Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Dua Pelajar Kediri Terlibat Ledakan Mercon di Kandangan, Polisi Ungkap Kasus Kurang dari 24 Jam

    Dua Pelajar Kediri Terlibat Ledakan Mercon di Kandangan, Polisi Ungkap Kasus Kurang dari 24 Jam

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 19 Maret 2026 - 09:12
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Kediri berhasil mengungkap kasus ledakan bahan peledak yang terjadi di Dusun Plumpungrejo, Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Polres Kediri berhasil mengungkap kasus ledakan bahan peledak yang terjadi di Dusun Plumpungrejo, Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri dalam waktu kurang dari 24 jam, dengan mengamankan dua terduga pelaku yang masih berstatus pelajar.

    Kedua remaja tersebut diamankan di wilayah Kecamatan Pongo, Kabupaten Blitar, setelah dilakukan penyelidikan intensif oleh tim Satreskrim Polres Kediri pasca kejadian ledakan pada Minggu (15/3/2026).

    Kasat Reskrim Polres Kediri, Joshua Peter Krisnawan, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan saat kedua terduga pelaku tengah berada di sebuah angkringan.

    “Jadi kami berhasil mengungkap kurang dari 1 x 24 jam. Pada saat diamankan, yang bersangkutan sedang nongkrong di salah satu angkringan di Kecamatan Pongo,” katanya.

    Saat ini, kedua terduga pelaku telah diamankan di Polres Kediri dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap secara utuh konstruksi perkara, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

    Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi mengungkap bahwa kedua pelaku merupakan anak di bawah umur dengan peran yang berbeda dalam kasus tersebut.

    “Kedua orang terduga pelaku ini, perlu kami sampaikan, merupakan anak dibawah umur. Kemudian yang satu anak ini, dia berperan membeli bahan baku dari toko daring. Kemudian dia bersama dengan terduga pelaku yang kedua, meracik dengan menggunakan bahan tersebut, menjadi bahan peledak,” jelas Joshua.

    Polisi juga berencana melakukan prarekonstruksi untuk memperjelas kronologi kejadian sekaligus memastikan setiap tahapan peristiwa dapat tergambar secara komprehensif dalam proses penyidikan.

    Kasus ini menjadi perhatian serius berbagai pihak, terutama di sektor pendidikan, karena melibatkan pelajar di tengah upaya pencegahan penggunaan petasan selama Ramadan.

    Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin, menyebutkan bahwa sebelumnya pihaknya telah menginisiasi ikrar pelajar untuk tidak menggunakan petasan selama Ramadan dan Idul Fitri.

    “Kami telah menginisiasi ikrar pelajar Ramadan-Idul Fitri tanpa petasan sebagai upaya mencegah potensi kecelakaan,” ujarnya.

    Ia menegaskan bahwa pihak sekolah akan melakukan pembinaan bersifat edukatif apabila terbukti ada pelajar yang terlibat dalam kasus tersebut, sementara proses hukum sepenuhnya diserahkan kepada aparat penegak hukum.

    “Terkait proses hukum, kita serahkan kepada pihak yang berwajib. Kalau ternyata benar ada pelajar yang terlibat maka sekolah akan melakukan pembinaan yang bersifat mendidik sesuai kewenangannya,” pungkasnya.

    Peristiwa ini kembali menegaskan pentingnya pengawasan orang tua serta edukasi berkelanjutan kepada remaja terkait bahaya penggunaan bahan peledak, terutama pada momentum Ramadan yang kerap diwarnai penggunaan petasan di masyarakat. [nik/ang]

    Berita Kediri Kabupaten Kediri Ledakan Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleUsung Tema Satu Bumi Satu Keluarga, Ratusan Umat Hindu Kediri Khidmat Gelar Upacara Tawur Agung Kesanga Jelang Nyepi 1948 Saka
    Next Article Film Pelangi di Mars Tayang Lebaran 2026, Sajikan Petualangan Sci-Fi Edukatif untuk Keluarga

    Info Lainnya

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56

    Waspada Penipuan Investasi Bodong, BRI Nganjuk Ingatkan Warga Jangan Tergiur Imbal Hasil Tinggi Tak Wajar

    31 Agustus 2026 - 13:45
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.