Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»Seni dan Budaya»Sambut Bulan Ramadan, SDN Mojoroto 3 Kediri Gelar Megengan

    Sambut Bulan Ramadan, SDN Mojoroto 3 Kediri Gelar Megengan

    Inggar Tania LaurinaInggar Tania Laurina Seni dan Budaya 13 Februari 2026 - 19:50
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, SD Negeri Mojoroto 3 menggelar kegiatan Megengan dengan makan kue tradisional apem, doa bersama, serta tausiah bertema “Ramadan Ceria Anak Soleh Bahagia”, pada Jumat (13/2).

    Kegiatan ini diikuti ratusan siswa kelas 1 hingga kelas 6 yang beragama Islam. Sejak pagi hari, rangkaian acara diawali dengan salat Dhuha berjamaah, dilanjutkan tahlil bersama, penampilan tim rebana, serta kreativitas siswa sebagai pra-acara Megengan.

    Guru Pendidikan Agama Islam SDN Mojoroto 3, Ahmad Rama, mengatakan Megengan menjadi agenda utama dalam rangka menumbuhkan semangat dan kesiapan spiritual siswa menyambut Ramadan.

    Banner Promo

    “Acara utamanya adalah Megengan. Tujuannya agar anak-anak antusias menyambut Ramadan dengan semangat. Sesuai tema kegiatan, Ramadan ceria, anak-anak bahagia, sehingga mereka lebih siap dan kuat menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, kue apem yang dibagikan kepada siswa bukan sekadar makanan tradisional, melainkan sarat makna filosofis. Apem diyakini berasal dari kata afwan atau afuwun dalam bahasa Arab yang berarti ampunan, yang kemudian dilafalkan menjadi “apem” oleh masyarakat Jawa.

    “Apem menjadi simbol saling memaafkan sebelum masuk bulan Ramadan, agar tidak ada dosa dan kesalahan antar sesama. Ini tradisi nenek moyang Jawa yang kami kenalkan kepada anak-anak,” jelasnya.

    Sebagai penutup kegiatan, seluruh siswa dan guru mengikuti prosesi musafahah atau salam-salaman, sebagai wujud saling memaafkan menjelang bulan puasa. Tradisi ini diharapkan mampu menanamkan nilai keikhlasan, kebersamaan, dan akhlak mulia sejak usia dini. [Tan/ang]

    Berita Kediri Kota Kediri Ramadan Kediri Tradisi Megengan
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleRevitalisasi Pasar Pamenang Pare Kediri Terkendala Status Aset Pedagang
    Next Article Yayasan Ala Khumaidah Diduga Menipu Investor, Warga Demo SPPG Mitra Mandiri Bandar Lor Kediri

    Info Lainnya

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21

    Kunjungi KDMP Sonorejo, Menko Pangan Tekankan Penyaluran Subsidi Tepat ke Masyarakat

    15 Oktober 2026 - 19:17
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.