usaha, kemudahan perizinan, hingga penyusunan roadmap tenaga kerja makro untuk periode 2026–2030.

    “Harapannya setelah saya purna nanti bisa dibawah rata-rata Povinsi, karena provinsi ada di bawah 3,88, sedangkan saat ini kita berada di bawah rata-rata nasional,” jelas Mas Dhito.

    Pemerintah daerah menekankan bahwa penurunan TPT bukan hanya soal angka, melainkan juga tentang memastikan masyarakat memiliki akses terhadap pekerjaan yang layak dan berkelanjutan.

    Kepala Disnaker Kabupaten Kediri, Ibnu Imad menambahkan, sinergi dengan berbagai OPD menjadi kunci keberhasilan program. Melalui hal ini, intervensi terhadap TPT dinilai lebih tepat sasaran.

    Di samping itu, waktu penyelenggaraan job fair juga menjadi pertimbangan. Menurutnya, waktu terbaik untuk job fair ini tak berselang lama dengan masa kelulusan sekolah.

    “Kami selenggarakan job fair sekitar bulan Mei. Hal ini sangat berpengaruh terhadap kesempatan kerja,” pungkasnya. (*)

    Berita Kediri Mas Dhito Pengangguran Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleJejak Mbok Yah dan Kenangan 58 Tahun RWS FM: Suara yang Tumbuh Bersama Kediri
    Next Article WFH Seminggu Sekali Resmi Digulirkan, Pemkab Kediri Segera Siapkan Mekanismenya

    Info Lainnya

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56

    Waspada Penipuan Investasi Bodong, BRI Nganjuk Ingatkan Warga Jangan Tergiur Imbal Hasil Tinggi Tak Wajar

    31 Agustus 2026 - 13:45
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.