Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Temui Warga Miskin dan Anak Putus Sekolah, Mas Dhito: PKK Harus Lebih Fokus ke Desil 1-4

    Temui Warga Miskin dan Anak Putus Sekolah, Mas Dhito: PKK Harus Lebih Fokus ke Desil 1-4

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 9 Mei 2026 - 21:00
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana berpesan agar semua jajaran Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Kediri lebih fokus terhadap masyarakat kecil yang membutuhkan perhatian khusus. Hal ini disampaikan pada kesempatan puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 yang diselenggarakan di Simpang Lima Gumul (SLG).

    Dalam sambutannya, Mas Dhito, sapaan akrabnya meminta agar para Kelompok Kerja (Pokja) PKK memberi masukan kepada ketua TP PKK untuk lebih fokus pada masyarakat yang berada di desil 1 sampai 4.

    “Jadi Pokja-nya yang harus ngasih masukan yang benar kepada ketua PKK-nya. Ketua PKK pasti pikirannya kan makro. Kalau Pokja kan sudah ada sub-subnya untuk bisa lebih fokus kepada mereka-mereka yang ada di desil 1 sampai dengan 4,” ujarnya.

    Bukan tanpa alasan, hal ini berdasar kunjungannya beberapa waktu lalu ke rumah warga kurang mampu di beberapa titik, seperti di daerah Gadungan, Manggis, dan Kandat.

    Mas Dhito menjelaskan, dalam kunjungannya, ia menemuka fakta yang membuanya terenyuh, di antaranya sepasang suami istri di Gadungan yang mengalami gangguan penglihatan dan bergantung pada bantuan PKH untuk kebutuhan sehari-harinya.

    Di desa yang sama, Gadungan, Ia bertemu anak putus sekolah akibat kurang mampu. Kemudian di daerah Manggis, Kecamatan Puncu, Mas Dhito mengunjungi seorang anak berkebutuhan khusus yang hanya diasuh kakek neneknya. Ayahnya merantau, dan kakaknya tidak bisa bekerja karena ijazahnya ditahan.

    Dan dua hari lalu, Mas Dhito mengunjungi rumah kakek nenek yang mengasuh tiga cucunya, dua di antaranya kembar berusia 2,5 tahun. Ibunya meninggal sebulan lalu, dan ayahnya tidak mau bertanggung jawab.

    “Terus kemarin hari Kamis, dua hari yang lalu, saya di Kandat, dua setengah tahun, kembar, terus yang satu lagi masih usia mungkin 4, 5 tahun, 6 tahun maksimal, tiga anak. Baru satu bulan yang lalu ditinggal ibunya. Bapaknya enggak tanggung jawab. Itu kan kebangetan,” terangnya.

    Pada kesempatan itu, Mas Dhito juga meminta Dinsos maupun Pokja untuk memberi perhatian kepada kader PKK yang telah mengabdi lama di PKK. Perhatian itu bukan hanya dalam bentuk sembako, tetapi juga kesehatan bahkan dicatat apabila ada ijazah anaknya yang ditahan.

    Menurutnya, dedikasi seperti itu harus dihormati dan mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah.

    “Tolonglah. Kita harus kasih apresiasi yang lebih. Jadi nanti 15 berapa orang? 100 orang. Ya, enggak masalah. Enggak masalah. Bagaimana kita bisa, hari ini menjadi Hari Kesatuan Gerak PKK itu bisa berhasil, itu adalah di mana di saat kita bisa menghargai orang-orang yang sudah bertahun-tahun mengabdi dan berjuang kepada PKK,” tegasnya.

    Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito menyampaikan tema HKG PKK ke-54 tahun ini adalah “Keluarga Indonesia Berpancasila, Berbudaya dan Sejahtera”.

    Menurutnya, kader PKK memiliki peran penting dalam penanganan stunting, pembinaan keluarga hingga pemberdayaan ekonomi perempuan.

    “Teman-teman Dasawisma dan kader-kader PKK inilah yang menjadi ujung tombaknya penanganan stunting di Kabupaten Kediri. Tugas kader PKK ini, kalau dibilang berat, mmm, enggak terlalu berat. Tapi dibilang mudah, ya enggak, enggak mudah. Tapi para kader-kader PKK ini kalau dilihat sangat semangat, sangat berdedikasi, dan juga keikhlasan-keikhlasannya ini luar biasa tanpa batas,” ujarnya.

    Peringatan HKG ke-54 ini juga diramaikan dengan Expo PKK yang diikuti 26 kecamatan se-Kabupaten Kediri.

    Berbagai potensi unggulan daerah dipamerkan, mulai produk UMKM, wisata hingga kuliner khas Kabupaten Kediri yang hidden gem seperti sego tiwul, sate bekicot, soto Branggahan dan aneka olahan nanas.

    Eriani berharap kegiatan tersebut menjadi ruang promosi sekaligus penggerak ekonomi masyarakat, khususnya kaum perempuan di Kabupaten Kediri.

    “Tujuan kami sederhana, dengan luasnya Kabupaten Kediri yang banyak potensi-potensi yang dimiliki, maka perlu banyak ruang-ruang seperti ekspo hari ini agar tiap potensi ini bisa dikenal dan dirasakan oleh banyak orang. Hal ini merupakan upaya PKK dalam pemberdayaan ekonomi perempuan di Kabupaten Kediri,” tutupnya. [nik/ang]

    Berita Kediri Kabupaten Kediri Miskin Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleDominasi Sejak Menit Awal, Persik Kediri Taklukkan Semen Padang 3-0
    Next Article Dari Kursi Roda ke Pasar Nasional, Pasutri Disabilitas Kediri Sulap Kain Perca Jadi Harapan

    Info Lainnya

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56

    Waspada Penipuan Investasi Bodong, BRI Nganjuk Ingatkan Warga Jangan Tergiur Imbal Hasil Tinggi Tak Wajar

    31 Agustus 2026 - 13:45
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.