Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Ratusan Pedagang Pasar Bandar dan Pahing Belum Urus Legalitas, Perumda Beri Waktu 7 Hari

    24 September 2026 - 08:47

    Satgas Pangan Kediri Sidak Beras di Pare, Harga Gabah Jadi Sorotan

    23 September 2026 - 22:17

    Tak Hanya Bantuan, Kapolres Kediri Beri Dukungan Moril untuk Marfel, Bocah 11 Tahun yang Rawat Ibunya

    22 September 2026 - 20:43
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Mas Dhito Ungkap Penyebab SiLPA Rp385,3 Miliar di APBD Kediri 2025

    Mas Dhito Ungkap Penyebab SiLPA Rp385,3 Miliar di APBD Kediri 2025

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 23 Juni 2026 - 19:21
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memaparkan sejumlah faktor yang memengaruhi tingginya SiLPA
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memaparkan sejumlah faktor yang memengaruhi tingginya SiLPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) sebesar Rp385.329.079.9,49 pada penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 saat Penyampaian Jawaban Bupati Kediri Terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi atas Raperda tentang Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2025, Selasa (23/6/2026).

    Mas Bup, sapaan akrabnya menjelaskan, penyebab turunnya realisasi belanja daerah Kabupaten Kediri tahun 2025 karena dipengaruhi oleh penundaan sejumlah program serta dampak konflik sosial yang terjadi pada Agustus 2025.

    “Banyaknya kegiatan yang kami harus tunda demi tata kelola pemerintahan yang lebih baik sesuai dengan rekomendasi KPK. Itu yang pertama. Yang kedua, konflik sosial yang terjadi pada bulan Agustus. Dua hal itu sedikit banyak pasti mempengaruhi belanja daerah kami,” jelasnya.

    Banner Promo

    Mas Bup menjelaskan, SiLPA tersebut akan kembali dimanfaatkan melalui perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

    “SILPA tahun 2025 akan kembali dianggarkan di perubahan APBD tahun anggaran 2026 dan diupayakan realisasinya melebihi penyerapan anggaran tahun 2025,” tegasnya.

    Meski terjadi penyesuaian belanja, capaian program prioritas Kabupaten Kediri tetap berjalan dengan baik. Realisasi belanja pendidikan mencapai 95,25 persen, kesehatan 94,64 persen, perlindungan sosial 95,79 persen, perlindungan lingkungan hidup 95,51 persen, serta pelayanan umum 90,02 persen.

    Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kediri tahun 2025 mencapai Rp870.794.063.349 atau 99,16 persen dari target yang ditetapkan.

    Mas Dhito menegaskan, pemerintah daerah terus melakukan berbagai upaya untuk memperkuat kemandirian fiskal melalui peningkatan PAD, mulai dari penguatan basis data, optimalisasi pajak dan retribusi, peningkatan kualitas SDM, hingga digitalisasi layanan.

    Selain PAD, Pemkab Kediri juga melakukan restrukturisasi terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Salah satunya dengan menyiapkan pengisian jabatan Direktur PDAM Margomulyo Candabirawa yang saat ini kosong.

    “Hari ini PDAM Margomulyo Candabirawa kosong jabatan direktur dan ini akan kita isi dengan orang-orang yang berani menandatangani kontrak kinerja. Jika dalam kurun waktu sekian tidak bisa memenuhi target ya maka akan mundur dengan sendirinya,” tegasnya. [nik/ang]

    Berita Kediri Mas Dhito Pemkab Kediri SiLPA Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleBelum Final, Pemkab Kediri Masih Kaji Sistem 5 Hari Sekolah
    Next Article Kecelakaan Beruntun di Purwoasri Kediri, Sopir Truk Mitsubishi Meninggal di TKP

    Info Lainnya

    Ratusan Pedagang Pasar Bandar dan Pahing Belum Urus Legalitas, Perumda Beri Waktu 7 Hari

    24 September 2026 - 08:47

    Satgas Pangan Kediri Sidak Beras di Pare, Harga Gabah Jadi Sorotan

    23 September 2026 - 22:17

    Tak Hanya Bantuan, Kapolres Kediri Beri Dukungan Moril untuk Marfel, Bocah 11 Tahun yang Rawat Ibunya

    22 September 2026 - 20:43

    Lima Hari Sekolah di Kediri Belum Diputuskan, Disdik Siapkan 3 Alternatif

    22 September 2026 - 20:38

    Komisi B DPRD Kota Kediri Janji Kaji Regulasi Pasar Bandar dan Pahing, Pedagang Tunggu Langkah Konkret

    22 September 2026 - 20:30

    Mayat Perempuan Tanpa Identitas Gegerkan Bendungan Waruturi Kediri

    22 September 2026 - 17:05
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Ratusan Pedagang Pasar Bandar dan Pahing Belum Urus Legalitas, Perumda Beri Waktu 7 Hari

    24 September 2026 - 08:47

    Satgas Pangan Kediri Sidak Beras di Pare, Harga Gabah Jadi Sorotan

    23 September 2026 - 22:17

    Tak Hanya Bantuan, Kapolres Kediri Beri Dukungan Moril untuk Marfel, Bocah 11 Tahun yang Rawat Ibunya

    22 September 2026 - 20:43

    Lima Hari Sekolah di Kediri Belum Diputuskan, Disdik Siapkan 3 Alternatif

    22 September 2026 - 20:38

    Komisi B DPRD Kota Kediri Janji Kaji Regulasi Pasar Bandar dan Pahing, Pedagang Tunggu Langkah Konkret

    22 September 2026 - 20:30
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.