Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Revitalisasi Pasar Pamenang Pare Kediri Terkendala Status Aset Pedagang

    Revitalisasi Pasar Pamenang Pare Kediri Terkendala Status Aset Pedagang

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 13 Februari 2026 - 19:46
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Penataan lapak dan kios di Pasar Pamenang Pare, hingga kini sedang menjadi “PR” tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Kediri. Seperti diketahui, pasar yang berlokasi di Jl. Argopuro, Plongko, Kecamatan Pare itu tak sedikit lapak pedagang berada di luar, sementara di dalam pasar sendiri masih banyak kios yang kosong.

    Dinas Perdagangan dan Perindustrian
    (Disdagin) Kabupaten Kediri menyebut, yang menjadi kendala utama rencana revitalisasi Pasar Pamenang adalah adanya sejumlah kios, maupun lapak yang masih menjadi milik pedagang.

    “Asetnya Pasar Pamenang sementara ini masih menjadi hak miliknya teman-teman pedagang, sehingga Pemkab tidak bisa intervensi. Misalkan mau rehab, kita juga malah keliru,” kata Kepala Disdagin Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih saat ditemui usai monitoring harga pangan di Pasar Pamenang, Kamis (13/2/2026).

    Meski begitu, lanjutnya, dalam dua tahun terakhir pihaknya tengah berupaya melakukan inventarisasi pedagang tidak aktif. Namun dari 300 kios yang kosong, hanya 26 pedagang yang merespon.

    “Dari 300 yang mengkonfirmasi hanya 26 pedagang. Sehingga sisanya itu sebetulnya secara regulasi bisa segera kami tindak lanjuti. Namun, kami berkesempatan kedua, himbauan di papan nama-papan nama,” ungkapnya.

    Tutik juga mengungkapkan, bahwa saat proses itu, ditemukan adanya praktik penjualan dan penyewaan kios oleh oknum pedagang. Padahal, transaksi tersebut tidak diperbolehkan karena aset belum menjadi inventaris pemerintah.

    “Nah, temuan-temuan ini yang menjadi evaluasi kami, artinya menjual, menyewakan itu secara asetnya Pemkab tidak diperkenankan,” terangnya.

    Upaya penghapusan kios tidak aktif juga terkendala data agunan di Bank Tabungan Negara (BTN). Sejumlah nama pedagang masih tercatat sebagai debitur sehingga penghapusan harus melibatkan yang bersangkutan. Maka, pihaknya saat ini mengusulkan penghapusan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) agar aset bisa segera masuk inventaris daerah. “Mungkin upaya itu nanti yang terakhir bisa kami koordinasikan dengan teman-teman aset,” imbuhnya.

    Menurut Tutik, sebenarnya revitalisasi Pasar Pamenang Pare ditargetkan akhir tahun 2029. Tetapi selain kendala tadi, terlambatnya pembangunan Pasar Ngadiluwih, masih adanya prioritas pasar lain yakni di Kandangan dan Gurah, serta ketersediaan anggaran juga turut mempengaruhi rencana tersebut.

    “Kalau dari target revitalisasi di 2029 akhir itu sudah ada gambaran dari Mas Bupati sesuai dengan komitmen beliau. Namun, ini kan ada sedikit kendala juga, Ngadiluwih agak terlambat, kemudian Kandangan sama Gurah ini masih proses FS,” ujarnya.

    Banyaknya kios kosong berdampak pada pedagang yang berjualan di luar area pasar hingga melewati batas waktu yang telah disepakati yakni pukul 07.00 WIB. Pemberian edukasi, penertiban rutin yang dilakukan bersama Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Perhubungan pun dirasa belum berjalan optimal.

    “Jadi, tantangan kami di Pasar Pamenang itu masih luar biasa karena plannya dinas itu kebetulan sekarang masih Ngadiluwih, selang Ngadiluwih mungkin nanti Gurah, Kandangan. Nah, Pamenang nanti kami masuknya ya pelan-pelan karena apa? ketersediaan SDM, kemudian analisa FS-nya ini relokasi atau nanti dibenahi itu masih kami upayakan,” tandasnya. [nik/ang]

    Berita Kediri Kabupaten Kediri Revitalisasi Pasar
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePemkab Kediri Korvey Kerja Bakti Bersih Sampah di SLG
    Next Article Sambut Bulan Ramadan, SDN Mojoroto 3 Kediri Gelar Megengan

    Info Lainnya

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56

    Waspada Penipuan Investasi Bodong, BRI Nganjuk Ingatkan Warga Jangan Tergiur Imbal Hasil Tinggi Tak Wajar

    31 Agustus 2026 - 13:45
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.