Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»Seni dan Budaya»Usung Tema Satu Bumi Satu Keluarga, Ratusan Umat Hindu Kediri Khidmat Gelar Upacara Tawur Agung Kesanga Jelang Nyepi 1948 Saka

    Usung Tema Satu Bumi Satu Keluarga, Ratusan Umat Hindu Kediri Khidmat Gelar Upacara Tawur Agung Kesanga Jelang Nyepi 1948 Saka

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti Seni dan Budaya 18 Maret 2026 - 18:38
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Hari ini, Rabu (18/3/2026) umat Hindu di Kabupaten Kediri melaksanakan upacara Tawur Agung Kesanga. Kegiatan ini merupakan suatu rangkaian dari perayaan Hari Raya Nyepi Tahun 1948 Saka.

    Berlokasi di depan Tugu Garuga Pare, upacara tersebut diikuti oleh ratusan umat Hindu dengan khidmat.

    Ketua PHDI Kabupaten Kediri, Juliono, menjelaskan bahwa rangkaian perayaan Nyepi telah dimulai sejak pelaksanaan Melasti pada 14 Maret di Waduk Siman lalu.

    “Ini merupakan suatu upacara harmonisasi alam, jadi hubungan kita dengan Tuhan, hubungan kita sesama manusia, dan hubungan kita sesama sama alam, biar menjadi terjadi keharmonisan sehingga nanti dalam pelaksanaan Nyepi kita bisa melaksanakan dengan damai dan aman,” katanya.

    Lebih lanjut Juliono menjelaskan, pelaksanaan Tawur Agung Kesanga tingkat kabupaten ini dipusatkan di Pare, sementara kegiatan serupa juga dilaksanakan di tingkat desa dan kecamatan pada sore hari nanti.

    Di Kecamatan Kandangan ada tiga desa yang melaksanakan kegiatan serupa pada sore nanti dengan jumlah ogoh-ogoh yang ditampilkan hampir 25. Sedangkan jumlah ogoh-ogoh yang ditampilkan pada pusat kegiatan di Tugu Garuda Pare hanya empat. Meski begitu, Julianto menegaskan bahwa hal tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama.

    “Ya, ini hanya dari kesepakatan panitia dan umat Hindu, kita memang ini masuk jalan provinsi yang kita harus juga evaluasi karena ini masuk fasilitas umum. Kemudian banyak toko-toko yang besar, kemudian jalannya padat, maka kita ini ada, kita adakan seremonial saja hanya empat ogoh-ogoh karena kita sudah pisah, di Caka Fest kemarin di Dinas Kebudayaan,” jelasnya.

    Juliono menambahkan, secara keseluruhan, jumlah ogoh-ogoh di Kabupaten Kediri diperkirakan mencapai 60 hingga 70 buah, yang tersebar di berbagai wilayah. Namun, pada kegiatan seremonial kali ini hanya ditampilkan perwakilan.

    Sementara itu Ketua Panitia Nyepi 2026, Willy Puguh Pribawana, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian acara berjalan lancar bahkan selesai lebih cepat dari jadwal.

    umat Hindu di Kabupaten Kediri melaksanakan upacara Tawur Agung Kesanga

    “Untuk hari ini sangat lancar, ya. Dari jadwal yang kita rencanakan, sekarang ini jam 10.00 WIB sudah selesai,” katanya.

    Willy menjelaskan, tema perayaan Hari Raya Nyepi tahun ini mengusung tema nasional “Vasudhaiva Kutumbakam” yang berarti “satu bumi, satu keluarga” dengan harapan mampu mempererat persaudaraan dan menjaga kerukunan antarumat.

    Perayaan Hari Raya Nyepi tak luput dari penampilan ogoh-ogoh. Menurut Willy, ogoh-ogoh yang diarak pada upacara Tawur Kesanga merupakan lambang dari unsur negatif atau buta kala yang dinetralisir agar pelaksanaan Catur Brata penyepian bisa dilaksanakan dengan tenang, lancar, dan dapat terlaksana dengan baik.

    “Sebelum kita besok melaksanakan Catur Brata Penyepian itu di simbolis ogoh-ogoh itu adalah untuk menetralisir pengaruh-pengaruh negatif dari buta kala atau pengaruh-pengaruh negatif dari godaan-godaan Sang Buta sehingga pada hari ini kita mewujudkan dalam bentuk ogoh-ogoh,” terangnya.

    Puncak perayaan Nyepi di Kabupaten Kediri akan ditutup dengan kegiatan Dharma Santi pada 30 April 2026 di Convention Hall SLG.

    Baik Julianto maupun Willy berharap perayaan Nyepi tahun ini membawa kedamaian tidak hanya bagi umat Hindu, tetapi juga seluruh masyarakat.

    “Semoga Indonesia tetap aman, damai, dan penuh kerukunan,” tutup Juliono.

    “Semoga semua umat Hindu dan umat Hindu semuanya, kemudian dari yang ada di bumi, kita mohon kedamaian dan ketentraman dengan situasi yang sekarang. Mudah-mudahan Indonesia tetap aman,” pungkas Juliono. [nik/ang]

    Berita Kediri Kabupaten Kediri Tawur Agung
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleDilema PPPK Paruh Waktu di Kediri: Status Jelas, Gaji Minim, Masa Depan Belum Pasti
    Next Article Dua Pelajar Kediri Terlibat Ledakan Mercon di Kandangan, Polisi Ungkap Kasus Kurang dari 24 Jam

    Info Lainnya

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Pemkab Kediri Intensifkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah

    16 Juli 2026 - 20:26
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.