Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Toko Bangunan Jaya Abadi di Pare Kediri Ludes Terbakar, Kerugian Rp2,5 Miliar

    Toko Bangunan Jaya Abadi di Pare Kediri Ludes Terbakar, Kerugian Rp2,5 Miliar

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 21 Desember 2025 - 07:26
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Petugas PMK padamkam kebakaran Toko Jaya Abadi Pare Kediri. [Nanik/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Sebuah toko bahan bangunan bernama Toko Jaya Abadi milik Sugiarto (68) yang berlokasi di Jalan Mastrip, Kelurahan Pare, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, alami kebakaran hebat pada Jumat (20/12), sekitar pukul 15.00 WIB.

    Peristiwa kebakaran tersebut menghanguskan seluruh bangunan toko yang berisi material bahan bangunan seperti cat, karbit, tiner, plastik dan lainnya yang mudah terbakar.

    Plt Kasatpol PP Kaleb Untung Wicaksono menyampaikan bahwa awal Pos Damkar Pare menerima laporan, pihaknya langsung menerjunkan satu unit mobil damkar, namun setelah mengetahui bangunan yang terbakar adalah toko bahan bangunan, maka pihaknya mengerahkan unit mobil dari Pos Damkar lain yang ada di Kediri.

    “Melihat objek yang terbakar ini adalah bahan-bahan yang mudah terbakar. Maka kita mengerahkan dari pos Damkar yang ada di Kabupaten Kediri, tepatnya dari Ngadiluwih dan Grogol,” katanya.

    Total empat unit kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Proses pemadaman berlangsung cukup lama lantaran di dalam toko terdapat berbagai bahan mudah terbakar. “Kemudian juga tentunya biasa, situasi seperti ini pasti ada kerumunan masyarakat yang akan menolong maupun menonton itu mungkin agak mempersulit kendaraan kami untuk melakukan pertolongan,” imbuhnya.

    Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya, termasuk proses pembasahan, tepat pada pukul 21.00 WIB.

    Terkait penyebab kebakaran, Kaleb menyebut dugaan sementara adalah korsleting listrik yang kemungkinan dipicu oleh kondisi hujan, mengingat api diduga berasal dari lantai dua bangunan. Namun, penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian.

    “Dugaan sementara kemungkinan besar adalah korsleting atau hubungan pendek arus listrik yang diakibatkan karena hujan ya. Hujan itu mungkin karena api berasal dari lantai dua yang bisa dimungkinkan, tetapi itu nanti akan lebih lanjut dari pihak kepolisian,” terangnya.

    Sementara itu, Kapolsek Pare AKP Rudi Darmawan membenarkan banyaknya kerumunan warga pada saat kebakaran tersebut. Ia mengatakan, pihak kepolisian bersama Satlantas melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas karena kejadian berlangsung saat jam padat kendaraan.

    Arus lalu lintas mulai dari Simpang 4, atau Jalan Masrip dialihkan yang ke arah selatan ke Gedangsewu. Begitu juga dari arah Gedangsewu, dialihkan ke arah Jalan Mastrip. “Tentunya ini sebagai upaya untuk mempercepat atau melancarkan perjalanan dari kendaraan pemadam kebakaran,” lanjutnya.

    Dalam proses awal penyelidikan, polisi turut mengamankan sejumlah barang sebagai bahan pendukung, seperti kayu bakar, pipa, dan tabung gas. “Itu sebagai bahan awal untuk penyelidikan. Bukan diamankan tapi diambil untuk proses selanjutnya seperti itu,” tambahnya.

    Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, baik luka ringan, luka berat, maupun meninggal dunia. Kerugian materiil sementara ditaksir mencapai sekitar Rp2,5 miliar, meski angka tersebut masih akan dihitung kembali oleh tim evaluasi resmi.

    Kaleb menambahkan, meskipun kejadian berlangsung di musim penghujan dan setelah hujan turun, potensi kebakaran tetap ada. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.

    “walaupun kejadian ini terjadi setelah hujan, bukan berarti di musim penghujan seperti saat ini, tidak dimungkinkan terjadi kebakaran. Oleh karena itu, kami berharap pada masyarakat, siapapun ini tetap waspada walaupun di musim penghujan seperti ini,” tandasnya. [nik/ang]

    jatim Kebakaran kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleNapak Tilas Jejak Jenderal Soedirman Kediri – Bajulan 2025 Hidupkan Semangat Juang di Momentum Hari Bela Negara
    Next Article Sibuk Melayani, Jangan Lupa Sehat: Pesan Mbak Wali di Jalan Sehat HUT KORPRI Kediri

    Info Lainnya

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Pemkab Kediri Intensifkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah

    16 Juli 2026 - 20:26
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.